Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Persepsi Pelanggan Terhadap Penggunaan Pembayaran Cashless pada UMKM Kedai Kopi Jember Melur Tri Swastika
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5986

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong penerapan sistem pembayaran cashless di berbagai sektor, termasuk pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kedai kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelanggan terhadap penggunaan pembayaran cashless di kedai kopi UMKM di Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh 100 responden pelanggan kedai kopi di wilayah Jember. Analisis data dilakukan untuk mengetahui pandangan pelanggan terkait kemudahan, kenyamanan, keamanan, serta pengaruhnya terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelanggan memiliki persepsi positif terhadap penggunaan pembayaran cashless, terutama dalam aspek kemudahan dan kenyamanan. Namun, terdapat kekhawatiran mengenai privasi dan keamanan data, yang berpengaruh pada niat beli ulang mereka. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemilik UMKM kedai kopi untuk meningkatkan pelayanan dan mempertimbangkan preferensi pelanggan dalam penggunaan teknologi pembayaran.
PENGEMBANGAN USAHA KULINER BERBASIS INDUSTRI RUMAHAN SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MEMASUKI DAN MENGOPTIMALKAN POTENSI INDUSTRI KREATIF. Indria Dwi Hapsari; Melur Tri Swastika; Ismatul Hasanah; Rieke Fenita Lorenza; Anggun Putri Gianti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.43630

Abstract

Industri kreatif saat ini menuntut pemanfaatan informasi dan kreativitas secara intensif, dengan mengandalkan ide serta pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks ini, perempuan, khususnya ibu rumah tangga, memiliki peran strategis dalam mengelola dan mendukung perekonomian keluarga. Namun, banyak di antara mereka yang belum mampu memanfaatkan potensi diri secara optimal akibat keterbatasan pengetahuan dan akses terhadap teknologi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha kuliner rumahan (home industry) guna meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan kemandirian ekonomi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan manajemen usaha, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman terkait strategi bisnis dan penggunaan internet dalam pemasaran berkontribusi signifikan terhadap perkembangan usaha peserta. Dengan demikian, program ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan dalam sektor industri rumahan dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif berbasis komunitas.
Analisis Persepsi Pelanggan Terhadap Penggunaan Pembayaran Cashless pada UMKM Kedai Kopi Jember Melur Tri Swastika
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5986

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong penerapan sistem pembayaran cashless di berbagai sektor, termasuk pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kedai kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelanggan terhadap penggunaan pembayaran cashless di kedai kopi UMKM di Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang diisi oleh 100 responden pelanggan kedai kopi di wilayah Jember. Analisis data dilakukan untuk mengetahui pandangan pelanggan terkait kemudahan, kenyamanan, keamanan, serta pengaruhnya terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelanggan memiliki persepsi positif terhadap penggunaan pembayaran cashless, terutama dalam aspek kemudahan dan kenyamanan. Namun, terdapat kekhawatiran mengenai privasi dan keamanan data, yang berpengaruh pada niat beli ulang mereka. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemilik UMKM kedai kopi untuk meningkatkan pelayanan dan mempertimbangkan preferensi pelanggan dalam penggunaan teknologi pembayaran.
Analisis Pengaruh Financial Technology terhadap Perkembangan Bisnis Digital dengan Literasi Keuangan sebagai Variabel Mediasi UMKM Kabupaten Jember Melur Tri Swastika; Mazlina Muhamad; Endang Lifchatullaillah; Raka Elia Nadir; Arum Arya Sukma
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.20284

Abstract

Digital transformation has accelerated the adoption of Financial Technology (FinTech) among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). However, the increasing use of digital financial services has not always been accompanied by optimal digital business development. This study examines the effect of Financial Technology on Digital Business Development, with Financial Literacy as a mediating variable among MSMEs in Sumbersari District, Jember Regency, Indonesia. A quantitative causal approach was employed using data collected from 150 MSME owners through structured questionnaires. Respondents were selected using purposive sampling, and the data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with WarpPLS 7.0. The results indicate that Financial Technology does not have a significant direct effect on Digital Business Development. However, Financial Technology has a positive and significant effect on Financial Literacy, while Financial Literacy significantly enhances Digital Business Development. Furthermore, Financial Literacy significantly mediates the relationship between Financial Technology and Digital Business Development, indicating that the benefits of FinTech can be optimized when MSME owners possess adequate financial knowledge and management skills. These findings emphasize the importance of strengthening financial literacy programs to maximize the effectiveness of FinTech adoption and support a more inclusive, competitive, and sustainable digital business ecosystem for MSMEs.
Efektivitas Online Advertising Melalui Platform Instagram Dalam Meningkatkan Brand Awareness Pada Toko Harapan Jaya Jember Melur Tri Swastika; Muhammad Rapita Kun Panuluh; Alvira Dwi Pertiwi; Yoanes Advendheos Hale; Irvan Faris Arifin
Relasi : Jurnal Ekonomi Vol 21 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Institut Teknologi dan Sains Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31967/relasi.v21i2.1357

Abstract

Di era digital, pemasaran berbasis media sosial menjadi strategi yang semakin diandalkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan brand awareness. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas online advertising melalui platform Instagram dalam meningkatkan brand awareness pada Warung Kopitiam Harapan Jaya di Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, serta analisis data Instagram Insights. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram Ads berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan brand awareness, dengan peningkatan interaksi pelanggan serta jumlah pengikut yang bertambah dalam satu bulan setelah pelaksanaan iklan. Analisis regresi linier menggunakan Warp PLS 7.0 menunjukkan bahwa online advertising memiliki pengaruh positif terhadap brand awareness dengan kontribusi sebesar 97%. Hasil ini menegaskan bahwa strategi pemasaran digital melalui Instagram merupakan metode yang efektif bagi UMKM dalam meningkatkan visibilitas dan daya saing. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan strategi konten visual dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan guna mencapai hasil pemasaran yang lebih optimal.