Pengelolaan sampah non-organik menjadi barang bernilai ekonomi di TPA Desa Pakusari, Kabupaten Jember, merupakan solusi strategis dalam mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan sampah non-organik melalui metode daur ulang serta mengkaji dampak ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat setempat. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi proses pengelolaan sampah mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pemasaran produk daur ulang, seperti kerajinan tangan, bahan bangunan, dan produk-produk lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya inovatif dalam mendaur ulang sampah non-organik telah menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat kesadaran lingkungan yang berkelanjutan. Program pengelolaan sampah di TPA Pakusari tidak hanya memberikan manfaat ekonomis, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang signifikan dengan memberdayakan komunitas lokal dan memperbaiki kondisi lingkungan setempat. Dari perspektif sosial ekonomi, pengelolaan sampah non-organik ini menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di daerah lain. Kesimpulannya, pengelolaan sampah di TPA Pakusari berperan vital dalam mendorong kesejahteraan ekonomi, sekaligus menjaga keseimbangan ekologi dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Copyrights © 2025