Bahtiar Herman
Prodi Kewirausahaan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN DIGITAL ENTREPRENURSHIP BERBASIS MEDIA SOSIAL MELALUI PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PADA ORGANISASI IMM Inna Mutmainna Cahyani Tahir; Bahtiar Herman; Nur Fadillah Ainul Mardiyah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39033

Abstract

Abstrak: Transformasi ekonomi digital menjadi kebutuhan penting dalam meningkatkan kapasitas organisasi mahasiswa di era digital saat ini. Organisasi mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang memiliki potensi dalam mengembangkan kegiatan kewirausahaan berbasis digital, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital entrepreneurship berbasis media sosial pada organisasi mahasiswa IMM FEB. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kepada 25 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 80% dan peningkatan keterampilan pengelolaan media sosial bisnis sebesar 78%. Selain itu, peserta telah mampu membuat akun bisnis dan menghasilkan konten digital sebagai output kegiatan.Abstract: Digital economic transformation has become essential in enhancing the capacity of student organizations in the current digital era. The student organization Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) of the Faculty of Economics and Business, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, has potential in developing digital-based entrepreneurship activities, but still faces limitations in utilizing social media as a productive economic tool. This community service activity aims to improve understanding and skills in social media-based digital entrepreneurship among IMM students. The methods used include needs analysis, socialization, training, mentoring, and evaluation involving 25 participants. Evaluation was conducted through pre-test and post-test as well as direct observation. The results show an increase in participants' understanding by 80% and improvement in social media business management skills by 78%. In addition, participants were able to create business accounts and produce digital content as outputs of the activity.
MENUJU ZERO STUNTING MELALUI PENDAMPINGAN PENGOLAHAN SUSU SAPI MURNI YANG BERGIZI TINGGI DAN BERNILAI EKONOMI Mardhatillah Mardhatillah; Bahtiar Herman; Yusrianti Yusrianti; Devy Febrianti; Sunandar Said; Pratiwi Ramlan; Khaeriyah Adri; Zulkarnain Sulaiman; Andi Magfirah; Yuni Sari; Nurafifah Nurafifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27172

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan salah satu target Sustainable Development Goals yang termasuk pada tujuan pembangunan berkelanjutan kedua yaitu menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Prevalensi stunting Kabupaten Enrekang sebesar 26.4% masih jauh dari target sebesar 14% di tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan stunting dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam berwirausaha dengan memanfaatkan kearifan local yaitu susu sapi murni. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2024. Metode yang dilakukan dengan mengadakan diskusi bersama mitra, penyuluhan dan praktek pembuatan produk bersama kelompok mitra Kelompok Wanita Tani Setia Mekar yang berjumlah 25 orang. Hasil kegiatan ini menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu mengenai stunting dari 65% sebelum penyuluhan kesehatan menjadi 85% setelah penyuluhan, sementara keterampilan meningkat dari 70% menjadi 80% setelah pendampingan. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting dan mampu menghasilkan produk yang bergizi tinggi dan bernilai ekonomi dari bahan dasar susu sapi murni.Abstract: Stunting is one of the targets of the Sustainable Development Goals which is included in the second sustainable development goal, namely eliminating hunger and all forms of malnutrition by 2030 and achieving food security. Enrekang Regency's stunting prevalence of 26.4% is still far from the target of 14% in 2024. This activity aims to increase community knowledge in preventing stunting and improve community skills in entrepreneurship by utilizing local wisdom, namely pure cow's milk. The activity will be carried out in June-August 2024. The method used is holding discussions with partners, counseling and product making practices with a partner group of the Setia Mekar Women's Farmers Group, totaling 25 people. The results of this activity showed that there was an increase in mothers' knowledge regarding stunting from 65% before health education to 85% after education, while skills increased from 70% to 80% after mentoring. From this activity it can be concluded that there has been an increase in mothers' knowledge in preventing stunting and they are able to produce products that are highly nutritious and have economic value from pure cow's milk.