p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Madaniya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Mahasiswa KKN-T UNCP dalam Meningkatkan Literasi, Numerasi, dan Pengoperasian Laptop Siswa di SDN 134 Kalaena Mochamad Eqi Septiadi; Anugrah Suci Ramadani; Nurakila Nurakila; Syamsidar Syamsidar; Gini Nurdiana; Aisyah Mujiono; Angelastafia Angelastafia; Sitti Nurhalisa; Taufiq Taufiq; Hardiana Besse
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1165

Abstract

Laptop merupakan sebuah komputer praktis yang berfungsi untuk membantu pekerjaan manusia dalam berbagai bidang, seperti perkantoran, lembaga penelitian, perusahaan, perhotelan, dan dunia pendidikan. Penggunaan laptop saat ini semakin luas karena laptop memberikan keefektifan pada tenaga dan waktu saat bekerja. Namun, masih banyak yang belum menyadari bahwa penggunaan laptop juga dapat menyebabkan masalah kesehatan, salah satunya kelelahan pada mata. Saat ini, penggunaan laptop sangatlah banyak, mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa, dan hampir seluruh aspek pekerjaan di perkantoran, rumah, serta industri sudah memanfaatkan alat teknologi tersebut. Akan tetapi, banyak faktor risiko yang ditimbulkan dari penggunaan laptop yang sering diabaikan oleh masyarakat.
Pelatihan Media Digital Berbasis Canva Sebagai Sarana Literasi Digital untuk Kelas 4 dan 5 Di UPT SP SD Negeri 123 Tarengge Rifal Rifal; Deastuti Deastuti; Murniati Murniati; Elce Riana; Delvi Delvi; Tuti Elsa; Meli Anggraini; Taufiq Taufiq; Hardiana Besse
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1168

Abstract

Pengenalan media digital dalam dunia pendidikan menjadi hal yang penting dalam meningkatkan literasi digital siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan penggunaan Canva sebagai sarana literasi digital bagi siswa kelas 4 dan 5 di UPT SP SD Negeri 123 Tarengge. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi terhadap pemahaman dan keterampilan siswa dalam menggunakan Canva. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih antusias dalam belajar dengan menggunakan media digital ini, serta mampu menciptakan desain sederhana secara mandiri. Selain itu, guru juga merasakan manfaat dalam menggunakan Canva sebagai alat bantu pembelajaran. Namun, keterbatasan fasilitas dan akses internet menjadi tantangan dalam penerapan teknologi ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan digital siswa dan dapat menjadi dasar bagi pengembangan pembelajaran berbasis teknologi di masa depan.
Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Kelas 1 dan Kelas 3 Pada SDN 138 Karambua Rafi Rafi; Nilam Parandan; Harmania Harmania; Irmayanti Ismail; Musfira Musfira; Filfani Miranda; I Kadek Resky Sanjaya Putra; Taufiq Taufiq; Hardiana Besse
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1172

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa SD Negeri 138 Karambua melalui metode pembelajaran interaktif. Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan peserta siswa kelas 1 dan 3. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi dan pelatihan, di mana siswa diajak untuk memahami konsep literasi dan numerasi dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai media pembelajaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih antusias dalam mengikuti proses pembelajaran, dan terdapat peningkatan dalam pemahaman mereka terhadap literasi serta numerasi. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan akses teknologi dan sarana pendukung di sekolah. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi dan numerasi siswa serta menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi digital di sekolah dasar.
Gema Cerdas Angka dan Aksara Tingkat Sekolah Dasar Pada Desa Lampenai, Arolipu, dan Bawalipu Muh Wahyu Amran Pratama; Mega Mega; Asmaul Husna; Armayanti Umar; Nanda Nanda; Vivi Puspita; Resky Amelia Ramadhani; Taufiq Taufiq; Hardiana Besse
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1173

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan wadah bagi siswa sekolah dasar untuk mengembangkan bakat akademik dan non-akademik melalui lomba Gema Cerdas Angka dan Aksara. Banyak siswa berbakat mengalami kesulitan mengakses informasi tentang perlombaan, sehingga kesempatan mereka untuk berkompetisi terbatas. Lomba ini mencakup tiga kategori utama, yaitu lomba puisi, Rangking 1, dan rekayasa daur ulang, yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu survei sekolah mitra, persiapan materi lomba, pelaksanaan di aula sekolah, dan evaluasi hasil kegiatan. Kegiatan ini melibatkan 38 siswa kelas IV-VI dari berbagai sekolah dasar di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta dengan tingkat partisipasi yang baik di setiap kategori. Siswa mampu menampilkan kemampuan mereka secara optimal, dan dokumentasi perlombaan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk mengikuti kompetisi di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan akses informasi mengenai lomba, sehingga lebih banyak siswa berbakat dapat berpartisipasi. Kesimpulannya, lomba Gema Cerdas Angka dan Aksara memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar, mengasah keterampilan siswa, dan membangun kepercayaan diri mereka dalam berkompetisi. Untuk pengabdian selanjutnya, disarankan adanya pengembangan sistem informasi lomba yang lebih terstruktur agar cakupan kegiatan dapat menjangkau lebih banyak sekolah.