Sri Rahayu
Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mubtada’ dan Khabar Muhammad Solihin Pranoto; Adinda Siti Rahma; Sri Rahayu; Salsabila Lubis; Siti Nurhanifah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/xqpfsk39

Abstract

Penelitian ini membahas konsep mubtada’ dan khabar sebagai inti dari struktur jumlah ismiyyah (kalimat nominal) dalam bahasa Arab serta relevansinya terhadap pembelajaran peserta didik dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Melalui pendekatan penelitian kepustakaan, kajian ini menelaah berbagai sumber klasik dan modern tentang fungsi mubtada’ khabar, baik dari sisi sintaksis, semantik, maupun pedagogis. Dalam konteks bahasa Arab, mubtada’ berfungsi sebagai subjek yang menjadi pusat perhatian pembicaraan, sedangkan khabar berperan menjelaskan atau memperluas informasi tentang mubtada’. Hubungan keduanya menjadi dasar pemahaman struktur kalimat yang benar dan bermakna dalam teks keislaman, terutama Al-Qur’an dan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang tepat terhadap konsep mubtada’ khabar dapat meningkatkan kemampuan literasi bahasa Arab peserta didik, khususnya dalam membaca dan menafsirkan teks-teks agama. Peserta didik yang memahami struktur ini dengan baik akan lebih mudah mengenali makna ayat Al-Qur’an secara gramatikal dan semantik, sehingga penafsiran mereka menjadi lebih akurat dan kontekstual. Bagi pendidik PAI, penguasaan konsep ini menjadi penting untuk mengembangkan strategi pembelajaran bahasa Arab yang integratif tidak hanya berfokus pada teori nahwu, tetapi juga pada aplikasi pemahaman bahasa dalam konteks nilai-nilai Islam. Dengan demikian, pembelajaran mubtada’ khabar dapat berperan sebagai sarana pembentukan nalar linguistik sekaligus penguatan spiritual peserta didik melalui pemahaman mendalam terhadap bahasa wahyu.
Pengembangan Kebijakan Kelembagaan Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Literatur Sri Rahayu; Juliani Juliani; Rosa Miana; Andi Syaputra
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/sjwa1p42

Abstract

Pengembangan kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia merupakan aspek strategis dalam menjawab dinamika sosial, tuntutan globalisasi, serta kebutuhan peningkatan mutu pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur yang membahas kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia, baik dari perspektif regulasi, manajemen kelembagaan, maupun implementasinya di lapangan. Metode yang kami gunakan yaitu kajian literatur terhadap sebuah naskah, publikasi ilmiah, peraturan perundang-undangan, serta berkas kebijakan terkait pendidikan Islam. Berdasakan analisis data, dapat diketahui kebijakan kelembagaan pendidikan Islam di Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang pesat, terutama dalam penguatan legalitas, integrasi kurikulum, dan peningkatan tata kelola lembaga. Namun demikian, masih ditemukan sejumlah tantangan, seperti ketimpangan kualitas antar lembaga, keterbatasan sumber daya manusia, serta inkonsistensi implementasi kebijakan di tingkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan kelembagaan agar pendidikan Islam mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan pendidikan nasional. Penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi akademik rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan arah pengembangan kelembagaan pendidikan keIslaman di negara Indonesia.