Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Quality of Work-Life Terhadap Organizational Citizenship Behavior dengan Knowledge Sharing sebagai Variabel Mediasi di BNI, BRI, dan Bank Mandiri Abelia Putri Cantika Abelia; Ayi Ahadiat; Dina Safitri
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/x50wm322

Abstract

Industri perbankan menghadapi persaingan yang semakin ketat sehingga menuntut organisasi untuk memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya menjalankan tugas formal, tetapi juga menunjukkan perilaku ekstra peran atau organizational citizenship behavior (OCB). Salah satu faktor yang diyakini memengaruhi munculnya perilaku tersebut adalah quality of work-life (QWL). Namun, hasil penelitian sebelumnya menunjukkan temuan yang tidak konsisten mengenai hubungan antara QWL dan OCB. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji peran knowledge sharing sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian model yang mengintegrasikan QWL, knowledge sharing, dan OCB secara simultan pada sektor perbankan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 146 karyawan yang bekerja di BNI, BRI, dan Bank Mandiri. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QWL berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB serta knowledge sharing. Selanjutnya, knowledge sharing juga terbukti berpengaruh positif terhadap OCB dan berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara QWL dan OCB. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas kehidupan kerja tidak hanya secara langsung meningkatkan perilaku kewargaan organisasi, tetapi juga melalui penguatan budaya berbagi pengetahuan di dalam organisasi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya organisasi perbankan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan karyawan sekaligus mendorong praktik knowledge sharing guna meningkatkan kolaborasi dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional terhadap Kreativitas Karyawan: Peran Mediasi Pemberdayaan Psikologis Jessica Clyudiea; Ribhan; Dina Safitri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kreativitas karyawan dengan pemberdayaan psikologis sebagai variabel mediasi pada karyawan tetap di tiga bank BUMN terbesar di Indonesia, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Negara Indonesia, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 220 responden serta analisis SEM berbasis covariance dengan AMOS dan uji Sobel, yang hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas karyawan serta dimediasi secara parsial oleh pemberdayaan psikologis. Temuan ini menyoroti bahwa kepemimpinan transformasional meningkatkan kreativitas baik secara langsung maupun tidak langsung melalui pemberdayaan psikologis, memberikan implikasi untuk meningkatkan daya saing di sektor perbankan.
Artificial Intelligence for Greenwashing Detection: A Conceptual Analysis of NLP and LLM in Sustainability Reporting Mohammad Mostaf Fauzil Mufti; Tiara Rizky Cahya; Zahwa Nura Aziza; Khristina Putri Kasihwigati; Maureen Cahayli; Dina Safitri; Diajeng Fitri Wulan
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Greenwashing, the practice of making misleading environmental claims, continues to hinder genuine progress toward sustainable development. Studies show that a significant proportion of corporate sustainability claims are exaggerated or unfounded, creating a demand for effective tools to identify such practices. Traditional methods of detecting greenwashing, such as manual reviews and basic keyword analysis, are often insufficient due to the complexity and volume of data involved. This study uses a conceptual and analytical research design to summarize existing evidence on the use of Artificial Intelligence (AI), including Natural Language Processing (NLP) and Large Language Models (LLMs), in detecting greenwashing. By analyzing sustainability reports, press releases, and social media content, these AI tools offer a more efficient and accurate approach to identifying discrepancies between corporate claims and actual practices. The findings demonstrate that AI technologies can significantly advance greenwashing detection, contributing to more reliable and accessible sustainability assessments. However, limitations remain, as the study focuses on only two AI methodologies. Future research should explore a wider range of AI tools and techniques to address industry-specific challenges and regulatory concerns, ensuring a more comprehensive approach to detecting greenwashing in corporate practices.