Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru Bahasa Indonesia, dalam Mencegah Perundungan Melalui Penanaman Nilai-Nilai Kristiani di Sekolah SMA Swasta Marisi Medan Nova Ritonga; Erfriani Sekar Talenta Simangunsong; Kristin Dwi Amsari Pasaribu; Arlin Septia Basana Siagian; Kezia Tarila Rubina Br Sitepu; Johannes Bagas Sitorus
Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 6 No. 2 (2024): Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/corammundo.v6i2.399

Abstract

Bullying in the school environment, especially at the high school level, has become an issue that is increasingly disturbing and urgent to be addressed. Many students who are victims of bullying experience lasting negative impacts, both psychologically and socially. This phenomenon not only affects students' academic lives, but can also result in serious emotional problems, such as depression and anxiety. Therefore, it is important to find effective solutions to prevent bullying behavior in schools. In this research, researchers used interview methods to explore in-depth data about individual experiences, opinions or feelings that are difficult to measure quantitatively. The role of Indonesian language teachers is very strategic. Apart from teaching language and literature, teachers have the opportunity to instill moral values ​​through selected learning materials. Literary works, for example, often contain themes of humanity and social interaction that are relevant to bullying behavior. By integrating Christian values ​​in language learning, teachers can help students understand the importance of empathy and compassion in relationships between people. From the results of research that has been conducted, it is clear that Indonesian language teachers at Marisi Medan Private High School have a crucial role in preventing bullying through instilling Christian values.
Analisis Representasi Makna Kata Palum dalam KBBI Berdasarkan Frame Semantics pada Kajian Leksikografi Jiwana Nurinsani; Ela Emayusnita Sirait; Stephanie Br Sipayung; Icut Aprilla; Johannes Bagas Sitorus; Anggia Puteri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8205

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi makna kata palum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berdasarkan pendekatan Frame Semantics pada kajian leksikografi. Kata palum berasal dari bahasa Batak Pakpak dan digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang setelah rasa haus terpuaskan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data berupa dokumen entri kata palum dalam KBBI daring. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kata palum dapat dipahami melalui tiga unsur utama Frame Semantics, yaitu situasi pengalaman, partisipan yang terlibat, dan hubungan antar unsur yang membentuk pengalaman utuh. Kata palum tidak hanya menunjuk kondisi fisik, tetapi juga kondisi psikologis berupa rasa puas dan tenang. Temuan ini menegaskan bahwa kamus merepresentasikan pengalaman nyata penutur dan menambah kosakata bahasa Indonesia melalui adaptasi bahasa daerah.