Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Representasi Makna Kata Palum dalam KBBI Berdasarkan Frame Semantics pada Kajian Leksikografi Jiwana Nurinsani; Ela Emayusnita Sirait; Stephanie Br Sipayung; Icut Aprilla; Johannes Bagas Sitorus; Anggia Puteri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8205

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi makna kata palum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berdasarkan pendekatan Frame Semantics pada kajian leksikografi. Kata palum berasal dari bahasa Batak Pakpak dan digunakan untuk menggambarkan kondisi seseorang setelah rasa haus terpuaskan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data berupa dokumen entri kata palum dalam KBBI daring. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kata palum dapat dipahami melalui tiga unsur utama Frame Semantics, yaitu situasi pengalaman, partisipan yang terlibat, dan hubungan antar unsur yang membentuk pengalaman utuh. Kata palum tidak hanya menunjuk kondisi fisik, tetapi juga kondisi psikologis berupa rasa puas dan tenang. Temuan ini menegaskan bahwa kamus merepresentasikan pengalaman nyata penutur dan menambah kosakata bahasa Indonesia melalui adaptasi bahasa daerah.
PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN TOLERANSI SOSIAL DI INDONESIA: STUDI LITERATUR Rahma Hidayati; Arlin Septia Basana Siagian; Stephanie Br Sipayung; Huraiyah Jiratullah; Mutiara Angelica Hasian Sihite; Tri Indah Prasasti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14753

Abstract

The cultural, ethnic, linguistic, and religious diversity of Indonesia presents both opportunities and challenges in building a harmonious social life. This study aims to examine the relationship between cross-cultural understanding and social tolerance in Indonesia through a systematic literature review. A qualitative approach with library research method was employed, using scientific articles, national and international journals, and conference proceedings published between 2022 and 2025 as data sources. Data were analyzed through content analysis and narrative synthesis, organized into four main themes. The findings reveal that: (1) ethnocentrism arising from limited cross-cultural understanding is the primary barrier to social tolerance; (2) constructive cross-cultural communication significantly contributes to the formation of tolerant attitudes; (3) digital media offers both opportunities and challenges for Generation Z's tolerance; and (4) multicultural education serves as a strategic pathway that has yet to be optimally implemented. This study concludes that strengthening cross-cultural understanding through integrated communication, digital, and educational approaches is crucial for fostering social tolerance in Indonesia's pluralistic society.