Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DIGITALISASI DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA ERA INDUSTRI 4.0: Peran starategi SDM di era digitalisasi Aulya triana; Nirwana; Nurfadilla; Hasni
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joieaf.v2i2.2816

Abstract

Memasuki paruh pertama milenium kedua, tantangan yang dihadapi perusahaan atau organisasi semakin berat dan kompleks. Berbagai bentuk ketidakmampuan muncul seperti cepatnya globalisasi, percepatan inovasi, dan kompetisi yang terus tumbuh yang mengakibatkan mudah berubahnya situasi pasar (volatility), kompleksitas, danambiguitas. Era ini lebih dikenal dengan istilah era Industri 4.0 atau Revolusi Industri 4.0  yang ditandai dengan meningkatnya digitalisasi di segala bidang sehingga orang, objek, dan sistem dapat terhubung secara real time  Dalam konteks ini, sumber daya manusia (SDM) memegang peran strategis sebagai penggerak utama transformasi digital. SDM tidak hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, tetapi juga harus memiliki kapabilitas analisis, literasi digital, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan yang cepat. Analisis pasar, evaluasi keuangan, hingga proyeksi kelayakan usaha kini banyak bergantung pada data real-time dan sistem digital yang hanya dapat berjalan efektif bila didukung oleh SDM yang kompeten.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung proses digitalisasi studi kelayakan bisnis di dua UMKM lokal: Toko Kopi Suju dan Es Teh Dua Daun, yang berlokasi di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Suju telah menerapkan teknologi digital secara aktif melalui aplikasi kasir, pembayaran QRIS, dan promosi media sosial. Sementara itu, Es Teh Dua Daun masih dalam tahap awal digitalisasi, dengan fokus pada penggunaan WhatsApp dan QRIS. Kedua usaha menunjukkan bahwa digitalisasi tidak harus kompleks untuk menghasilkan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan pengalaman konsumen. Pengembangan kompetensi SDM menjadi kunci utama dalam proses transformasi digital ini.
Studi Kelayakan Lokasi Bisnis Dengan Pendekatan Lifestyle Generasi Z : Peluang Untuk Usaha Kuliner Maharani Maharani; Nanda Darista; Ghina Raudatul Janna; Andi Syawalia Fitriani; Hasni
Movere Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/mv.v7i2.628

Abstract

This study aims to evaluate the feasibility of culinary business locations. By placing Generation Z lifestyle as the main variable. The method used is a descriptive qualitative approach through direct observation of Generation Z. the results of the study show that locations with easy access, comfortable environments, high visual appeal, and supporting facilities such as WiFi and power outlets are very suitable for Generation Z social and digital preferences. Visitors are seen actively documenting their activities and sharing them through social media, indicating the importance of easthetic value and digital existence in determining business locations. Therefore, a lifestyle-based approach has proven effective in analyzing location feasibility and can be an adaptive strategy in building a sustainable culinary business that is relevant to the dynamics of the current young generation market