Dedi Budiman
Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kerusakan dan Rencana Anggaran Biaya pada Pemeliharaan Jalan Rutin Studi Kasus Jalan KH. Muhammad Syabandi Asep Rizki Maulana; Agi Rivi Hendardi; Dedi Budiman
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i2.14924

Abstract

Jalan merupakan sarana pada transportasi untuk di pergunakan sebagai jalur lalu lintas. Jalan juga di gunakan sebagai aktivitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat sebagai jalur untuk pemenuhan dalam bidang transportasi. Jalan KH. Muhammad Syabandi termasuk jalan kota/kabupaten yang ada di kabupaten Tasikmalaya, jalan tersebut juga merupakan salah satu jalan utama dari tiga kecamatan yaitu kecamatan Leuwisari, Sariwangi dan Cigalontang untuk ke pusat kota Kabupaten Tasikmalaya, dan untuk ke kawasan objek wisata yaitu objek wisata Batu Mahpar, Curug Cimedang dan Curug Ciparay. Dengan hal tersebut tingkat penggunaan jalan tersebut akan meningkat dan akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada jalan tersebut. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jenis kerusakan dan tingkat kerusakan, menganalisa Perbaikan jalan serta menganalisis rencana anggaran biaya yang di butuhkan untuk pelaksanaan pemeliharaan jalan yang sesuai. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui tingkat kerusakan yaitu dengan menggunakan metode PCI (Pavement Condition Index) serta untuk mengetahui rincian Anggaran Biaya menggunakan metode AHSP (Analisis Harga Satuan Pekerjaan). Hasil penelitian ini, pada ruas jalan KH. Muhammad Syabandi, terdapat 50 segmen dengan panjang per segmen yaitu 200 m sehingga di dapatkan nilai kondisi baik yaitu pada Segmen 34 dengan nilai 95 serta kondisi paling buruk yaitu pada segmen 14 dengan nilai 9. Perbaikan pada jalan tersebut di kelompokan menjadi empat jenis perbaikan yaitu perbaikan pemeliharaan rutin dengan banyak 9 segmen, pemeliharaan berkala sebanyak 8 Segmen, Rehabilitasi sebanyak 30 segmen serta rekonstruksi sebanyak 3 segmen. Biaya yang harus di keluarkan untuk perbaikan pemeliharaan rutin dengan menggunakan metode Analisis Harga Satuan Pekerjaan yaitu sebanyak Rp 21.734.622,36.KATA KUNCI: Kerusakan, Perbaikan, Biaya, PCI, AHSP.
Studi Perbandingan Kinerja Seismik Bangunan Struktur Baja dengan Menggunakan Pushover dan Time History imam Abdullah; Novi Asniar; Dedi Budiman
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1190

Abstract

Abstrak Suatu bangunan pasti selalu dihadapkan dengan risiko keruntuhan dan kerusakan struktur salah satunya oleh peristiwa gempa. Sejauh ini analisis pushover dan analisis time history merupakan dua pendekatan yang sering dilakukan dalam mengevaluasi kinerja struktur suatu bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi suatu bangunan warehouse material konstruksi baja di Cikarang melalui dua pendekatan analisis nonlinear sebagai perbandingan hasil kinerja struktur. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan data analisis yang digunakan adalah data teknis, geometri dan data parameter gempa. Dari hasil analisis pushover dan time history, didapatkan tingkat kinerja struktur yang sama yaitu termasuk kategori Immediate Occupancy (IO) baik untuk displacement arah X dan arah Y. Target displacement yang didapat dari pushover X sebesar 0,092 m dan pushover Y 0,069 m. Sedangkan displacement maksimum yang didapat dari hasil time history arah X berdasarkan rekaman gempa El Centro adalah sebesar 0,016 m dan rekaman gempa Pulau Sikuai pada arah Y 0,0047 m. Kata Kunci: Gempa, Struktur Baja, Analisis Pushover, Analisis Riwayat Waktu, Kinerja Struktur  Abstract A building must always be faced with the risk of collapse and structural damage, one of which is by earthquake events, so far pushover analysis and time history analysis are two approaches that are often carried out in evaluating the structural performance of a building, this study aims to evaluate a steel construction material warehouse building in Cikarang through two nonlinear analysis approaches as a comparison of structural performance results. This research method is quantitative with the analysis data used are technical data, geometry and earthquake parameter data. From the results of pushover and time history analysis, the same level of structural performance is obtained, namely including the Immediate Occupancy (IO) category for both X-direction and Y-direction displacement. The target displacement obtained from the X pushover is 0.092 m and the Y pushover is 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the results of the X pushover is 0.092 m and 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the X direction time history results based on the El Centro earthquake recording is 0.016 m and the Sikuai Island earthquake recording in the Y direction is 0.0047 m. Keywords: Earthquake, Steel Structure, Pushover Analysis, Time History Analysis, Structure Performance