Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

GIS-Based Landslide Disaster Risk Areas and Ground Movements Mapping to Support Disaster Mitigation Activities (Case Study: Tasikmalaya Regency) Novi Asniar; Anri Noor Annisa Ramadan; Aso Sudiarjo
Journal of Community Practice and Social Welfare Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Community Practice and Social Welfare
Publisher : LPPM Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jacips.2021.1.2.40-53

Abstract

Tasikmalaya Regency is an area that is prone to landslides and ground movements. The availability of comprehensive and accurate information in controlling land use for regional development in areas prone to landslides and ground movements is very important for casualty prevention and other losses such as physical, social and economic. This information must be disseminated to the public as an early warning system to support disaster mitigation efforts. Identification of the characteristics of landslide and ground movement prone areas requires the mapping of risk areas to mitigate disasters. This can be done using Geographic Information System (GIS). This mapping activity was carried out using the method of collecting digital data from five vulnerability controlling factors of landslides and ground movements, namely rainfall, rock type, soil type, land cover and slope. The analysis is continued by weighting the factors that influence landslides and ground motion and then overlaying the five controlling factor maps (with their respective weight values) to produce a landslides and ground movement vulnerability level map which is then inputted into WebGIS. This map can then be used by local governments and the public as an information medium to support disaster mitigation activities.
STUDI ANALISIS PERUBAHAN IKLIM TERHADAP DISTRIBUSI CURAH HUJAN PADA DAERAH TANGKAPAN AIR PATARUMAN Rega Rizaldy Solihin; Anri Ramadan; Novi Asniar
JITSi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.968 KB) | DOI: 10.36423/jitsi.v1i2.538

Abstract

Abstract— The problem of high rainfall distribution can cause natural disasters such as floods, on the other hand, low rainfall, water availability decreases and drought will increase. This is influenced by climate change. Climate variables in Indonesia are air temperature, rainfall, humidity and others. The purpose of this study is to analyze the rainfall pattern at the beginning of the period (1989-1998) with the average yield of each PCH and identify the occurrence of climate change through the pattern of rainfall trends in the Pataruman watershed using 30 years (1989-2018) rainfall data from 6 PCH, namely PCH Ciamis, Panjalu, Rancah, Pataruman, Cigaleuh and Gunung Putri. Data are grouped into each 10year period with 4 year intervals. The method used in this research is frequency analysis to find the relationship between the magnitude of extreme events and the frequency of events, trendline analysis to determine the overall up or down trend value and moving average to see climate change by means of period comparisons. The results of the study seen from the comparative trend of periods in the Pataruman catchment area proved that climate change occurred in period 2 (1993-2002) then the overall results per period were seen from the average results where the rainfall at the end of the period (2009-2018) tended to decrease. This has something to do with air temperature, the trend of air temperature in West Java from 1989-2018 tended to decrease by 0.0245 ° C. Keywords — Rainfall, Temperature, Period Comparison, Climate Change Abstrak— Permasalahan distribusi curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan timbulnya bencana alam seperti bencana banjir, sebaliknya curah hujan rendah ketersediaan air berkurang dan kekeringan akan meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan iklim. Variabel iklim di Indonesia yaitu suhu udara, curah hujan, kelembaban udara dan lain-lain. Tujuan penelitian ini menganalisa pola curah hujan diawal periode (1989-1998) dengan rata-rata hasil dari setiap Pos Curah Hujan (PCH) dan mengidentifikasi terjadinya perubahan iklim melalui pola trend curah hujan di Daerah Tangkapan Air (DTA) Pataruman menggunakan data curah hujan 30 tahun (1989-2018) dari 6 PCH yaitu PCH Ciamis, Panjalu, Rancah, Pataruman, Cigaleuh dan Gunung Putri. Data dikelompokan dalam tiap periode 10 tahun dengan interval 4 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa frekuensi untuk mencari hubungan antara besarnya kejadian ekstrim terhadap frekuensi kejadian, analisisa trendline untuk menentukan nilai kecenderungan naik atau turun secara menyeluruh dan moving average untuk melihat perubahan iklim dengan cara perbandingan periode. Hasil dari peneliian dilihat dari trend perbandingan periode di wilayah DTA Pataruman membuktikan bahwa perubahan iklim terjadi pada periode 2 (1993-2002) kemudian hasil keseluruhan perperiode dilihat dari hasil rata-rata dimana curah hujan diakhir periode (2009-2018) cenderung menurun. Hal ini ada kaitannya dengan suhu udara, trend suhu udara di Jawa Barat dari tahun 1989-2018 cenderung menurun senilai 0.0245°C. Kata kunci —  Curah Hujan, Suhu Udara, Perbandingan Periode, Perubahan Iklim
ANALISA DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN ELASTIS PONDASI TIANG PANCANG GEDUNG CREATIVE CENTER TASIKMALAYA Karina Lukita; Novi Asniar; Anri Ramadan
JITSi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.179 KB) | DOI: 10.36423/jitsi.v1i2.632

Abstract

Abstract— The foundations is a very important structural element in a building which the functions is to transfer the structural load to the ground below. The bearing capacity of the foundations determines the ability to carry the loads. If the bearing capacity is small, excessive settlement will occur and it cause the damage of the building structure.   On   Tasikmalaya Creative Center building construction project the pile foundations were used.  The purpose of this research is to analysis the bearing capacity and the amount of settlement that occurred. And to compare the number of the foundations based on the analysis and the number of foundations in implementations. Aoki & De Alencar and Meyerhoff methods used to calculate the bearing capacity based on CPT, and Danish Formula methods used on kalendering test. The result of the bearing capacity used to calculate the settlement using Elastic methode. In analyzing the number of foundations, the superstructure loading analysis was carried out using 3D modeling. The results showed that the ultimate bearing capacity with the Aoki & De Alencar method of 107,07 tons, the Meyerhoff method 153,84 tons and the Danish Formula method 206,09 tons. The elastic settlement that occur is 2,3mm on point 1 and 2,9mm on point 2. The results of the comparison the number of foundations based on the analysis with the implementations are appropriate. Keywords — Pile Foundations, CPT, Bearing Capacity, Elastic Settlement. Abstrak— Pondasi merupakan sebuah elemen struktur yang sangat penting dalam suatu bangunan yang berfungsi untuk menyalurkan beban struktur atas ke tanah dibawahnya. Daya dukung pondasi menentukan kemampuan dalam memikul beban. Apabila daya dukung kecil, maka akan terjadi penurunan yang berlebihan bahkan dapat menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan. Pondasi tiang pancang digunakan pada proyek pembangunan Gedung Creative Center Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kapasitas daya dukung dan penurunan elastis pada yang terjadi. Serta membandingkan jumlah pondasi berdasarkan analisa dengan jumlah pondasi pada pelaksanaan. Untuk menghitung kapasitas daya dukung berdasarkan data sondir yaitu menggunakan metode Aoki dan De Alencar dan metode Meyerhoff, dan berdasarkan data kalendering menggunakan metode Danish Formula. Hasil dari perhitungan daya dukung dipakai dalam melakukan perhitungan penurunan dengan metode Elastis.  Dalam menganalisa jumlah pondasi, dilakukan analisa pembebanan struktur atas dengan pemodelan 3D. Hasil penelitian menunjukan kapasitas daya dukung ultimit dengan metode Aoki dan De Alencar yaitu sebesar 107,07 ton, dengan metode Meyerhoff sebesar 153,84ton dan dengan metode Danish Formula 205,09 ton. Penurunan elastis yang terjadi yaitu sebesar 2,3mm pada titik 1 dan 2,9mm pada titik 2. Hasil dari perbandingan jumlah pondasi berdasarkan analisa dengan pada pelaksanaan telah sesuai. Kata kunci —  Pondasi Tiang Pancang, Sondir, Kalendering, Daya Dukung, Penurunan Elastis.
STUDI ANALISIS STABILITAS LERENG (STUDI KASUS LERENG BUKIT CIKIRAI CIKONENG CIAMIS) Dede Dani Aripin; Novi Asniar; Agi Rivi Hendardi
JITSi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.601 KB) | DOI: 10.36423/jitsi.v2i2.994

Abstract

Abstract— Landslides are natural disasters that often occur in Indonesia, one example is the landslide that occurred on the slopes of the Cikirai hill. The cause of landslides on Cikirai Hill was triggered by the continuous rain that flushed the area, causing landslides. The purpose of research on the object is to determine the stability of the slopes and the carrying capacity of the soil owned by the land around the Cikirai Hill. In this study, geotechnical software developed by Finite Element Method (FEM) was used. As the basis for the calculation, a soil parameter data, failure model, and soil property data are needed. From the results of research using auxiliary software, the value of the Safety Factor is 2.66 to the first point and 2.16 to the second point, using the Mohr Couloum collapse model. Keywords — Landslides, geotechnical software, slope stability analysis. Abstrak— Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, salah satu contoh longsor yang terjadi pada lereng Bukit Cikirai. Penyebab terjadinya longsor pada Bukit Cikirai dipacu akibat hujan yang terus menerus mengguyur daerah tersebut sehingga menyebabkan longsor. Tujuan penelitian pada objek tersebut untuk mengetahui kestabilan lereng disekitar Bukit Cikirai. Pada penelitian ini digunakan software bantu geoteknik yang dikembangkan oleh Finite Elment Method (FEM). Sebagai dasar perhitungan diperlukan sebuah data parameter tanah, model keruntuhan, dan data property tanah. Dari hasil penelitian menggunakan software bantu diperoleh nilai Faktor Keamanan sebesar 2,66 terhadap titik pertama dan 2,16 terhadap titik kedua, dengan menggunakan model keruntuhan Mohr Couloum. Kata kunci —  Longsor, software geoteknik, analisis stabilitas lereng.
Analisis Standar Dimensi Daerah Tangkapan Air Hujan Berdasarkan Potensi Pemanen Air Hujan dengan Metode Rain Water Harvesting System (RWH) untuk Kebutuhan Domestik (Studi Kasus: Rumah Subsidi Daerah Kota Tasikmalaya) Hendardi, Agi R.; Ramadhan, Anri N.A.; Asniar, Novi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i2.3059

Abstract

Sebagian bersar pesatnya pertumbuhan penduduk terjadi didaerah perkotaan hal ini juga mendorong pesatnya pembangunan termasuk rumah subsidi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat bawah. Seiring dengan itu permasalahan kebutuhan akan air bersih ditengah kepadatan penduduk patut diperhatikan. Rain Water Harvesting System merupakan salah satu alternatif yang dapat memecahkan permasalahan tersebut salah satu komponen sistem tersebut yang paling penting adalah dengan merencanakan atap bangunan yang dapat menangkap air hujan sesuai kebutuhan air penghuni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan standar dimensi atap bangunan sebagai daerah tangkapan air hujan sesuai dengan volume kebutuhan air domestik penghuni rumah subsidi di daerah Kota Tasikmalaya serta menentukan perencanaan desain system yang akan diaplikasikan pada bangunan tersebut. Metode penelitian ini adalah kuantitatif  dengan Analisis yang digunakan adalah analisis rata-rata curah hujan, analisis perhitungan luas standar daerah tangkapan dan Analisis perhitungan debit aliran dalam pipa dengan metode trial . Setelah dilakukan analisis dan perhitungan, dengan angka curah hujan rata-rata sebesar 14,810 mm/hari yang didapat dari perhitungan rata-rata curah hujan 10 tahun terakhir dari 5 pos curah hujan, maka didapatkan total volume kebutuhan air domestik penghuni rumah subsidi adalah 600 liter/hari, sehingga didapat rasio luas penampang atap bangunan yang diperlukan adalah 50 m2 untuk rumah subsidi ukuran 36 m2 dengan asusmsi penghuni 4 orang, untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan turen dengan kapasitas minimum 600 liter dengan diameter pipa ¾ untuk ketinggian turen pada elevasi 2 m.
Studi Perbandingan Kinerja Seismik Bangunan Struktur Baja dengan Menggunakan Pushover dan Time History Abdullah, imam; Asniar, Novi; Budiman, Dedi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1190

Abstract

Abstrak Suatu bangunan pasti selalu dihadapkan dengan risiko keruntuhan dan kerusakan struktur salah satunya oleh peristiwa gempa. Sejauh ini analisis pushover dan analisis time history merupakan dua pendekatan yang sering dilakukan dalam mengevaluasi kinerja struktur suatu bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi suatu bangunan warehouse material konstruksi baja di Cikarang melalui dua pendekatan analisis nonlinear sebagai perbandingan hasil kinerja struktur. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan data analisis yang digunakan adalah data teknis, geometri dan data parameter gempa. Dari hasil analisis pushover dan time history, didapatkan tingkat kinerja struktur yang sama yaitu termasuk kategori Immediate Occupancy (IO) baik untuk displacement arah X dan arah Y. Target displacement yang didapat dari pushover X sebesar 0,092 m dan pushover Y 0,069 m. Sedangkan displacement maksimum yang didapat dari hasil time history arah X berdasarkan rekaman gempa El Centro adalah sebesar 0,016 m dan rekaman gempa Pulau Sikuai pada arah Y 0,0047 m. Kata Kunci: Gempa, Struktur Baja, Analisis Pushover, Analisis Riwayat Waktu, Kinerja Struktur  Abstract A building must always be faced with the risk of collapse and structural damage, one of which is by earthquake events, so far pushover analysis and time history analysis are two approaches that are often carried out in evaluating the structural performance of a building, this study aims to evaluate a steel construction material warehouse building in Cikarang through two nonlinear analysis approaches as a comparison of structural performance results. This research method is quantitative with the analysis data used are technical data, geometry and earthquake parameter data. From the results of pushover and time history analysis, the same level of structural performance is obtained, namely including the Immediate Occupancy (IO) category for both X-direction and Y-direction displacement. The target displacement obtained from the X pushover is 0.092 m and the Y pushover is 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the results of the X pushover is 0.092 m and 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the X direction time history results based on the El Centro earthquake recording is 0.016 m and the Sikuai Island earthquake recording in the Y direction is 0.0047 m. Keywords: Earthquake, Steel Structure, Pushover Analysis, Time History Analysis, Structure Performance
Increasing student knowledge with counseling on anticipating earthquakes Anri Noor Annisa Ramadan; Agi Rivi Hendardi; Novi Asniar; Dicky Nurmayadi
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i2.11980

Abstract

West Java experienced 522 earthquake events, of which 93 occurred in Tasikmalaya City and Regency. This has made a lot of noise in the community and created excessive concern, so the community needs to be educated, especially in terms of preparedness in dealing with earthquake disasters in order to prevent more severe impacts. Elementary school education is the first door to introduce students to disaster preparedness and mitigation. One of the elementary schools that does not have non-structural mitigation efforts is Cihideungbalong Islamic Elementary School. The location, which is in a densely populated area, is also vulnerable to the effects of earthquake disasters, so it is necessary to have an earthquake anticipation evacuation route and counseling in the Cihideungbalong Islamic Elementary School environment. The method used is socialization about earthquake anticipation and simulation assistance after an earthquake by following the evacuation route. Increasing students' knowledge of the earthquake, which consists of knowledge about the dangers of the earthquake, making support tools and evacuation routes for earthquake anticipation. The results of this activity have increased student preparedness, from an increase of 17 percent for student knowledge of how the earthquake occurs, 33 percent regarding student calmness in facing the earthquake, 56 percent for self-rescue during an earthquake, and 78 percent for accuracy/skill of students in simulating self-rescue through the earthquake evacuation route. 
PENDAMPINGAN PERENCANAAN DAN PENGAWASAN RENOVASI MASJID BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT DI KELURAHAN CIPAGERAN, KOTA CIMAHI Yanyan Agustian; Asep Setiawan; Raden Herdian Bayu Ashshiddiq; Fuad Hasan; Bambang Eko Widyanto; Azis Ali Wibowo; Novi Asniar
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i1.3557

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan perencanaan dan pengawasan renovasi Masjid Ar-Rahman berbasis partisipasi masyarakat di Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi, guna meningkatkan kualitas, keamanan, dan keselamatan bangunan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam memahami prinsip dasar konstruksi. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-aplikatif dengan metode pendampingan partisipatif, yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan mitra, survei dan pengukuran kondisi eksisting bangunan, penyusunan dokumen perencanaan teknis renovasi (gambar denah, tampak, potongan, serta rekomendasi struktur dan material), pendampingan dan pengawasan konstruksi secara berkala, evaluasi pertengahan, serta serah terima dokumen hasil kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan tersusunnya dokumen perencanaan teknis yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan renovasi, terjaganya kesesuaian pekerjaan dengan gambar rencana dan rekomendasi teknis, serta meningkatnya pemahaman dan keterlibatan aktif pengurus masjid dan masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan konstruksi. Simpulan pengabdian ini adalah bahwa pendampingan berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam mendukung pelaksanaan renovasi masjid yang lebih terarah, aman, dan berkualitas, sekaligus meningkatkan kemandirian dan kapasitas teknis masyarakat dalam pengelolaan bangunan fasilitas publik.  
Studi Perbandingan Kinerja Seismik Bangunan Struktur Baja dengan Menggunakan Pushover dan Time History imam Abdullah; Novi Asniar; Dedi Budiman
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1190

Abstract

Abstrak Suatu bangunan pasti selalu dihadapkan dengan risiko keruntuhan dan kerusakan struktur salah satunya oleh peristiwa gempa. Sejauh ini analisis pushover dan analisis time history merupakan dua pendekatan yang sering dilakukan dalam mengevaluasi kinerja struktur suatu bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi suatu bangunan warehouse material konstruksi baja di Cikarang melalui dua pendekatan analisis nonlinear sebagai perbandingan hasil kinerja struktur. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan data analisis yang digunakan adalah data teknis, geometri dan data parameter gempa. Dari hasil analisis pushover dan time history, didapatkan tingkat kinerja struktur yang sama yaitu termasuk kategori Immediate Occupancy (IO) baik untuk displacement arah X dan arah Y. Target displacement yang didapat dari pushover X sebesar 0,092 m dan pushover Y 0,069 m. Sedangkan displacement maksimum yang didapat dari hasil time history arah X berdasarkan rekaman gempa El Centro adalah sebesar 0,016 m dan rekaman gempa Pulau Sikuai pada arah Y 0,0047 m. Kata Kunci: Gempa, Struktur Baja, Analisis Pushover, Analisis Riwayat Waktu, Kinerja Struktur  Abstract A building must always be faced with the risk of collapse and structural damage, one of which is by earthquake events, so far pushover analysis and time history analysis are two approaches that are often carried out in evaluating the structural performance of a building, this study aims to evaluate a steel construction material warehouse building in Cikarang through two nonlinear analysis approaches as a comparison of structural performance results. This research method is quantitative with the analysis data used are technical data, geometry and earthquake parameter data. From the results of pushover and time history analysis, the same level of structural performance is obtained, namely including the Immediate Occupancy (IO) category for both X-direction and Y-direction displacement. The target displacement obtained from the X pushover is 0.092 m and the Y pushover is 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the results of the X pushover is 0.092 m and 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the X direction time history results based on the El Centro earthquake recording is 0.016 m and the Sikuai Island earthquake recording in the Y direction is 0.0047 m. Keywords: Earthquake, Steel Structure, Pushover Analysis, Time History Analysis, Structure Performance