Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Standar Dimensi Daerah Tangkapan Air Hujan Berdasarkan Potensi Pemanen Air Hujan dengan Metode Rain Water Harvesting System (RWH) untuk Kebutuhan Domestik (Studi Kasus: Rumah Subsidi Daerah Kota Tasikmalaya) Hendardi, Agi R.; Ramadhan, Anri N.A.; Asniar, Novi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 2 : Al Qalam (Maret 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i2.3059

Abstract

Sebagian bersar pesatnya pertumbuhan penduduk terjadi didaerah perkotaan hal ini juga mendorong pesatnya pembangunan termasuk rumah subsidi yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat bawah. Seiring dengan itu permasalahan kebutuhan akan air bersih ditengah kepadatan penduduk patut diperhatikan. Rain Water Harvesting System merupakan salah satu alternatif yang dapat memecahkan permasalahan tersebut salah satu komponen sistem tersebut yang paling penting adalah dengan merencanakan atap bangunan yang dapat menangkap air hujan sesuai kebutuhan air penghuni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan standar dimensi atap bangunan sebagai daerah tangkapan air hujan sesuai dengan volume kebutuhan air domestik penghuni rumah subsidi di daerah Kota Tasikmalaya serta menentukan perencanaan desain system yang akan diaplikasikan pada bangunan tersebut. Metode penelitian ini adalah kuantitatif  dengan Analisis yang digunakan adalah analisis rata-rata curah hujan, analisis perhitungan luas standar daerah tangkapan dan Analisis perhitungan debit aliran dalam pipa dengan metode trial . Setelah dilakukan analisis dan perhitungan, dengan angka curah hujan rata-rata sebesar 14,810 mm/hari yang didapat dari perhitungan rata-rata curah hujan 10 tahun terakhir dari 5 pos curah hujan, maka didapatkan total volume kebutuhan air domestik penghuni rumah subsidi adalah 600 liter/hari, sehingga didapat rasio luas penampang atap bangunan yang diperlukan adalah 50 m2 untuk rumah subsidi ukuran 36 m2 dengan asusmsi penghuni 4 orang, untuk memenuhi kebutuhan tersebut dibutuhkan turen dengan kapasitas minimum 600 liter dengan diameter pipa ¾ untuk ketinggian turen pada elevasi 2 m.
Studi Perbandingan Kinerja Seismik Bangunan Struktur Baja dengan Menggunakan Pushover dan Time History Abdullah, imam; Asniar, Novi; Budiman, Dedi
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1190

Abstract

Abstrak Suatu bangunan pasti selalu dihadapkan dengan risiko keruntuhan dan kerusakan struktur salah satunya oleh peristiwa gempa. Sejauh ini analisis pushover dan analisis time history merupakan dua pendekatan yang sering dilakukan dalam mengevaluasi kinerja struktur suatu bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi suatu bangunan warehouse material konstruksi baja di Cikarang melalui dua pendekatan analisis nonlinear sebagai perbandingan hasil kinerja struktur. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan data analisis yang digunakan adalah data teknis, geometri dan data parameter gempa. Dari hasil analisis pushover dan time history, didapatkan tingkat kinerja struktur yang sama yaitu termasuk kategori Immediate Occupancy (IO) baik untuk displacement arah X dan arah Y. Target displacement yang didapat dari pushover X sebesar 0,092 m dan pushover Y 0,069 m. Sedangkan displacement maksimum yang didapat dari hasil time history arah X berdasarkan rekaman gempa El Centro adalah sebesar 0,016 m dan rekaman gempa Pulau Sikuai pada arah Y 0,0047 m. Kata Kunci: Gempa, Struktur Baja, Analisis Pushover, Analisis Riwayat Waktu, Kinerja Struktur  Abstract A building must always be faced with the risk of collapse and structural damage, one of which is by earthquake events, so far pushover analysis and time history analysis are two approaches that are often carried out in evaluating the structural performance of a building, this study aims to evaluate a steel construction material warehouse building in Cikarang through two nonlinear analysis approaches as a comparison of structural performance results. This research method is quantitative with the analysis data used are technical data, geometry and earthquake parameter data. From the results of pushover and time history analysis, the same level of structural performance is obtained, namely including the Immediate Occupancy (IO) category for both X-direction and Y-direction displacement. The target displacement obtained from the X pushover is 0.092 m and the Y pushover is 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the results of the X pushover is 0.092 m and 0.069 m. While the maximum displacement obtained from the X direction time history results based on the El Centro earthquake recording is 0.016 m and the Sikuai Island earthquake recording in the Y direction is 0.0047 m. Keywords: Earthquake, Steel Structure, Pushover Analysis, Time History Analysis, Structure Performance
Increasing student knowledge with counseling on anticipating earthquakes Ramadan, Anri Noor Annisa; Hendardi, Agi Rivi; Asniar, Novi; Nurmayadi, Dicky
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i2.11980

Abstract

West Java experienced 522 earthquake events, of which 93 occurred in Tasikmalaya City and Regency. This has made a lot of noise in the community and created excessive concern, so the community needs to be educated, especially in terms of preparedness in dealing with earthquake disasters in order to prevent more severe impacts. Elementary school education is the first door to introduce students to disaster preparedness and mitigation. One of the elementary schools that does not have non-structural mitigation efforts is Cihideungbalong Islamic Elementary School. The location, which is in a densely populated area, is also vulnerable to the effects of earthquake disasters, so it is necessary to have an earthquake anticipation evacuation route and counseling in the Cihideungbalong Islamic Elementary School environment. The method used is socialization about earthquake anticipation and simulation assistance after an earthquake by following the evacuation route. Increasing students' knowledge of the earthquake, which consists of knowledge about the dangers of the earthquake, making support tools and evacuation routes for earthquake anticipation. The results of this activity have increased student preparedness, from an increase of 17 percent for student knowledge of how the earthquake occurs, 33 percent regarding student calmness in facing the earthquake, 56 percent for self-rescue during an earthquake, and 78 percent for accuracy/skill of students in simulating self-rescue through the earthquake evacuation route.Â