Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk Dan Layanan Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi kasus pada Café Sore di Kabupaten Bone) Ahmad Rifqi; Ismail Keri; Muh. Arafah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1359

Abstract

This study aims to determine the effect of product quality and service on consumer satisfaction at Café Sore in Bone Regency (1). This study uses a quantitative approach with a survey method to 100 respondents. The data analysis technique uses multiple linear regression through the help of SPSS software (2). The results of the study indicate that product quality (X1) has a significant effect on consumer satisfaction with a significance value of 0.011 <0.05 (3). Service (X2) also has a significant effect with a significance value of 0.000 <0.05. The F test shows that both independent variables simultaneously affect consumer satisfaction (Y) with a significance of 0.000 and F count 79.872> F table 3.09 (4). In conclusion, both product quality and service partially and simultaneously have a significant effect on the level of consumer satisfaction (5)..
Analisis Komparatif Minat Menabung pada Produk Tabungan Bank Konvensional dan Bank Syariah ( Studi pada Mahasiswa FEBI IAIN Bone ) Andi Saqina April Sabilah; Abdulahanaa Abdulahanaa; Muh. Arafah
eCo-Buss Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v7i3.2181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komparatif minat menabung mahasiswa FEBI IAIN Bone angkatan 2021 pada bank konvensional dan bank syariah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan metode kuantitatif dan teknik pengambilan sampel secara acak. Penelitian ini melibatkan mahasiswa FEBI IAIN Bone angkatan 2021, sampel diambil 80 orang responden. Data primer yang diperoleh langsung dari subjek penelitian berupa jawaban responden melalui kuesioner. Untuk menganalisis data, IBM SPSS Statistic 25 digunakan. Uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi berganda, dan hipotesis adalah teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bank konvensional, nilai signifikan yang diperoleh adalah 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa bunga, akses lokasi, fasilitas pelayanan, dan fakta sosial mempengaruhi minat menabung secara bersamaan. Dengan demikian, Ho ditolak dan H1 diterima. Pada bank syariah, nilai signifikan yang diperoleh juga adalah 0,000 < daripada 0,05, yang menunjukkan bahwa prinsip syariah, akses lokasi, fasilitas pelayanan, dan fakta sosial mempengaruhi minat menabung Akibatnya, Ho ditolak dan H1 diterima.
Pengaruh Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah terhadap Pendapatan Usaha Peternakan Sapi di Kecamatan Mare Reskianti; Muh. Arafah; Otong Karyono
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.2166

Abstract

Kredit Usaha Rakyat (KUR) berperan dalam meningkatkan pendapatan usaha peternakan sapi di Kecamatan Mare, dengan melihat manfaatnya dalam memberikan akses modal, meningkatkan skala usaha, adopsi teknologi, serta efisiensi produksi. Namun, terdapat kendala seperti kurangnya informasi mengenai KUR dan risiko kemampuan peternak dalam membayar pinjaman, yang dapat mempengaruhi efektivitas KUR dalam meningkatkan pendapatan peternak. Populasi adalah peternak sapi di Kecamatan Mare Kabupaten Bone, sampel diambil 33 orang responden dengan teknik random sampling, sampel dipilih secara acak sederhana. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari objek penelitian melalui jawaban responden dalam pengisian kuesioner. Alat yang digunakan untuk menganalisis data adalah IBM SPSS Statistics 24. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa KUR syariah efektif meningkatkan pendapatan peternak sapi, dengan mayoritas responden (87,1%) memberikan tanggapan positif. Responden muda (20-25 tahun) lebih terbuka terhadap inovasi dan KUR syariah, mempercepat pengembangan usaha mereka. Namun, masih ada kekhawatiran risiko kredit (5,54%), yang menekankan perlunya penyuluhan, fleksibilitas pembayaran, dan perluasan aksesibilitas ke daerah terpencil. Penelitian ini menegaskan pentingnya KUR syariah dalam mendukung stabilitas ekonomi peternak.