Permasalahan sampah rumah tangga yang tidak terkelola dengan baik seringkali dianggap sebagai beban lingkungan, padahal memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara tepat dari sumbernya. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memberdayakan ekonomi perempuan melalui edukasi pemilahan sampah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di RT 20 Kelurahan Sungai Jingah, Kota Banjarmasin, dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda pertemuan rutin bulanan ibu-ibu PKK setempat. Metode yang digunakan bersifat sederhana, berupa penyampaian materi melalui ceramah, diskusi interaktif dengan warga, serta pendampingan langsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan perilaku nyata pada partisipan dalam memisahkan limbah organik dan anorganik secara mandiri. Selain dampak ekologis berupa berkurangnya volume sampah yang dibuang ke TPA, kegiatan ini berhasil memberikan nilai tambah ekonomi bagi keluarga melalui penjualan sampah terpilah ke bank sampah dan pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk mandiri. Testimoni partisipan mengonfirmasi peningkatan literasi keuangan berbasis lingkungan, di mana sampah kini dipandang sebagai sumber daya produktif. Simpulan dari pengabdian ini adalah edukasi pemilahan sampah yang terintegrasi dengan aspek ekonomi efektif dalam mendorong partisipasi aktif perempuan dalam pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rumah tangga