Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Village Archives Management: The Foundation of Organizational Effectiveness Towards Good Governance Dwi Astarani Aslindar; Bambang Triyono; Ahmad Nasori
Administratio Vol 16 No 1 (2025): Administratio: Jurnal Ilmiah Administrasi Publik dan Pembangunan
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administratio.v16i1.441

Abstract

Archive management plays an important role in public administration services implemented by government agencies, both central and regional, especially in meeting the needs of the community. Effective archive management can improve organizational efficiency, which ultimately supports the principles of good governance. In the villages of Jatilawang District, archive management has not been fully optimized, resulting in public administration services not meeting community expectations. This study aims to analyze archive governance, the challenges faced, and their impact on the effectiveness of organizational work. In the long term, this study is expected to contribute to the development of administrative management science, especially in maintaining organized archives to support village development towards good governance. This study uses a mixed method approach, data collection through observation, interviews, and questionnaires. The findings show that although the villages in Jatilawang District have implemented an archiving process from recording to disposal, these villages have not fully complied with existing regulations due to certain constraints. This has an impact on the efficiency of the organization in providing public services, because archive management has a direct impact on organizational performance.
Efektivitas Sosialisasi dan Demonstrasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sebagai Edukasi PHBS bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Paberasan Dwi Astarani Aslindar; Nazwa Agni Oktavia; Aisyah Bersa Valencia Yahya; Kamelia Nur Maylani; Cahya Widya Wati; Jitanaya Kumoro Prameswari; Imas Siti Rohmah
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 1 Januari - Maret 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i1.5586

Abstract

Program sosialisasi cuci tangan pakai sabun (CTPS) di lingkungan sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi CTPS dalam meningkatkan kesadaran serta perubahan perilaku siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan tangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa menunjukkan konsistensi dalam praktik CTPS, baik sebelum maupun sesudah aktivitas di lingkungan sekolah. Selain itu, media edukatif berupa lagu CTPS turut meningkatkan antusiasme siswa dalam menginternalisasi kebiasaan tersebut. Dampak positif juga tercermin dari penguatan peran guru sebagai fasilitator serta adanya dukungan lingkungan sekolah yang mendukung perilaku higienis. Kesimpulannya, intervensi edukatif yang terstruktur melalui pendekatan partisipatif dan media yang sesuai usia terbukti efektif dalam membentuk kebiasaan CTPS di kalangan siswa sekolah dasar.
Sosialisasi Pemetaan Potensi Ekonomi Desa Berbasis Pendekatan Diagnostik Lima Layer untuk Perencanaan Pembangunan Partisipatif Ahmad Nasori; Dwi Astarani Aslindar; Desty Rakhmawati; Renny Renny; Agus Suroso
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8346

Abstract

Artikel ini menyajikan rancangan dan implementasi kegiatan sosialisasi pemetaan potensi ekonomi desa menggunakan pendekatan diagnostik lima layer: struktur produksi, tenaga kerja dan penghidupan (livelihood), rantai nilai dan pasar, kelembagaan dan tata kelola, serta spasial dan konektivitas wilayah. Kesenjangan antara ketersediaan data potensi desa dan kapasitas aparat desa dalam memanfaatkan data tersebut menjadi masalah yang mendorong kegiatan ini. Dengan mengacu pada Sustainable Livelihoods Framework Scoones, kegiatan sosialisasi dirancang sebagai jembatan pengetahuan yang mentransfer kerangka analisis diagnostik kepada pemangku kepentingan desa secara partisipatif. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus (FGD), pemetaan partisipatif, dan evaluasi pre-test/post-test. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yang melibatkan 31 peserta terdiri atas aparat desa, tokoh masyarakat, ketua kelompok tani, pengelola BUMDes, dan perwakilan perempuan serta pemuda. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test, teridentifikasinya potensi unggulan dan kendala utama desa di setiap layer, serta tersusunnya rekomendasi program prioritas jangka pendek dan menengah. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata pada penguatan kapasitas perencanaan pembangunan desa yang berbasis bukti dan partisipatif, sejalan dengan amanat UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan program prioritas Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tahun 2026.
Implementasi Program Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Pemberian Abate untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Desa Karangjati Dwi Astarani Aslindar; Muhammad Firdaus Shidiq; Muflikhatun Muflikhatun; Reza Andi Permana; Ananda Astried Riandhita; Sahna Mateus
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6682

Abstract

Program ini bertujuan untuk mencegah peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Karangjati, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap. Kegiatan dilakukan melalui pelaksanaan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus dan pembagian bubuk abate kepada masyarakat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan door-to-door, edukasi tentang pentingnya pencegahan DBD, pengecekan genangan air dan tempat penampungan, serta penaburan abate di titik berisiko. Program dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya 3M Plus dan penggunaan abate secara tepat. Sebanyak 18 rumah menjadi sasaran utama dan dilakukan pembagian 20 bungkus abate. Beberapa warga masih menunjukkan kendala dalam keterbukaan saat pemeriksaan lingkungan rumah. Secara umum, program ini berjalan lancar dan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran serta langkah preventif masyarakat terhadap DBD. Diharapkan program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas jangkauannya untuk meminimalisir penyebaran penyakit DBD di wilayah lain.
Sosialisasi Dan Demonstrasi Pembuatan Irigasi Tetes Sebagai Solusi Efisiensi Air Pertanian Di Desa Pagenteran Dwi Astarani Aslindar; Naifah Maisarah Rudyati; Nadira Raihana Marethia; Ferdy Ariestyanto Nugroho; Najua Sabilla; Rahma Muara Nur Alifia; Wildan Bayu Pamungkas
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/e6ndfm27

Abstract

Musim kemarau panjang tahun 2026 menyebabkan krisis air bersih meluas di berbagai wilayah Kabupaten Pemalang, termasuk Kecamatan Pulosari yang terletak di lereng Gunung Slamet dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani palawija dan sayuran. Desa Pagenteran, sebagai salah satu desa di kecamatan tersebut, turut mengalami keterbatasan sumber air baku sehingga sebagian petani terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertaniannya. Kondisi ini mendorong Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman untuk melaksanakan program sosialisasi dan demonstrasi pembuatan irigasi tetes sederhana sebagai upaya mendukung efisiensi penggunaan air pada sektor pertanian. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan survei dan identifikasi masalah, perencanaan, penyuluhan, demonstrasi teknis, praktik langsung pemasangan instalasi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Metode kegiatan yang digunakan meliputi diskusi, penyuluhan, dan praktik langsung menggunakan bahan-bahan yang sederhana dan mudah diperoleh. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang merupakan petani setempat, ditandai dengan partisipasi aktif dalam setiap tahapan demonstrasi serta ketertarikan untuk menerapkan sistem irigasi tetes secara mandiri di lahan masing-masing pascakegiatan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif jangka pendek dalam mengatasi keterbatasan air, sekaligus mendorong perubahan perilaku petani menuju praktik pertanian yang lebih hemat air dan berkelanjutan di Desa Pagenteran.