p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Mu'tabar
Diva Pinara
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transaksi Non Tunai dalam Perspektif Hadis: Antara Inovasi Digital dan Prinsip Syariah Diva Pinara; Muhammad Alif; Repa Hudan Lisalam
Al-Mu'tabar Vol. 5 No. 01 (2025): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874//almutabar.2025.v5i1/2302/5

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem transaksi ekonomi, termasuk maraknya penggunaan metode pembayaran non tunai seperti e-wallet, mobile banking, dan QR code. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji fenomena transaksi non tunai dalam perspektif hadis Nabi Muhammad saw., dengan menitikberatkan pada integrasi antara inovasi digital dan prinsip-prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan tematik terhadap hadis-hadis yang berkaitan dengan prinsip keadilan, kejujuran, larangan gharar (ketidakjelasan), riba (bunga), dan amanah dalam muamalah. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun bentuk transaksi non tunai tidak secara eksplisit disebut dalam hadis klasik, namun nilai-nilai dan etika yang dikandung dalam hadis memberikan kerangka normatif yang relevan untuk menilai keabsahan dan kelayakan sistem transaksi digital kontemporer. Dengan pemahaman yang kontekstual, transaksi non tunai dapat diterima dalam Islam selama memenuhi prinsip transparansi, keadilan, dan tidak mengandung unsur yang diharamkan. Artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah dalam menilai inovasi ekonomi modern guna menjaga keselarasan antara perkembangan teknologi dan nilai-nilai Islam.
Transaksi Non Tunai dalam Perspektif Hadis: Antara Inovasi Digital dan Prinsip Syariah Diva Pinara; Muhammad Alif; Repa Hudan Lisalam
Al-Mu'tabar Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874//almutabar.2025.v5i1/2302/5

Abstract

The advancement of digital technology has significantly transformed economic transaction systems, including the widespread use of non-cash payment methods such as e-wallets, mobile banking, and QR codes. This article aims to examine the phenomenon of non-cash transactions from the perspective of the Prophet Muhammad’s hadiths, focusing on the integration between digital innovation and Islamic legal principles. The study employs a qualitative method with a thematic approach to hadiths related to justice, honesty, the prohibition of gharar (ambiguity), riba (usury), and trustworthiness in financial dealings. The findings reveal that although non-cash transactions are not explicitly addressed in classical hadith literature, the ethical values contained in the hadiths provide a normative framework relevant to assessing the legitimacy and appropriateness of modern digital financial systems. When understood contextually, non-cash transactions can be accepted in Islam as long as they uphold transparency, fairness, and avoid prohibited elements. This article underscores the importance of applying the maq??id al-shar?‘ah approach to evaluating modern economic innovations in order to maintain harmony between technological development and Islamic values.