Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Persepsi Dukungan Organisasional terhadap Kinerja Karyawan dengan Keterikatan Karyawan sebagai Variabel Mediasi pada PT. Taspen (Persero) KCU Semarang Shintya Dewi Saraswati; Intan Ratnawati
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 4, No 2 (2021): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v4i2.1117

Abstract

Kinerja merupakan upaya yang dapat dicapai seorang karyawan berdasarkan peran mereka di perusahaan dan aktivitas yang dilakukan setiap individu. Kinerja sangat diperlukan, karena dapat memberikan gambaran tentang berbagai kemampuan yang dapat dilakukan pada tugas yang diberikan. Terdapat berbagai faktor yang dapat menghasilkan kinerja yang lebih baik, dua di antaranya adalah persepsi dukungan organisasional dan keterikatan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dukungan organisasional terhadap kinerja karyawan dengan keterikatan karyawan sebagai variabel mediasi, karena masih ditemukan perbedaan hasil dalam beberapa penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan tetap PT. Taspen (persero) KCU Semarang dan pengambilan sampel menggunakan teknik jenuh atau teknik sensus berjumlah 69 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi dukungan organisasional berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, persepsi dukungan organisasional berpengaruh positif signifikan terhadap keterikatan karyawan, dan keterikatan karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci: Persepsi dukungan organisasional, keterikatan karyawan, kinerja karyawan
Strategi Coping Mechanism Pada Perempuan Generasi Z yang Bekerja Arija, Haifa Hannum; Saraswati, Shintia Dewi; Khotimah, Putri Aryo Jelang Fitri
YUME : Journal of Management Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v7i3.7239

Abstract

Generasi Z masa kini sudah banyak yang memasuki dunia kerja. Salah satu karakteristik mereka yaitu mudah stres di tempat kerja. Sedangkan perempuan dilaporkan dari penelitian sebelumnya bahwa mereka sulit untuk mengatasi stres yang dihadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi seperti yang dilakukan perempuan generasi Z yang bekerja dengan dua indikator. Yaitu strategi yang berfokus pada masalah dan strategi yang berfokus pada emosi. ni untuk membuktikan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan dalam penelitian ini. Informan terdiri dari 3 perempuan dari Generasi Z yang sedang bekerja. Hasil penelitiannya adalah perempuan generasi Z mampu menerapkan strategi mengatasi stres yang dihadapi saat bekerja. Namun dalam dimensi koping aktif pada strategi yang berfokus pada masalah, mereka justru cenderung menyangkal keadaan. Perempuan generasi Z ini juga membutuhkan rekan kerja atau pasangan mereka sebagai dukungan instrumental. Pun, mereka membuat daftar atau mapping untuk menyusun prioritas. Pada strategi yang berfokus pada emosi, mereka cenderung dapat mengatasinya. Mereka menerima kondisi saat dihadapkan masalah dan menganggapnya sebagai hal yang positif. Bahkan mereka menanggapi masalah dengan santai. Selain itu perempuan generasi Z ini membutuhkan dukungan emosi dan sosial dari lingkungannya. Mereka juga mementingkan peran Tuhan sebagai kebutuhan spiritualitasnya untuk mengurangi tekanan yang dihadapi.  Kata Kunci: generasi Z; coping mechanism; strategi yang berfokus pada masalah; strategi yang berfokus pada emosi. 
Pengaruh Sumber Daya Manusia Ramah Lingkungan (GHRM) Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Keterlibatan Kerja Sebagai Variabel Intervening Arviansyah, Bima; Saraswati , Shintya Dewi
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i1.2783

Abstract

Background: Green Human Resources Management is a workforce that understands, appreciates and practices environmentally friendly initiatives and maintains goals throughout the human resources process including recruiting, training, managing talented employees, compensation and separation. Employee performance is the result of the work achieved by employees in carrying out the obligations given by the company to its workers which are based on skill, experience, perseverance and time. Employee performance is the result of the behavior of company employees, where changing behavior for the better is the main priority. Work involvement focuses more on a high level of enthusiasm which is reflected in work activities (vigor and absorption), as well as a high level of joy in doing work. Objective: to analyze and prove whether work engagement can be an intervening variable between green human resource management and employee performance for UMKM. Method: The sampling technique uses a total sampling of 100 respondents. This research uses a quantitative approach with data analysis methods in the form of descriptive statistical analysis and regression analysis. Results: prove that green human resources have a positive influence on employee performance, green human resources have a positive influence on work engagement, work engagement has a positive influence on employee performance, work engagement is able to mediate the influence of green human resource management on employee performance.
Pengaruh Persepsi Generasi Z Terhadap Pilihan Karir Pada Mahasiswa Universitas Karya Husada Saraswati, Shintya Dewi; Alifia, Nabila; Setyawan, Garbada Boris
YUME : Journal of Management Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i2.9666

Abstract

Perubahan zaman dan kemajuan teknologi telah memengaruhi cara berpikir serta preferensi karir Generasi Z, termasuk mahasiswa. Generasi yang tumbuh di era digital ini cenderung memilih pekerjaan yang tidak hanya menawarkan stabilitas finansial, tetapi juga memperhatikan aspek pengembangan karir, fleksibilitas kerja, dan keseimbangan kehidupan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi mahasiswa Generasi Z terhadap pilihan karir dengan studi kasus pada mahasiswa Universitas Karya Husada.                            Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap lima mahasiswa aktif Program Studi Manajemen yang memenuhi kriteria usia dan tingkat studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden menempatkan pengembangan karir sebagai pertimbangan utama, disusul felskibilitas kerja dan keseimbangan kehidupan kerja sebagai faktor penting lainnya. Meski terdapat perbedaan pandangan, secara umum Generasi Z menginginkan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan professional, memberikan kebebasan dalam mengatur ritme kerja, serta mampu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. temuan ini dapat menjadi acuan bagi industry pendidikan dan penyedia kerja dalam merancang strategi yang relevan dengan karakteristik serta kebutuhan Generasi Z.