Erik Aldi Yansyah
Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Kurikulum Al-Qur’an Bersanad Rumah Tahfiz Kawan M77 Medan Ananda Siddik; Juliani; Akbar Al Fadillah; Erik Aldi Yansyah; Kati Zinger Wan Ranto
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mqm0t231

Abstract

Artikel ini membahas penerapan kurikulum Al-Qur’an bersanad sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan santri di Rumah Tahfizh Kawan M77. Kurikulum ini menekankan pentingnya transmisi keilmuan yang autentik dan berkesinambungan hingga Rasulullah ﷺ melalui jalur sanad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum bersanad diterapkan melalui proses talaqqi, setoran hafalan, dan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani. Kurikulum ini tidak hanya menekankan pada hafalan semata, tetapi juga pada pembentukan adab dan tanggung jawab spiritual santri. Meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan guru bersanad, penerapan kurikulum ini terbukti efektif dalam membentuk santri yang tidak hanya hafal, tetapi juga memahami dan menjaga kemuliaan Al-Qur’an secara utuh.
Kebijakan Pendidikan Islam untuk Anak Berkebutuhan Khusus Erik Aldi Yansyah; Andini Andini; Erimawahti Erimawahti; Sindy Cahyani; Juliani Juliani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/es6hqx51

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus. Artikel ini membahas kebijakan pendidikan Islam dalam pelaksanaan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, ditinjau dari peraturan nasional serta nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah peraturan perundang-undangan, kebijakan pendidikan, dan berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam telah memberikan dasar yang kuat dalam menegakkan prinsip keadilan, kesamaan hak, dan perlakuan tanpa diskriminasi terhadap anak berkebutuhan khusus. Meskipun demikian, penerapan kebijakan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kurangnya tenaga pendidik yang kompeten, keterbatasan fasilitas pendukung, serta rendahnya pemahaman guru mengenai metode pembelajaran yang sesuai bagi anak berkebutuhan khusus. Oleh sebab itu, dibutuhkan kebijakan yang lebih operasional serta peningkatan kemampuan pendidik agar pendidikan Islam yang inklusif dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.