Dewi Tirtawati
Poltekkes Kemenkes Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kosakata Ekspresif pada Anak Autism Spectrum Disorder Melalui Penggunaan Pop-Up Book dengan Metode Bercerita Ladiwa Sudezia; Dodiet Aditya Setyawan; Dewi Tirtawati
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 9, No 1 (2025): JIK-April Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v9i1.1286

Abstract

Anak dengan Autism Spectrum Disorder memiliki keterbatasan dalam pembendaharaan kosakata akibat hambatan utama dalam komunikasi dan bahasa. Untuk dapat berkomunikasi dengan baik, mereka memerlukan kosakata yang memadai. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kosakata ekspresif pada anak Autism Spectrum Disorder adalah melalui media visual dan gambar, seperti pop up book  yang dikombinasikan dengan metode bercerita. Pendekatan ini tidak hanya membantu dalam pengayaan kosakata, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan pop up book dengan metode bercerita terhadap peningkatan kosakata ekspresif pada anak Autism Spectrum Disorder di klinik Hey Kids Kartasura. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest posttest desain. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, yang melibatkan 16 orang responden. Hasil penelitian menggunakan uji Paired T-Test didapatkan hasil p value 0,000 < 0,05, maka Ha diterima, yang berarti adanya pengaruh pop up book dengan metode bercerita terhadap peningkatan kosakata ekspresif pada anak Autism Spectrum Disorder. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan pop up book dengan metode bercerita berpengaruh terhadap peningkatan kosakata ekspresif pada anak ASD.
Efektivitas Metode Multisensori Terhadap Kemampuan Pragmatik Anak Autism Spectrum Disorder Usia 5-10 Tahun di Slb Yayasan Bina Asih dan Mutiara Al Islam Kota Surakarta Intan Permata Okta Apriandeni; Rizki Husadani; Dewi Tirtawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54557

Abstract

Abstrak Autism Spectrum Disorder (ASD) umumnya mengalami hambatan pada kemampuan pragmatik akibat keterbatasan dalam interaksi sosial dan integrasi sensorik. Kemampuan pragmatik merupakan komponen penting dalam komunikasi sosial yang mencakup penggunaan bahasa secara tepat sesuai konteks. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui efektivitas metode multisensori terhadap kemampuan pragmatik anak Autism Spectrum Disorder usia 5–10 tahun di SLB Yayasan Bina Asih dan Mutiara Al Islam Kota Surakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan jenis one-group pretest–posttest design, yang melibatkan sejumlah 10 anak ASD sebagai sampel penelitian melalui teknik purposive sampling. Kemampuan pragmatik diukur menggunakan instrumen Assessment of Pragmatic Skills diadaptasi dari Shipley dan McAfee (2021). Data penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menerapkan uji statistik Wilcoxon Matched Pairs. Temuan penelitian menunjukkan nilai rata-rata pre-test adalah 7 dengan kategori kurang. Hasil rata-rata post-test adalah 17 dengan kategori cukup. Hasil analisis Wilcoxon memperoleh nilai Sig. 0,005 yang artinya p<0,05 sehingga Ha diterima bahwa disimpulkan metode multisensori efektif untuk meningkatkan kemampuan pragmatik anak autism spectrum disorder. Kata Kunci: Autism spectrum disorder, kemampuan pragmatik, metode multisensori Abstract Autism Spectrum Disorder (ASD) generally experiences obstacles in pragmatic abilities due to limitations in social interaction and sensory integration. Pragmatic abilities are an important component in social communication, which includes the appropriate use of language according to context. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the multisensory method on the pragmatic abilities of children with Autism Spectrum Disorder aged 5–10 years at the Bina Asih and Mutiara Al Islam Special Schools in Surakarta. A quantitative approach was used in this study with a one-group pretest–posttest design, involving 10 children with ASD as research samples through purposive sampling. Pragmatic skills were measured using the Assessment of Pragmatic Skills instrument adapted from Shipley and McAfee (2021). The research data were analyzed univariately and bivariately by applying the Wilcoxon Matched Pairs statistical test. The research findings showed that the pre-test mean score was 7, which was categorized as poor. The post-test mean score was 17, which was categorized as adequate. The Wilcoxon analysis obtained a Sig. value of 0.005, which means p<0.05, so Ha was accepted, concluding that the multisensory method is effective in improving the pragmatic skills of children with autism spectrum disorder. Keywords: Autism spectrum disorder, pragmatic ability, multisensory method