Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Tingkat Keterampilan Komunikasi Sosial Anak Autis di Surakarta: Mapping Study Rizki Husadani; Dian Atnantomi Wiliyanto
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i4.6239

Abstract

Children with autism spectrum disorders have several characteristics, namely deficits in the ability to initiate and maintain social interactions, problems with eye contact, limited range of social communication, limited and inflexible behavioral patterns, unusual and excessive interest in activities. Meanwhile, social skills have an important role because social skills include interpersonal behavior, behavior related to oneself, behavior related to academic success, peer acceptance. This research aims to analyze the level of social skills of autistic children. The research uses a quantitative research design with an analytical survey. The research subjects consisted of 16 autistic children. The data collection technique uses the Social-Communication Assessment Tool (S-CAT) instrument to measure the level of social communication of children with autism in the classroom. The results of data analysis seen from the results of the mean percentage (%) carried out by observing using the S-CAT instrument show that the average level of social communication for autistic children consisting of three categories shows a low level, namely 61.92%..
Efektivitas Metode Multisensori Terhadap Kemampuan Pragmatik Anak Autism Spectrum Disorder Usia 5-10 Tahun di Slb Yayasan Bina Asih dan Mutiara Al Islam Kota Surakarta Intan Permata Okta Apriandeni; Rizki Husadani; Dewi Tirtawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.54557

Abstract

Abstrak Autism Spectrum Disorder (ASD) umumnya mengalami hambatan pada kemampuan pragmatik akibat keterbatasan dalam interaksi sosial dan integrasi sensorik. Kemampuan pragmatik merupakan komponen penting dalam komunikasi sosial yang mencakup penggunaan bahasa secara tepat sesuai konteks. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui efektivitas metode multisensori terhadap kemampuan pragmatik anak Autism Spectrum Disorder usia 5–10 tahun di SLB Yayasan Bina Asih dan Mutiara Al Islam Kota Surakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan jenis one-group pretest–posttest design, yang melibatkan sejumlah 10 anak ASD sebagai sampel penelitian melalui teknik purposive sampling. Kemampuan pragmatik diukur menggunakan instrumen Assessment of Pragmatic Skills diadaptasi dari Shipley dan McAfee (2021). Data penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menerapkan uji statistik Wilcoxon Matched Pairs. Temuan penelitian menunjukkan nilai rata-rata pre-test adalah 7 dengan kategori kurang. Hasil rata-rata post-test adalah 17 dengan kategori cukup. Hasil analisis Wilcoxon memperoleh nilai Sig. 0,005 yang artinya p<0,05 sehingga Ha diterima bahwa disimpulkan metode multisensori efektif untuk meningkatkan kemampuan pragmatik anak autism spectrum disorder. Kata Kunci: Autism spectrum disorder, kemampuan pragmatik, metode multisensori Abstract Autism Spectrum Disorder (ASD) generally experiences obstacles in pragmatic abilities due to limitations in social interaction and sensory integration. Pragmatic abilities are an important component in social communication, which includes the appropriate use of language according to context. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the multisensory method on the pragmatic abilities of children with Autism Spectrum Disorder aged 5–10 years at the Bina Asih and Mutiara Al Islam Special Schools in Surakarta. A quantitative approach was used in this study with a one-group pretest–posttest design, involving 10 children with ASD as research samples through purposive sampling. Pragmatic skills were measured using the Assessment of Pragmatic Skills instrument adapted from Shipley and McAfee (2021). The research data were analyzed univariately and bivariately by applying the Wilcoxon Matched Pairs statistical test. The research findings showed that the pre-test mean score was 7, which was categorized as poor. The post-test mean score was 17, which was categorized as adequate. The Wilcoxon analysis obtained a Sig. value of 0.005, which means p<0.05, so Ha was accepted, concluding that the multisensory method is effective in improving the pragmatic skills of children with autism spectrum disorder. Keywords: Autism spectrum disorder, pragmatic ability, multisensory method
The effect of drill method on improving vocabulary mastery in children with intellectual disability Annisa Mulyandari; Rizki Husadani; Sudarman Sudarman
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 8 (2025): November Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i8.1608

Abstract

Background: Children with Intellectual Disability experience limitations in cognitive and language abilities, including vocabulary mastery. The drill method, which emphasizes structured repetition, is considered effective for improving memory retention and vocabulary acquisition. Purpose: This study aims to determine the effect of the drill method on improving vocabulary mastery in children with Intellectual Disability in Klaten Regency. Method: The study used a quantitative approach with one group pretest-posttest design. The sample consisted of 15 children with Intellectual Disability aged 7-12 years selected through purposive sampling. The instrument used was the Expressive One-Word Picture Vocabulary Test (EOWPVT). The drill method intervention was conducted in 10 sessions, each lasting 45 minutes, using flashcard media. Results: The Wilcoxon Matched Pairs Test showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0,001 (p < 0.05), indicating a significant improvement in vocabulary mastery after the intervention. The mean pretest score of 60,60 increased to 72.33 in the posttest. Conclusion: The drill method has significant effect on improving vocabulary mastery in children with Intellectual Disability in Klaten Regency.
Perbedaan Pemahaman Membaca Pada Anak Kelas 3 Sd Negeri Dan Swasta Di Kecamatan Jebres Dwi Septiani Anatasya Nugrahani; Restu Wahyu Wibawati; Rizki Husadani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55911

Abstract

Membaca merupakan proses pembelajaran yang kompleks dan esensial dalam memperoleh pengetahuan serta wawasan dari berbagai sumber informasi. Proses membaca melibatkan integrasi berbagai sistem kognitif dan perseptual, termasuk bahasa, proses visual dan ortografis, memori kerja, perhatian, serta pemahaman tingkat tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan membaca pada anak dapat dibagi menjadi dua kategori utama faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pemahaman membaca pada anak kelas 3 SD Negeri dan Swasta di Kecamatan Jebres. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan teknik simple random sampling, melibatkan 99 responden. Data analisis menggunakan Uji Independent T-Test karena data berdistribusi normal. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikasi kemampuan pemahaman membaca pada SD Negeri yaitu 0,079 dan SD Swasta yaitu 0,275 yang artinya r (sig.)>0,05 berarti data terdistribusi normal. Hasil uji Independent Samples Test hasil nilai t = -0.831 dan P = 0.408 menunjukkan p > 0,05 hipotesis nol (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak.
Pemberdayaan Masyarakat tentang Penggunaan Alat Augmentative and Alternatif Communications dalam Mempermudahkan Komunikasi pada Anak Autisme Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Sinar Perdana Putra; Dian Atnantomi Wiliyanto; Rizki Husadani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4589

Abstract

Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) secara umum mengalami gangguan dalam kemampuan komunikasi, baik secara verbal maupun nonverbal, sehingga berdampak pada keterbatasan interaksi sosial dan penyampaian kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut menyebabkan perlunya strategi komunikasi alternatif yang dapat membantu anak berinteraksi secara lebih efektif dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah penerapan Augmentative and Alternative Communication (AAC) melalui media komunikasi berbasis gambar maupun alat bantu komunikasi lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru serta orang tua dalam penggunaan alat AAC untuk mendukung kemampuan komunikasi anak autisme di SLB BCD Autis YPALB Sroyo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyusunan buku panduan dan alat AAC, sosialisasi, pelatihan penggunaan alat, pendampingan, serta evaluasi program. Sasaran kegiatan adalah guru dan orang tua peserta didik autisme yang terlibat secara langsung dalam proses pendampingan anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan AAC sebagai media komunikasi alternatif bagi anak autisme. Selain itu, tersedianya buku panduan dan alat AAC diharapkan dapat menjadi sarana pendukung yang berkelanjutan dalam proses pembelajaran dan komunikasi anak di lingkungan sekolah maupun rumah. Program ini diharapkan mampu memperkuat peran keluarga dan guru dalam mengoptimalkan perkembangan komunikasi anak autisme secara lebih efektif dan adaptif.