Mahendra Aswit Sandra Barata
Universitas PGRI Argopuro Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Media Finger Picture And Bottle Caps Dalam Mengoptimalkan Konsentrasi Kognitif Anak Usia 4-5 Tahun di SPS Apel 95 Kertonegoro Kecamatan Jenggawah Dwi Yuliana; Indah Kharismawati; Mahendra Aswit Sandra Barata
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4795

Abstract

Pembelajaran pada anak usia dini menekankan proses interaksi yang menyenangkan dan mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak, termasuk kognitif. Dalam prakteknya, guru sering menjumpai anak yang tampak tidak fokus, sering melamun atau sibuk dengan aktivitas lain selama kegiatan belajar, namun menariknya, beberapa anak justru mampu memahami materi dengan baik meski tidak menunjukkan perhatian visual atau verbal terhadap guru. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan media pembelajaran finger picture and bottle caps dapat mengoptimalkan konsentrasi dan minat belajar pada anak usia 4-5 tahun di SPS Apel 95 Kertonegoro Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Dua alat bantu sederhana yaitu gambar jari (finger picture) dan tutup botol (bottle caps) sangat efektif untuk membantu anak untuk lebih fokus dan berkonsentrasi. Gambar jari yang berupa cetakan atau pola jari berkode, bekerja dengan cara memberikan isyarat visual yang membuat anak untuk memperhatikan, memahami dan meniru pola yang ada. Selain itu, tutup botol berfungsi sebagai alat yang bisa dimainkan dan dipindahkan, dengan itu anak mampu melatih keterampilannya dengan mengambil dan menempatkan benda ini sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan media pembelajaran finger picture dan bottle caps merupakan bahan sederhana dan mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis data kualitatif milik Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga teknik yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penggunaan media finger picture dan bottle caps memberikan solusi strategi pembelajaran yang dapat diterapkan pendidik dalam mengatasi permasalahan rendahnya konsentrasi anak saat mengikuti kegiatan kognitif. Media ini memanfaatkan mengenal konsep kognitif warna dan angka dari gambar jari dan tutup botol untuk meningkatkan konsentrasi anak di SPS Apel 95. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam memilih dan merancang media yang sederhana, murah, mudah ditemukan, tetapi tetap efektif meningkatkan perhatian dan keterlibatan anak.
PENGGUNAAN MEDIA PERMAINAN BALOK DAN RODA PINTAR UNTUK MENGENALKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA ANAK USIA DINI DI TK DHARMA WANITA 02 TAMANSARI Miftahul Janah; Indah Kharismawati; Mahendra Aswit Sandra Barata
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.11820

Abstract

Letter recognition is a fundamental competency in early childhood literacy development; however, monotonous instructional approaches frequently trigger disengagement and impede children's comprehension of letter forms and sounds. This study aims to describe the implementation of letter block and smart wheel media in letter recognition learning among Group B children at TK Dharma Wanita 02 Tamansari. A descriptive qualitative method was employed, involving 15 children aged 5–6 years and one classroom teacher as a supporting informant. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation, subsequently analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, and validated through technique triangulation, source triangulation, and member checking. Findings reveal that letter blocks effectively assisted children in recognizing letter forms through visual and motor stimulation, while the smart wheel supported phonemic awareness through auditory and verbal activities. A total of 12 out of 15 children demonstrated high enthusiasm, and 11 out of 15 were actively engaged throughout the learning sessions, accompanied by improvements in naming letters, distinguishing letter symbols, and associating letters with simple vocabulary. The combination of both media also contributed to the development of language skills, motor coordination, social competencies, and children's self-confidence. Nevertheless, the limited number of subjects and research duration warrant consideration for future studies, which are recommended to involve larger samples and extended intervention periods. ABSTRAK Pengenalan huruf merupakan kompetensi fundamental dalam perkembangan literasi anak usia dini, namun pendekatan pembelajaran yang monoton kerap memicu kejenuhan serta hambatan dalam memahami bentuk dan bunyi huruf. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media balok huruf dan roda pintar dalam pembelajaran pengenalan huruf pada anak kelompok B di TK Dharma Wanita 02 Tamansari. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 15 anak berusia 5–6 tahun dan satu guru kelas sebagai informan pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi teknik, triangulasi sumber, dan member checking. Temuan menunjukkan bahwa balok huruf efektif membantu anak mengenali bentuk huruf melalui stimulasi visual dan motorik, sementara roda pintar mendukung penguasaan bunyi huruf melalui aktivitas auditif dan verbal. Sebanyak 12 dari 15 anak memperlihatkan antusiasme tinggi, dan 11 dari 15 anak terlibat aktif selama pembelajaran, disertai peningkatan kemampuan menyebutkan nama huruf, membedakan simbol, serta mengaitkan huruf dengan kosakata sederhana. Kombinasi kedua media turut berkontribusi terhadap perkembangan bahasa, koordinasi motorik, keterampilan sosial, dan kepercayaan diri anak. Meskipun demikian, keterbatasan jumlah subjek dan durasi penelitian menjadi pertimbangan bagi studi lanjutan yang disarankan melibatkan sampel lebih besar dan periode intervensi lebih panjang.
IMPLEMENTASI PERMAINAN PAPER FOLDING DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4–5 TAHUN DI TK AL HIDAYAH SUNAN BONANG BALUNG JEMBER Arin Pratiwi; Indah Kharismawati; Mahendra Aswit Sandra Barata
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i3.11981

Abstract

Optimal stimulation of fine motor skills is a crucial part of early childhood development, so the learning activities applied need to be adapted to the developmental characteristics of the students. However, preliminary observations conducted at TK Al Hidayah Sunan Bonang Balung Jember indicate that a number of children aged 4–5 years still face obstacles in carrying out activities that require coordinated movement between the hands and fingers. This condition highlights the need to implement learning activities that are enjoyable and able to attract children's interest, one of which is paper folding activities. This study aims to describe the implementation of paper folding activities as an effort to support fine motor development in children aged 4–5 years at TK Al Hidayah Sunan Bonang Balung Jember. A descriptive qualitative approach was applied in this research, with the research subjects being children from Group A. Data collection was carried out through observation of the learning process, interviews with the teacher and school principal, and documentation gathered throughout the implementation of the research. The data analysis process was carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings reveal that paper folding activities provided a learning experience that contributed to improving children's hand-eye coordination, finger movement precision, and the ability to follow instructions step by step. In addition to fine motor aspects, this activity also fostered children's concentration, accuracy, and courage to complete tasks independently. Although some children still required guidance while folding, overall the paper folding activity proved to be a relevant alternative for stimulating fine motor skills in line with the learning characteristics of early childhood. ABSTRAK Stimulasi optimal terhadap kemampuan motorik halus menjadi bagian krusial dalam tumbuh kembang anak usia dini, sehingga aktivitas pembelajaran yang diterapkan perlu disesuaikan dengan karakteristik perkembangan peserta didik. Akan tetapi, observasi awal yang dilakukan di TK Al Hidayah Sunan Bonang Balung Jember mengindikasikan bahwa sejumlah anak pada rentang usia 4–5 tahun masih menghadapi hambatan dalam melaksanakan aktivitas yang menuntut keselarasan gerak antara tangan dan jari. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mampu menarik minat anak, salah satunya melalui aktivitas paper folding. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk memaparkan implementasi kegiatan paper folding sebagai upaya mendukung perkembangan motorik halus pada anak usia 4–5 tahun di TK Al Hidayah Sunan Bonang Balung Jember. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dalam penelitian ini, dengan subjek penelitian berasal dari anak-anak kelompok A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran, wawancara bersama guru dan kepala sekolah, serta dokumentasi yang dihimpun sepanjang pelaksanaan penelitian. Proses analisis data ditempuh melalui tahap reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas paper folding memberikan pengalaman belajar yang berkontribusi pada peningkatan koordinasi mata dan tangan anak, ketepatan gerakan jari, serta kemampuan mengikuti instruksi secara bertahap. Di samping aspek motorik halus, kegiatan ini turut menumbuhkan konsentrasi, ketelitian, dan keberanian anak untuk menuntaskan tugas secara mandiri. Meskipun sebagian anak masih membutuhkan bimbingan saat melipat, secara keseluruhan kegiatan paper folding terbukti dapat dijadikan alternatif stimulasi motorik halus yang relevan dengan karakteristik belajar anak usia dini.