Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Sistem Program Pemberdayaan Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Oleh Pemerintah Pada Program Keluarga Harapan Mochamad Ganiadi; Alia Cinta Kinda; Fanny Khaerunnisa; Athaya Syahla; Muhammad Rizky
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 7 No. 1: Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v7i1.3984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai upaya pemberdayaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka. Pendekatan yang digunakan adalah dengan metode evaluatif, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH telah memberikan dampak positif bagi peningkatan taraf hidup keluarga miskin, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Namun, terdapat kendala seperti ketidaktepatan sasaran penerima bantuan dan keterlambatan pencairan dana. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi partisipasi masyarakat, peran aktif pendamping, serta komunikasi yang efektif antara pendamping dan penerima manfaat. Kesimpulannya, meskipun PKH telah berjalan dengan cukup baik dalam aspek pemberdayaan dan kesejahteraan, masih diperlukan evaluasi data penerima serta peningkatan efisiensi distribusi dana agar program dapat lebih tepat sasaran dan efektif.
Penguatan Tata Kelola Sampah Berbasis Masyarakat Nurma Yunita Sari; Mochamad Ganiadi
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 7 No. 1: Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v7i1.3990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat di RW01 Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh permasalahan lingkungan akibat pembuangan sampah sembarangan dan kurang optimalnya partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Sampah Paguyuban Pemuda Literasi Global (PPLG) menjadi salah satu sarana pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, dengan program seperti budidaya maggot, pembuatan pupuk kompos, serta sistem tabungan emas berbasis sampah. Meskipun terdapat keberhasilan, masih ditemukan kendala seperti rendahnya partisipasi aktif masyarakat dan keterbatasan dana serta sarana prasarana. Oleh karena itu, strategi penguatan tata kelola sampah meliputi peningkatan sosialisasi, pelatihan intensif, dukungan kebijakan pemerintah, dan perluasan kemitraan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan nonformal dalam konteks pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Persepsi Orang Tua dan Remaja Terhadap Kelanjutan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi di Kampung Pasir Al-Amin Karmilah Karmilah; Ila Rosmilawati; Mochamad Ganiadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5358

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kelanjutan lulusan sekolah menengah ke perguruan tinggi di Kampung Pasir Al-Amin dan pentingnya memahami pandangan orang tua serta remaja secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi orang tua dan remaja terhadap kelanjutan pendidikan ke perguruan tinggi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif di Kampung Pasir Al-Amin, Desa Kresek, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Informan berjumlah 10 orang, terdiri atas lima orang tua dan lima remaja yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dan remaja pada dasarnya memiliki persepsi positif terhadap pendidikan tinggi karena dipandang dapat menambah pengetahuan, mengembangkan diri, memperluas peluang kerja, dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, persepsi tersebut bersifat bersyarat dan belum selalu diwujudkan menjadi keputusan kuliah. Keterbatasan ekonomi, keinginan memperoleh penghasilan, kurangnya informasi mengenai perguruan tinggi dan beasiswa, pengaruh lingkungan, serta kebiasaan bekerja atau menikah setelah lulus sekolah menjadi pertimbangan penting. Faktor ekonomi merupakan hambatan paling langsung, sedangkan dukungan keluarga, akses informasi, dan budaya masyarakat menentukan apakah aspirasi pendidikan dapat berkembang menjadi rencana nyata. Temuan menegaskan perlunya komunikasi keluarga, pendampingan pemilihan pendidikan, informasi beasiswa, dan dukungan masyarakat untuk menjembatani persepsi positif dengan tindakan melanjutkan pendidikan.