Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Game online Terhadap Aktivitas Belajar Siswa pada Pelajaran Akidah Ahlak MAN 1 Kota Bima Iin Kurniawati; Luthfiyah Luthfiyah; Nuraini Nuraini
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.316

Abstract

Fenomena kecanduan Game online yang semakin marak di kalangan siswa, yang berpotensi mengganggu konsentrasi mereka dalam mengikuti pelajaran, khususnya pelajaran Akidah Ahlak. Kondisi ini berdampak pada prestasi belajar dan perilaku siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh waktu bermain Game online terhadap konsentrasi siswa dalam pelajaran Akidah Ahlak di MAN 1 Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di MAN 1 Kota Bima, melibatkan siswa kelas X dan XI serta guru Akidah Ahlak sebagai responden. Penelitian ini dilaksanakan sejak September 2024 hingga Januari 2025, dengan durasi penelitian selama empat bulan. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan angket, sedangkan data sekunder melalui dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan Game online berdampak negatif pada konsentrasi belajar siswa, dengan indikasi seperti sering terlambat, bolos, dan tugas yang terbengkalai. Peran guru Akidah Ahlak dalam memberikan pemahaman moral dan bekerja sama dengan orang tua sangat penting untuk mengurangi dampak tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan waktu yang tepat dan peran guru sangat krusial untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa kecanduan Game online dapat mengganggu konsentrasi belajar siswa, yang berpotensi menurunkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, disarankan agar guru Akidah Ahlak memperkuat pemahaman moral siswa dan bekerja sama dengan orang tua untuk mengelola waktu bermain game. Pengelolaan waktu yang tepat sangat diperlukan untuk meningkatkan konsentrasi dan kualitas belajar siswa.
Implementasi Model Pembelajaran Berdiferensiasi pada Anak Usia Dini di TK Yaa Karim Kota Bima Nuraini Nuraini; Ahmadin Ahmadin; Wahyu Mulyadin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.331

Abstract

Pada penelitian ini konteks yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi oleh pendidik di TK Yaa Karim Kota Bima serta bagaimana kendala yang dihadapi oleh guru di sekolah tersebut. Implementasi model pembelajaran berdiferensiasi pada anak usia dini di TK Yaa Karim Kota Bima bertujuan untuk memenuhi kebutuhan individual siswa dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik, minat, dan gaya belajar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan metode observasi dan wawancara untuk mengumpulkan data yang relevan. Lokasi penelitian ini yaitu di TK Yaa Karim Kota Bima yaitu yang beralamat di Kelurahan Pena Na’e Kecamatan Raba Kota Bima, sedangkan waktu penelitian yaitu di bulan Februari sampai pada bulan Maret tahun 2025. Subjek penelitian sendiri yaitu guru kelas TK B 2 dan Kepala Sekolah TK Yaa Karim Kota Bima yang memahami alur dan teori pembelajaran berdiferensiasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di TK Yaa Karim Kota Bima melakukan pemetaan kebutuhan siswa untuk merancang pembelajaran yang sesuai. Mereka menyediakan beragam konten dan metode pengajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Meskipun terdapat tantangan seperti waktu persiapan yang lebih lama dan keterbatasan media pembelajaran, penerapan model ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan kreativitas anak. Pentingnya dukungan pelatihan bagi guru dan penyediaan sumber daya yang memadai juga diidentifikasi sebagai faktor kunci untuk keberhasilan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut dalam praktik pembelajaran untuk mengoptimalkan potensi anak usia dini di TK Yaa Karim. Implikasi dari penelitian mengenai judul di atas di ialah tentang peningkatan kualitas pembelajaran melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi serta kendala yang dihadapi oleh guru dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi di TK Yaa Karim Kota Bima.
Strategi Outdoor Learning Terhadap Kemampuan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Di TK Yaa Bunayya Kota Bima Hayatul Nufus; Nuraini Nuraini; Fuaduddin Fuaduddin
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi outdoor learning serta dampaknya terhadap kemampuan sosial-emosional anak usia dini di TK Yaa Bunayya Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, wali kelas, dan guru TK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi outdoor learning diterapkan melalui berbagai kegiatan di luar kelas seperti bermain kelompok, eksplorasi lingkungan, dan pembelajaran berbasis pengalaman langsung. Penerapan strategi ini memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial-emosional anak, yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan interaksi sosial, kerja sama, empati, kepercayaan diri, serta kemampuan mengendalikan emosi. Anak menjadi lebih aktif, berani berinteraksi, dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi outdoor learning efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak usia dini. Oleh karena itu, strategi ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam mendukung perkembangan anak secara optimal.