Abdurrahman Abdurrahman
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Peran Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak di TK IT Harapan Islam Dompu Khusnul Khotimah; Ihlas Ihlas; Abdurrahman Abdurrahman; Agus Salam
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.328

Abstract

Rendahnya kemampuan interaksi sosial anak di TK disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap pentingnya pengembangan keterampilan sosial, pengaruh teknologi, kurangnya pengalaman bermain bersama teman sebaya, serta faktor lingkungan keluarga dan keterbatasan pendidik dalam mengelola dinamika sosial di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam mengembangkan interaksi sosial anak kelompok B di TK IT Harapan Islam Dompu. Interaksi sosial pada anak usia dini merupakan aspek krusial dalam perkembangan sosial emosional mereka, yang dapat dipengaruhi oleh bimbingan dan strategi pengajaran yang diterapkan oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan di TK Islam Harapan Islam Dompu, dimulai dari Bulan Februari s.d Maret 2025. Subjek dalam penelitian mencakup guru-guru yang mengajar di TK IT Harapan Islam Dompu serta anak-anak TK B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan penting dalam mengembangkan keterampilan sosial anak melalui strategi seperti pembelajaran berbasis bermain dan keteladanan, dengan dukungan lingkungan sekolah dan orang tua. Namun, hambatan seperti perbedaan karakter anak dan keterbatasan komunikasi mempengaruhi perkembangan interaksi sosial, sehingga pendekatan yang lebih adaptif dan kolaboratif dibutuhkan. Penelitian ini memberikan implikasi penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Taman Kanak-Kanak dengan menunjukkan bagaimana peran guru dalam mengembangkan kemampuan interaksi sosial anak dapat memperkuat keterampilan sosial mereka, serta berkontribusi pada pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif dan inklusif di lingkungan pendidikan anak usia dini.
Kreativitas Siswa Melalui Kegiatan Bermain Tradisiaonal Raba-Raba Dalam Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Suriani Suriani; Hendra Hendra; Abdurrahman Abdurrahman
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 7 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i7.12249

Abstract

This study aims to describe students’ creativity through the implementation of the traditional raba-raba game as an effort to improve children’s social-emotional abilities at Al-Mahasin Kindergarten in Bima. This research employed a qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of 15 Group B children aged 5–6 years, while the supporting informants included three teachers and five parents. Data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. The results of the study showed that children’s creativity appeared in three main aspects: the ability to choose hiding places, the ability to develop playing strategies, and the ability to express emotions and communicate during the activity. The implementation of the traditional raba-raba game was carried out through three stages, namely planning, implementation, and evaluation. The supporting factors for children’s creativity included children’s enthusiasm, the role of teachers, the condition of the play environment, and parental involvement. Meanwhile, the inhibiting factors included time constraints, differences in children’s characteristics, disturbances from the surrounding environment, and gadget use. Therefore, the traditional raba-raba game has proven to be effective as a medium for developing creativity and social-emotional abilities in early childhood in an integrated manner.