Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Interaksi Sosial Dan Fungsi Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Zuheri
Indonesia Vol 4 No 1 (2022): April
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya lansia menghadapi kelemahan, keterbatasan dan ketidakmampuan, sehingga kualitas hidup lanjut usia menjadi menurun untuk itu diperlukan interaksi sosial dan fungsi keluarga dalam menunjang kualitas hidup lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan interaksi sosial dan fungsi keluarga dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Pusong Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Desain penelitian analitik untuk menguji hipotesis dengan pendekatan cross sectional. Survey awal tanggal 21 Maret 2022 dan penelitian telah dilakukan pada tanggal 01 Agustus sampai dengan 06 Agustus 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang berumur 60 sampai 74 tahun di Desa Pusong Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe sebanyak 63 lansia. Sampel dalam penelitian ini adalah 63 lansia dengan menggunakan teknik total populasi. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner. Metode pengolahan data dengan langkah editing, coding, transfering dan tabulating. Berdasarkan hasil analisis univariat interaksi sosial pada lansia berada pada kategori baik sebanyak 38 responden (60.3%), fungsi keluarga pada lansia berada pada kategori baik sebanyak 38 responden (60.3%) dan kualitas hidup pada lansia berada pada kategori baik yaitu sebanyak 26 responden (41.3%). Hasil analisis bivariat didapatkan p value < α= 0.05, jadi dapat disimpulkan bahwa ada hubungan interaksi sosial dan fungsi keluarga dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Pusong Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Pasien Tentang Infeksi Saluran Kemih Miftahul Jannah; Zuheri; Zulkifli
Indonesia Vol 4 No 2 (2022): September
Publisher : STIKes Darussalam Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut National Kidney and Urologic Diseases Information Clearinghouse (NKUDIC), ISK merupakan penyakit infeksi kedua tersering setelah infeksi saluran pernafasan dan sebanyak 8,3 juta kasus dilaporkan per tahun. Infeksi saluran kemih dapat menyerang pasien dari segala usia mulai bayi baru lahir hingga orang tua Perempuan lebih sering terkena ISK daripada laki-laki. Berdasarkan data penelitian epidemiologi klinik, 25-35% perempuan lebih sering terkena ISK karena uretra perempuan lebih pendek sehingga bakteri kontaminan lebih mudah menuju kandung kemih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap pasien tentang kejadian infeksi saluran kemih di RSUD dr. Fauziah Bireuen. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Umum RSUD dr. Fauziah Bireuen pada bulan Agustus 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang ada di Poliklinik Urologi yang berjumlah 37 orang dengan teknik total populasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa frekuensi pengetahuan pasien tentang infeksi saluran kemih sebagian besar berada pada kategori kurang sebanyak 23 orang (62,2%). Frekuensi sikap pasien tentang infeksi saluran kemih sebagian besar berada pada kategori negatif sebanyak 22 orang (59,5%). Hasil analisa statistik menggunakan chi square test didapatkan p value = 0,001 < α = 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan sikap pasien tentang kejadian infeksi saluran kemih di RSUD dr. Fauziah Kabupaten Bireuen.
Pengaruh Pemberian Jus Sirsak terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Lansia di Desa Kampung Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe Linda Andriani; Rohana; Meilisa Silviana; Zuheri; Cut Linar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1734

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia dan dapat mengganggu rasa nyaman, aktivitas sehari-hari, serta kualitas hidup. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam membantu menurunkan intensitas nyeri adalah pemanfaatan jus sirsak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus sirsak terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia di Desa Kampung Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 42 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi jus sirsak. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian jus sirsak sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 25 orang (59,5%), dengan nilai rata-rata skor nyeri sebesar 5,90. Setelah pemberian jus sirsak, sebagian besar responden mengalami nyeri ringan sebanyak 23 orang (54,8%), dengan nilai rata-rata skor nyeri menurun menjadi 3,38. Terjadi penurunan rata-rata skor nyeri sebesar 2,52 poin setelah diberikan intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pemberian jus sirsak terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian jus sirsak berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia di Desa Kampung Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.