Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Preferensi Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Terhadap Media Belanja Digital Andrieka Natalia Christianty; Rinesia Sulistya Sirait; Yemima Agustin Kaban; Timothy
Jurnal Semesta Ilmu Manajemen dan Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2025): Edisi Juni
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/j-sime.v1i4.613

Abstract

The rapid development of digital technology has transformed various aspects of daily life, particularly among university students. This study aims to analyze the preferences of students from the Faculty of Economics and Business regarding the use of e-commerce as a digital shopping medium, focusing on the platforms used, types of products purchased, preferred payment methods, and ease of use. This research employs a descriptive quantitative approach and survey method involving 68 student respondents. Data were analyzed using descriptive statistics and the chi-square test to examine the relationship between e-commerce platforms and both product categories and payment methods, supported by qualitative analysis from open-ended questionnaires. The results show that Shopee is the most dominant platform, with a usage rate of 72.1%, followed by TikTok Shop. The most frequently purchased products are cosmetics and fashion, with most of these purchases made via Shopee. Bank transfer was the most preferred payment method (61.8%), although COD is still used by some respondents. The chi-square test revealed a statistically significant relationship between the e-commerce platform and the type of product purchased (p < 0.05), but no significant relationship was found between platform choice and payment method (p > 0.05). This study concludes that students' preferences are influenced by ease of use, dominant product categories, and flexible payment options. These findings are expected to inform e-commerce platform developers in formulating marketing strategies that align with student consumer behavior.
Upaya Peningkatan Kesadaran Energi Terbarukan Melalui Pelatihan Media Edukasi Panel Surya Mini di SMAN 19 Bekasi Ngia Masta; Manogari Sianturi; Septina Severina Lumbantobing; Faradiba; Nya Daniaty Malau; Aldiman Firdaus; Timothy; Alwan Yohanis Lolo; Yolanda Zebua; Novanto Nomleni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.27923

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk terpadat di dunia, menghadapi tantangan permintaan pasokan energi yang terus meningkat. Hal ini mendorong urgensi transisi energi fosil ke energi terbarukan, dimulai dengan penumbuhan kesadaran terhadap yang berkelanjutan. Sejalan dengan itu, program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran energi terbarukan pada siswa SMA. Keterbatasan alat peraga menjadi salah satu penyebab hambatan dalam penumbuhan kesadaran akan energi terbarukan, yang dikonfirmasi oleh hasil observasi awal di SMAN 19 Bekasi. Sebagai bentuk solusi dari permasalahan yang dialami, pada tanggal 21 Agustus 2025 Prodi Pendidikan Fisika FKIP UKI menyelenggarakan PKM berupa pelatihan perakitan dan pengoperasian kit panel surya mini di SMAN 19, yang terdiri dari kit aplikasi panel surya dan kereta panel surya. Peserta dalam PKM ini adalah 43 orang siswa kelas XII konsentrasi teknik. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui keberhasilan kegiatan, yang dilakukan melalui observasi keberhasilan peserta dalam merakit dan mengoperasikan kit panel surya, serta survei kepuasan peserta. Instrumen evaluasi berupa kuisioner dengan skala likert 1-5. Indikator yang digunakan untuk mengukur tumbuhnya kesadaran terhadap energi terbarukan yaitu: kesesuaian kegiatan PKM untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan, ada dorongan minat terhadap teknologi energi terbarukan, serta tumbuh inspirasi secara pribadi untuk merakit teknologi terkait energi terbarukan. Hasil observasi menunjukkan bahwa seluruh kelompok (100%) berhasil merakit dan mengoperasikan kit panel surya. Sementara hasil survei menunjukkan masing-masing 78,33% siswa setuju bahwa kegiatan pelatihan mendorong minat dan memberi inspirasi merakit peralatan terkait energi terbarukan,serta  76,68% pelatihan menambah wawasan dan keterampilan. Lebih lanjut, program ini berpotensi berkelanjutan karena guru berkomitmen untuk menggunakannya dalam pembelajaran sains di masa mendatang. Model program ini berpotensi direplikasi di sekolah lain guna mendukung agenda nasional dalam meningkatkan literasi energi terbarukan.