Mohd Fadzil, Huda Binti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dari Masyumi Ke Partai Bulan Bintang: Kontinuitas Ideologi dan Pengaruhnya dalam Politik Pemerintahan Indonesia Nisa, Khoirun; Yusuf, Kamal; Basuki, Syachrazad Niken; Mohd Fadzil, Huda Binti
RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35961/rsd.v6i1.2058

Abstract

Masyumi merupakan partai Islam modernis terbesar pada era demokrasi parlementer yang menekankan demokrasi, ekonomi syariah, dan antikomunisme. Pembubarannya oleh Presiden Soekarno pada 1960 menghilangkan wadah politik Islam modernis. Pada era Reformasi, Partai Bulan Bintang (PBB) didirikan untuk melanjutkan perjuangan Masyumi, tetapi menghadapi tantangan besar dalam meraih dukungan politik yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontinuitas ideologi dan perbedaan antara Masyumi dan Partai Bulan Bintang dalam dinamika politik Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PBB mewarisi landasan ideologis Masyumi, terutama dalam menjadikan Islam sebagai prinsip utama perjuangan politik, partai ini tidak mampu mengulangi kesuksesan historis pendahulunya. Faktor-faktor seperti perubahan lanskap politik nasional, menurunnya basis pemilih ideologis, serta dinamika internal partai turut mempengaruhi lemahnya posisi PBB di panggung politik nasional. Kajian ini menegaskan bahwa keberlanjutan ideologi tidak menjamin keberhasilan politik apabila tidak diikuti dengan kemampuan adaptasi terhadap tantangan zaman.
NICOLAI SINAI’S HISTORICAL-CRITICAL APPROACH TO THE QUR’AN: A CRITICAL STUDY OF LITERARY COHERENCE, CHRONOLOGY, AND INTERTEXTUALITY Ali, Asyiq Billah; Maulida Fitri Fi Ardillah; Mohd Fadzil, Huda Binti; Iwanebel, Fejrian Yazdajird
Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur'an dan Tafsir Vol 10 No 1 (2025): Volume 10 No. 1 June 2025
Publisher : The Department of the Qur'anic Studies, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at-tibyan.v10i1.11367

Abstract

This article examines the historical-critical approach developed by Nicolai Sinai in Quranic studies. The main focus includes three methodological dimensions: literary coherence and secondary revision, inner-Qur’anic chronology, and intertextuality. Through a qualitative library research method, this study explores how Sinai's approach offers an empirical and systematic alternative to traditional and earlier Western historical-critical methods that are often accused of undermining Islamic orthodoxy. Sinai’s contribution fills a significant gap in contemporary Qur’anic hermeneutics by bridging classical Islamic interpretive traditions and modern critical methodologies. His framework offers a more nuanced and respectful engagement with the Qur’anic text, avoiding reductionist tendencies while encouraging deeper philological and literary analysis. The study reveals how Sinai’s moderate historical-critical model, grounded in textual data, can enrich both Western and Islamic scholarship in understanding the historical development, structure, and intertextual dialogue of the Qur’an.