Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Tingkat Perilaku Bullying di SMK Gelora Jaya Nusantara dan SMA Primbana Medan Nabila, Nabila; Afrizal, Nasyah Adzkiah; Nurhayati, Nurhayati
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat perilaku bullying di SMK Gelora Jaya Nusantara dan SMA Primbana Medan dan juga mengidenfifikasi bentuk bullying yang sering dialami oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data tentang perilaku bullying di kedua sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat perilaku bullying di kedua sekolah, dimana SMK Gelora Jaya Nusantara memiliki tingkat perilaku bullying yang lebih tinggi yaitu 60,6% dari 33 siswa dibandingkan dengan SMA Primbana Medan yang hanya 37,5% dari 24 siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa bentuk bullying yang sering dialami oleh siswa adalah bullying secara verbal. Dengan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi sekolah dan stakeholder terkait untuk mengembangkan strategi pencegahan dan penanganan bullying di sekolah.
Perbandingan Tingkat Perilaku Bullying di SMK Gelora Jaya Nusantara dan SMA Primbana Medan Nabila, Nabila; Afrizal, Nasyah Adzkiah; Nurhayati, Nurhayati
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat perilaku bullying di SMK Gelora Jaya Nusantara dan SMA Primbana Medan dan juga mengidenfifikasi bentuk bullying yang sering dialami oleh siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan kuesioner untuk mengumpulkan data tentang perilaku bullying di kedua sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat perilaku bullying di kedua sekolah, dimana SMK Gelora Jaya Nusantara memiliki tingkat perilaku bullying yang lebih tinggi yaitu 60,6% dari 33 siswa dibandingkan dengan SMA Primbana Medan yang hanya 37,5% dari 24 siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa bentuk bullying yang sering dialami oleh siswa adalah bullying secara verbal. Dengan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi sekolah dan stakeholder terkait untuk mengembangkan strategi pencegahan dan penanganan bullying di sekolah.
Tantangan dan Strategi Manajemen Kesehatan di Era Digital Agustina, Dewi; Ginting, Raisya Rhadella Br; Maharani Srg, Rika Aulia; Afifah, Safira; Khair, Afra Fitri Aulia; Tittahira, Aiskha; Afrizal, Nasyah Adzkiah; Dinanti, Adevia Putri; Harahap, Fadilla Albi; Nafiah, Rifa; Aqilah, Syaskiah; Putra, Tommy Adhiyaksah; Fathriansyah, Arkaan; Balqis, Natasya; Azizah, Nadiyah Azka Salsabilla
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7241

Abstract

Jurnal ini membahas tantangan dan strategi manajemen kesehatan di era digital yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Transformasi digital membawa dampak besar terhadap sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas layanan. Namun, kemajuan ini juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti isu privasi data, kesenjangan digital, dan keterbatasan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengoperasikan teknologi baru. Analisis menunjukkan bahwa banyak organisasi kesehatan masih menghadapi hambatan berupa infrastruktur yang belum memadai serta kekhawatiran terhadap keamanan informasi pasien. Untuk menjawab permasalahan tersebut, diperlukan kebijakan keamanan data yang kuat, peningkatan fasilitas teknologi, serta pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem manajemen kesehatan yang lebih efektif, aman, dan inklusif di era digital.