Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Remaja di Indonesia: Studi Literatur Wahyudi, Wahyudi; Mahesa, Abdillah Putra; Putri, Adinda Lydia; Dalimunthe, Adinda Naila Apsari; Widitya, Debby; Afifah, Safira
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 1 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss1.1587

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan isu yang semakin penting di tengah perkembangan zaman dan tekanan sosial yang kompleks. Remaja berada pada masa transisi yang rentan secara emosional, sehingga berisiko mengalami gangguan psikologis jika tidak mendapat dukungan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi kesehatan mental remaja di Indonesia melalui kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diambil dari jurnal ilmiah dan dokumen relevan yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kondisi mental remaja dipengaruhi oleh faktor internal seperti rasa syukur, kepercayaan diri, dan nilai spiritual, serta faktor eksternal seperti pola asuh, tekanan akademik, media sosial, lingkungan sosial ekonomi, dan dukungan teman sebaya. Pemahaman terhadap faktor-faktor ini sangat penting sebagai dasar untuk merancang strategi pencegahan dan pendampingan yang tepat dan kontekstual. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis sebagai rujukan dalam pengembangan program intervensi kesehatan mental berbasis lingkungan keluarga, sekolah, dan komunitas.
Memaknai Nilai-Nilai Desa Patoman Sebagai Desa Kebangsaan di Kabupaten Banyuwangi Afifah, Safira; Febiyanti, Alisa; Romadloni, Sahru; Pradana, Dian Arief
JURNAL PUSPAKA Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Pusat Studi Pancasila dan Kebijakan
Publisher : Pusat Studi Pancasila dan Kebijakan Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/jurnalpuspaka.v1i2.309

Abstract

Konsep desa kebangsaan telah menjadi sorotan dalam upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menjadikan Desa Patoman sebagai salah satu desa kebangsaan di Indonesia. Dengan keragaman agama, etnis, dan budaya yang tinggi, Desa Patoman memiliki potensi besar sebagai model bagi desa-desa lain dalam mewujudkan keberagaman dalam bingkai persatuan. desa kebangsaan serta implikasi kebijakan yang diperlukan untuk mengembangkan desa-desa serupa. Adanya desa kebangsaan bukan sekedar suatu desa yang publikasikan, identifikasi munculnya desa patoman sebagai desa kebangsaan perlu dilakukan. Tentu hal ini menjadi penting sebagai referesi untuk mengatur desa yang memiliki ciri mengahargai keberagaman dan perbedaan untuk ditetapkan sebagai desa kebangsaan. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang karakteristik desa kebangsaan serta implikasi kebijakan yang diperlukan untuk mengembangkan desa-desa serupa.
Tantangan dan Strategi Manajemen Kesehatan di Era Digital Agustina, Dewi; Ginting, Raisya Rhadella Br; Maharani Srg, Rika Aulia; Afifah, Safira; Khair, Afra Fitri Aulia; Tittahira, Aiskha; Afrizal, Nasyah Adzkiah; Dinanti, Adevia Putri; Harahap, Fadilla Albi; Nafiah, Rifa; Aqilah, Syaskiah; Putra, Tommy Adhiyaksah; Fathriansyah, Arkaan; Balqis, Natasya; Azizah, Nadiyah Azka Salsabilla
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7241

Abstract

Jurnal ini membahas tantangan dan strategi manajemen kesehatan di era digital yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Transformasi digital membawa dampak besar terhadap sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas layanan. Namun, kemajuan ini juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti isu privasi data, kesenjangan digital, dan keterbatasan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengoperasikan teknologi baru. Analisis menunjukkan bahwa banyak organisasi kesehatan masih menghadapi hambatan berupa infrastruktur yang belum memadai serta kekhawatiran terhadap keamanan informasi pasien. Untuk menjawab permasalahan tersebut, diperlukan kebijakan keamanan data yang kuat, peningkatan fasilitas teknologi, serta pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem manajemen kesehatan yang lebih efektif, aman, dan inklusif di era digital.