Thoriq, Yogie Rizkia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Pendirian Bank Muamalat Indonesia Tahun 1991 Thoriq, Yogie Rizkia
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol 3, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v3i1.38331

Abstract

.This research aims to examine the history and urgency of the establishment of Bank Muamalat Indonesia in 1991 as a reflection of the rise of sharia finance in Indonesia. The method used in this research is a historical method with a social science approach that uses social accommodation theory. In this research it was found that the process of establishing Bank Muamalat Indonesia involved many parties such as the Government, the Indonesian Ulema Council, the Association of Indonesian Muslim Scholars, as well as Muslim entrepreneurs. There are obstacles in realizing the idea of establishing the first sharia banking in Indonesia, such as differences in political views, seeking initial capital, and the legal basis that is not yet available. In the end, these obstacles could be overcome by adjusting political views, then looking for investors, and issuing various monetary policies that supported the establishment of sharia banks in Indonesia, so that in 1991 the first sharia banking was established in Indonesia, namely Bank Muamalat Indonesia. The results of this research are that the establishment of Bank Muamalat Indonesia has a very important urgency and influence in developing social, economic and cultural aspects in Indonesia according to sharia.
Urgensi Pendirian Bank Muamalat Indonesia Tahun 1991 Thoriq, Yogie Rizkia
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3, No. 1, Juni 2024
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v3i1.38331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan urgensi pendirian Bank Muamalat Indonesia pada tahun 1991 sebagai salah satu refleksi bangkitnya keuangan syariah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah melalui pendekatan ilmu sosial yang menggunakan teori akomodasi sosial. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa proses pendirian Bank Muamalat Indonesia melibatkan banyak pihak seperti Pemerintah, Majelis Ulama Indonesia, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, serta para pengusaha Muslim. Terdapat hambatan dalam mewujudkan ide pendirian perbankan syariah pertama di Indonesia, seperti perbedaan pandangan politik, mencari modal awal, sampai landasan hukum yang belum tersedia. Pada akhirnya hambatan-hambatan tersebut dapat teratasi dengan menyesuaikan pandangan politik, kemudian mencari para investor, dan menerbitkan berbagai kebijakan moneter yang mendukung pendirian bank syariah di Indonesia, sehingga pada 1991 berdirilah perbankan syariah pertama di Indonesia yaitu Bank Muamalat Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pendirian Bank Muamalat Indonesia memiliki urgensi yang sangat penting dan berpengaruh dalam mengembangkan aspek sosial, ekonomi, dan budaya di Indonesia secara syariah.