Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya dampak belanja langsung dan belanja tidak langsung terhadap kemiskinan di provinsi Papua baik dampak secara langsung maupun dampak tidak langsung melalui pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita. Data penelitian menggunakan data time series periode 2010-2022. Dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh belanja langsung terhadap kemiskinan didapatkan nilai koefisien belanja langsung pada 29 kabupaten/kota sebesar -0,1147 dalam artian bahwa jika belanja langsung dinaikkan sebesar 1 % di masing-masing kabupaten/kota maka akan berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan sebesar 0,1147 % pada masing-masing kabupaten/kota se provinsi Papua, nilai probabality sebesar 0,0002 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05 (0,002<0,05), mencermati hasil interpretasi diatas maka dapat dijelaskan bahwa pemerintah daerah kabupaten/kota se provinsi Papua didorong untuk meningkatkan belanja langsung sebab variabel endogen tersebut memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan. Pengaruh belanja tidak langsung terhadap kemiskinan didapatkan nilai koefisien sebesar -0,048658 dalam artian bahwa jika belanja tidak langsung naik sebesar 1 % di masing-masing kabupaten/kota maka akan berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan sebesar 0,048658 % pada masing-masing kabupaten/kota se provinsi Papua dengan tingkat probabilitas sebesar 0,2960 > 0,05 artinya bahwa belanja tidak langsung berpengaruh tidak signifikan terhadap penurunan tingkat kemiskinan, hal ini disebabkan karena pemerintah daerah kabupaten/kota lebih memfokuskan belanja tidak langsung ke belanja Gedung dan bangunan, jalan, irigasi dan jaringan. Pengaruh belanja langsung terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita sebesar - 0,2381 yang berarti bahwa jika belanja langsung masing-masing kabupaten/kota dinaikkan 1%, maka rata-rata tingkat kemiskinan yang terjadi pada masing-masing kabupaten/kota se provinsi Papua akan mengalami penurunan sebesar 0,2381%. Pengaruh belanja tidak langsung terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perkapita sebesar - 0,0609 yang berarti bahwa jika belanja tidak langsung masing-masing kabupaten/kota dinaikkan 1%, maka rata-rata tingkat kemiskinan yang terjadi pada masing-masing kabupaten/kota se provinsi Papua akan mengalami penurunan sebesar 0,0609%.