Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROGRAM PELATIHAN DIGITAL UNTUK UMKM: MENINGKATKAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DAN PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL Misdawita, Misdawita; Aulia, Ando Fahda; Rahmadhani, Tara; Fatimah, Siti; Adetya, Reza; Pasaribu, Nata; Pasaribu, Mukser; Permana, Andikha; Simanullang, Marcell Vanry; Panjaitan, Daniel Fransisco; pertiwi, Dwina; Gresia, Wulana Val
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8784

Abstract

Digitalisasi menawarkan berbagai macam kemudahan dalam bertransaksi, namun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih tertutup terhadap hal tersebut. Salah satu alasannya adalah kurangnya pengetahuan pelaku usaha tentang digitalisasi. Sangat sedikit UMKM  yang memiliki pengetahuan berbasis teknologi. Menyikapi isu tersebut, tim pengabdian Universitas Riau berinisiatif untuk mendorong digitalisasi UMKM di desa Aliantan Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digitalisasi dan media sosial untuk promosi produk, membuat konten menarik, pembuatan katalog produk dalam bentuk QR code. Metode yang digunakan adalah melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan terhadap pelaku usaha UMKM. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digitalisasi untuk menaikkan level dari UMKM mereka dan hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penguatan ekosistem digital dalam sektor ekonomi.
Pembangunan Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan Perdesaan: Analisis Eksternalitas Negatif Pembakaran Lahan Gambut dan Alternatif Kebijakan Berkelanjutan di Provinsi Riau Siregar, Diana Gusma; Panjaitan, Daniel Fransisco; Kristin, Indri Lidia; Safitri, Laila Jumiati; Taryono, Taryono
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6557

Abstract

Provinsi Riau sebagai pemilik kawasan gambut terluas di Indonesia (±5,4 juta hektare) menghadapi persoalan struktural berulang berupa pembakaran lahan gambut yang menimbulkan eksternalitas negatif multidimensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak eksternalitas negatif pembakaran lahan gambut terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan perdesaan di Provinsi Riau, serta merumuskan alternatif kebijakan berkelanjutan yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus berbasis data sekunder, yang bersumber dari publikasi KLHK, BPS, BRGM, SIPONGI+, dan literatur ilmiah terindeks Scopus dan Sinta tahun 2017–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembakaran lahan gambut menimbulkan kerugian ekonomi sebesar Rp 20 triliun pada tahun 2015, dengan petani kehilangan 15–25 persen pendapatan tahunan selama musim asap. Secara sosial, karhutla mengakibatkan 31.093 kasus ISPA hingga Agustus 2023 dan penutupan sekolah hingga 30 hari berturut-turut yang menghambat akumulasi modal manusia. Dari sisi lingkungan, sektor kehutanan menyumbang emisi GRK sebesar 1,5 juta Gg CO₂ pada 2015, dengan setiap hektare gambut yang terbakar melepaskan hingga 427,2 ton karbon. Temuan ini mengonfirmasi terjadinya kegagalan pasar sistemik di mana pelaku pembakaran hanya menanggung biaya privat yang kecil, sementara biaya sosial dan lingkungan dibebankan kepada masyarakat luas dan generasi mendatang. Kebijakan yang berkelanjutan membutuhkan pendekatan terintegrasi mencakup insentif pertanian tanpa bakar, pemberdayaan komunitas berbasis kearifan lokal, restorasi ekosistem gambut terpadu, dan penguatan akuntabilitas korporasi melalui instrumen Pigouvian Tax dan Payment for Ecosystem Services (PES).