Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Mitos Kecantikan dan Tubuh Perempuan Dalam Film Tall Girl (2019): Analisis Representasi Dengan Perspektif Naomi Wolf Syalsabilla, Najwa; Andika, Arya Dwi; Sitohang, Putri Wahyuni; Manurung, Vita Nancy; Nazwa, Zahira
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i1.6403

Abstract

Film Tall Girl (2019) menyajikan kisah seorang remaja perempuan bernama Jodi Kreyman yang mendapatkan tekanan sosial akibat tinggi badannya, sebuah karakteristik fisik yang dianggap menyimpang dari standar kecantikan feminim dalam budaya populer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mitos kecantikan direpresentasikan dalam film Tall Girl melalui unsur narasi, visual, serta interaksi sosial, dan bagaimana The Beauty Myth karya Naomi Wolf dapat menjelaskan bentuk penindasan terhadap tubuh perempuan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis wacana, penelitian ini menemukan bahwa film secara konsisten menggambarkan tubuh Jodi sebagai persoalan yang harus diselesaikan untuk mendapatkan penerimaan sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa standar kecantikan masih dinormalisasi secara halus melalui media populer, dengan menjadikan tubuh perempuan sebagai objek kontrol sosial dan sumber krisis identitas. Teori Naomi Wolf menjadi landasan untuk analisis yang relevan yang mengkritisi relasi kuasa tersembunyi dalam narasi film serta menyoroti bagaimana budaya populer turut melsnggengkan dominasi patriarki melalui konstruksi kecantikan 
Etika Berbicara Dalam Promosi Film A Business Proposal: Kajian Pragmatik Atas Ujaran Abidzar Syalsabilla, Najwa; Siagian, Nency; Andika, Arya Dwi; Silaban, Devi; Harahap, Safinatul Hasanah
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5990

Abstract

Penilitan ini bertujuan untuk menganalisis pengggunaan bahasa dalam berkomunikasi atau menyampaikan sebuah statement di wawancara Abidzar pada promosi film A Business Proposal dengan teori Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan melihat bagaimana struktur bahasa, pilihan kata dan konteks sosialnya berkontribusi dalam promosi film A Busniess Proposal. Data analisis yang digunakan berupa rekaman wawancara promosi, berita, dan video yang telah beredar di internet. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana kebahasan yang digunakan oleh Abidzar saat melakukan promosi. Penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang bagaimana etika berbicara dan pemilihan kata dalam berkomunikasi yang baik.
Mitos Kecantikan dan Tubuh Perempuan Dalam Film Tall Girl (2019): Analisis Representasi Dengan Perspektif Naomi Wolf Syalsabilla, Najwa; Andika, Arya Dwi; Sitohang, Putri Wahyuni; Manurung, Vita Nancy; Nazwa, Zahira
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i1.6403

Abstract

Film Tall Girl (2019) menyajikan kisah seorang remaja perempuan bernama Jodi Kreyman yang mendapatkan tekanan sosial akibat tinggi badannya, sebuah karakteristik fisik yang dianggap menyimpang dari standar kecantikan feminim dalam budaya populer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mitos kecantikan direpresentasikan dalam film Tall Girl melalui unsur narasi, visual, serta interaksi sosial, dan bagaimana The Beauty Myth karya Naomi Wolf dapat menjelaskan bentuk penindasan terhadap tubuh perempuan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis wacana, penelitian ini menemukan bahwa film secara konsisten menggambarkan tubuh Jodi sebagai persoalan yang harus diselesaikan untuk mendapatkan penerimaan sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa standar kecantikan masih dinormalisasi secara halus melalui media populer, dengan menjadikan tubuh perempuan sebagai objek kontrol sosial dan sumber krisis identitas. Teori Naomi Wolf menjadi landasan untuk analisis yang relevan yang mengkritisi relasi kuasa tersembunyi dalam narasi film serta menyoroti bagaimana budaya populer turut melsnggengkan dominasi patriarki melalui konstruksi kecantikan 
Etika Berbicara Dalam Promosi Film A Business Proposal: Kajian Pragmatik Atas Ujaran Abidzar Syalsabilla, Najwa; Siagian, Nency; Andika, Arya Dwi; Silaban, Devi; Harahap, Safinatul Hasanah
Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v2i1.5990

Abstract

Penilitan ini bertujuan untuk menganalisis pengggunaan bahasa dalam berkomunikasi atau menyampaikan sebuah statement di wawancara Abidzar pada promosi film A Business Proposal dengan teori Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan melihat bagaimana struktur bahasa, pilihan kata dan konteks sosialnya berkontribusi dalam promosi film A Busniess Proposal. Data analisis yang digunakan berupa rekaman wawancara promosi, berita, dan video yang telah beredar di internet. Hasil penelitian ini menunjukkan bagaimana kebahasan yang digunakan oleh Abidzar saat melakukan promosi. Penelitian ini dapat memberikan gambaran tentang bagaimana etika berbicara dan pemilihan kata dalam berkomunikasi yang baik.
Analisis Komparatif Mitos Roro Jonggrang dan Dayang Sumbi: Tinjauan Psikoanalisis Jacques Lacan Tentang Hasrat dan Hukum Simbolik Andika, Arya Dwi; br Sitepu, Ecka Libertyta; Siagian, Nency; br Manik, Rut Putriana; Sianturi, Sukma Pebri; Sianturi, Yosia
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.2211

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan analisis komparatif terhadap mitos Roro Jonggrang dan Dayang Sumbi menggunakan tinjauan psikoanalisis Jacques Lacan untuk mengidentifikasi dinamika hasrat (desire), kekurangan (lack), dan hukum simbolik (Symbolic Law) yang membentuk konflik dan penyelesaian tokoh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis teks (close reading) yang berfokus pada identifikasi konsep-konsep Lacanian (Real, Imajiner, Simbolik, dan objet petit a) dalam struktur naratif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua legenda berfungsi sebagai mekanisme kultural untuk menegaskan batas-batas peradaban dan hukum moral masyarakat. Dalam kisah Dayang Sumbi, ketidakhadiran struktur paternal (lack dan Name-of-the-Father) akibat trauma ranah Real (kelahiran yang di luar logika simbolik) memicu hasrat inses Sangkuriang dalam ranah Imajiner. Dayang Sumbi kemudian bertindak sebagai representasi Hukum Simbolik yang memulihkan tatanan melalui penanda (signifier) dan syarat mustahil. Sementara itu, kisah Roro Jonggrang menampilkan hasrat Bandung Bondowoso sebagai objet petit a (objek hasrat yang tak pernah terpenuhi) yang diatasi melalui tindakan spektakuler ranah Imajiner. Ketika Roro Jonggrang meretas hukum simbolik (syarat candi) dengan tipu daya, konsekuensinya adalah pembalasan Simbolik brutal berupa kutukan. Pengubahan Roro Jonggrang menjadi arca merefleksikan fetishisasi kekurangan—substitusi simbolik untuk kekosongan hasrat yang hilang. Secara keseluruhan, kedua mitos ini menunjukkan bahwa ketegangan antara hasrat pribadi (Imaginary) dan hukum etika kolektif (Symbolic) akan selalu diselesaikan oleh Tatanan Simbolik, seringkali dengan transformasi abadi yang monumental (gunung dan arca).