Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kalimat Tidak Efektif dalam Buku Panduan Guru Matematika Kelas III SD/MI Kurikulum Merdeka Salfina, Afrilia Putri; Lestari, Febrianti Dwi; Ardiansyah, Muhammad Hardika; Lathif, M. Toyyib Musthofa; Afrizal, Mohamad
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Volume 2, Nomor 4, Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/snkfav44

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan kalimat tidak efektif dalam Buku Panduan Guru Matematika Kelas III SD/MI Kurikulum Merdeka yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya kejelasan dan ketepatan bahasa dalam buku panduan guru, karena buku tersebut menjadi acuan utama guru dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Kalimat-kalimat yang tidak efektif, seperti kalimat yang bertele-tele, ambigu, tidak logis, atau menyimpang dari struktur sintaksis yang baku, dapat menyulitkan guru memahami isi buku secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan bentuk-bentuk ketidakefektifan kalimat yang muncul dalam bagian penjelasan konsep, petunjuk kegiatan, dan refleksi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kalimat tidak efektif yang paling sering ditemukan meliputi pleonasme, kata mubazir, kalimat tidak logis, kalimat tidak padu, dan pelanggaran terhadap struktur kalimat SPOK. Ketidakefektifan ini berpotensi menghambat pemahaman pembaca, khususnya guru sebagai pengguna utama buku. Oleh karena itu, diperlukan revisi kebahasaan secara menyeluruh agar buku panduan guru lebih komunikatif, ringkas, dan mendukung penerapan Kurikulum Merdeka secara optimal. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan dalam peningkatan kualitas bahasa buku ajar di lingkungan pendidikan dasar.
Representasi Kekuasaan dalam Novel Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye: Analisis Wacana Kritis Ardiansyah, Muhammad Hardika; Mijianti, Yerry; Susetyo, Agus Milu
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 3 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i3.1633

Abstract

This study aims to analyze the representation of power in the novel Negeri Para Bedebah by Tere Liye using the Norman Fairclough model of Critical Discourse Analysis (AWK) framework combined with Michel Foucault's concept of power. This study uses a qualitative approach with the Critical Discourse Analysis method through Fairclough's three-dimensional analysis, namely text analysis, discourse practice, and social practice, combined with three categories of power according to Foucault. The data collection technique was carried out through documentation studies by identifying, selecting, and recording narrative quotes and dialogues in the novel Land of the Babies that represent power relations. Data analysis was carried out by examining the text based on the three dimensions of AWK Fairclough, then associating it with Foucault's concept of power. The results of this study indicate that the representation of power in the novel Negeri Para Bedebah by Tere Liye operates through three main mechanisms, namely the formation of desires, regulation of behavior, and the formation of social norms. AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis representasi kekuasaan dalam novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye dengan menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough yang dipadukan dengan konsep kekuasaan Michel Foucault. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis melalui analisis tiga dimensi Fairclough, yaitu analisis teks, praktik wacana, dan praktik sosial, yang dikombinasikan dengan tiga kategori kekuasaan menurut Foucault. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan mengidentifikasi, menyeleksi, dan mencatat kutipan narasi serta dialog dalam novel Negeri Para Bedebah yang merepresentasikan relasi kekuasaan. Analisis data dilakukan dengan mengkaji teks berdasarkan tiga dimensi AWK Fairclough, kemudian mengaitkannya dengan konsep kekuasaan Foucault. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa representasi kekuasaan dalam novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye beroperasi melalui tiga mekanisme utama yaitu pembentukan keinginan, pengaturan perilaku, dan pembentukan norma sosial.