Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Game History Hunt Sebagai Media Pembelajaran Sejarah Interaktif di Sekolah Dasar Berbasis Android Yuniar, Rani; Widodo, Suprih; Abdul Majid, Nuur Wachid; Sodikin, Reisa Aulia
JoMMiT Vol 9 No 1 (2025): Artikel Jurnal Volume 9 Issue 1, June 2025
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jommit.v9i1.1526

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah dasar sering kali menghadapi berbagai kendala, terutama dalam membangkitkan minat pada siswa terhadap materi yang bersifat naratif dan teoritis. Metode pengajaran konvensional yang kurang interaktif cenderung membuat siswa merasa jenuh yang berakibat kesulitan dalam memahami nilai-nilai sejarah. Di tengah perkembangan teknologi digital, pendekatan inovatif diperlukan agar proses belajar menjadi lebih menarik, menyenangkan, dan relevan dengan karakteristik siswa masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah game edukatif berbasis Android yang diberi nama History Hunt, yang dirancang sebagai media pembelajaran sejarah interaktif dengan pendekatan visual dan gameplay yang menarik. Aplikasi ini ditujukan untuk memfasilitasi proses belajar siswa sekolah dasar agar menjadi lebih menyenangkan, kontekstual, serta mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Selain itu, pengembangan History Hunt juga bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan media pembelajaran alternatif yang selaras dengan perkembangan teknologi dan gaya belajar siswa di era digital, sehingga mampu menumbuhkan minat, meningkatkan retensi materi, serta memperkuat pemahaman siswa terhadap peristiwa dan nilai-nilai sejarah nasional. Metode yang digunakan dalam pengembangan aplikasi ini adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC), yang terdiri dari enam tahapan utama: pengonsepan, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian, dan pendistribusian. Aplikasi ini dilengkapi fitur kuis interaktif, video edukatif sejarah, kartu fakta, serta antarmuka yang dirancang ramah pengguna dan menarik secara visual. Pengujian dilakukan dengan teknik Black Box dan uji coba kepada 10 siswa kelas 4 SD Negeri 3 Ciherang Pasawahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi sesuai harapan dan dapat meningkatkan ketertarikan serta pemahaman siswa terhadap materi sejarah. Kesimpulannya, History Hunt merupakan solusi pembelajaran inovatif yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan sejarah di sekolah dasar dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan kurikulum nasional.
Unity‑Based History Hunt: Development and Quasi‑Experimental Effects on Elementary Students’ Knowledge and Interest Yuniar, Rani; Hikmawan, Rizki
Edunesia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Research, Training and Philanthropy Institution Natural Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51276/edu.v7i1.1594

Abstract

This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model to develop the History Hunt game and then examined its effectiveness using a quasi-experimental pretest-posttest control-group design. Participants were 87 fourth- and fifth-grade elementary students, assigned to an experimental group (n=44) and a control group (n=43). Data were collected with a 10-item historical knowledge test, a 15-item learning-interest questionnaire, a 10-item usability scale, interviews, and classroom observations. The product achieved 82.04% usability, indicating it is suitable for classroom use. Learning outcomes favored the experimental group: N-Gain=0.725 versus 0.566 in the control (t(85)=2.39, p=0.019, Cohen's d=0.513). Learning interest also rose markedly in the experimental group (M=60.36) compared with the control (M=46.23; p<0.001, Cohen's d=2.81). These findings indicate that a Unity-based, location-enabled, game-based learning tool can meaningfully strengthen both historical knowledge and interest in elementary history. Pedagogically, combining game-based learning, location-based tasks, and joyful learning principles offers a feasible, engaging approach for teachers and a replicable development workflow for designers using the ADDIE model.