Sondakh, Renata Raissa
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The influence of academic buoyancy on academic stress: A case study at SMP “TV” Sondakh, Renata Raissa; Sembiring, Weny Savitry Pandia
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling VOLUME 11 NUMBER 1 JUNE 2025
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppk.v1i1.70650

Abstract

This study aims to investigate the influence of academic buoyancy on the levels of academic stress among students. Adopting a quantitative design, this study involved 140 students at SMP (Middle School) “TV”, selected using a convenience sampling technique. The study employed the Student Stress Inventory and the Academic Buoyancy Scale for data collection, and the correlation and regression techniques for data analysis. Results showed a positive correlation between academic stress and students’ academic stress levels. Academic buoyancy plays a role in predicting middle school students’ levels of academic stress despite a small impact (R2 = 0.091). Further research is recommended to explore personal and demographic factors that contribute to academic buoyancy. Teachers and school counselors may need to promote students’ confidence and competence in overcoming academic challenges by building a positive climate at school and providing trainings for students
The influence of academic buoyancy on academic stress: A case study at SMP “TV” Sondakh, Renata Raissa; Sembiring, Weny Savitry Pandia
Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling VOLUME 11 NUMBER 1 JUNE 2025
Publisher : Program Studi bimbingan Konseling PPs UNM Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppk.v1i1.70650

Abstract

This study aims to investigate the influence of academic buoyancy on the levels of academic stress among students. Adopting a quantitative design, this study involved 140 students at SMP (Middle School) “TV”, selected using a convenience sampling technique. The study employed the Student Stress Inventory and the Academic Buoyancy Scale for data collection, and the correlation and regression techniques for data analysis. Results showed a positive correlation between academic stress and students’ academic stress levels. Academic buoyancy plays a role in predicting middle school students’ levels of academic stress despite a small impact (R2 = 0.091). Further research is recommended to explore personal and demographic factors that contribute to academic buoyancy. Teachers and school counselors may need to promote students’ confidence and competence in overcoming academic challenges by building a positive climate at school and providing trainings for students
PENDEKATAN BERBASIS HAK ANAK UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI PENDAMPING ANAK BERISIKO (CHILDREN-AT-RISK) Kristiani, Reneta; Lunanta, Lita Patricia; Sondakh, Renata Raissa; Kiswanto, Gracia Samuela; Vanya, Elizabeth
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v5i2.1422

Abstract

Anak berisiko (Children-at-risk) merupakan anak yang rentan dalam menjalani kehidupan karena anak tersebut berada dalam situasi khusus yang menyebabkannya tidak mendapatkan pemenuhan akan hak-haknya serta berada dalam situasi yang dapat mengancam perkembangan fisik maupun psikologisnya. Oleh sebab itu, anak berisiko membutuhkan pendampingan. Salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa adalah melalui pendampingan pada anak-anak bersituasi khusus melalui organisasi PENA (Pendampingan Anak). Para pendamping anak terutama anggota baru perlu dibekali dengan pemahaman akan hak-hak anak, karakteristik anak berisiko yang berada dalam situasi khusus, serta pembuatan program berdasarkan pendekatan berbasis hak, tidak hanya berbasis kebutuhan yang bersifat jangka pendek. Tujuannya agar mereka dapat memberikan pendampingan yang optimal. Kegiatan pembekalan ini telah berlangsung dengan hasil yang memuaskan dimana terjadi peningkatan skor pre-test (84.67%) menjadi post-test (88.2%). Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, para partisipan merasa bahwa materi yang disampaikan sangat berguna dalam pendampingan (94.78%), materi dapat dipahami dengan baik (91.64%) serta pembicara dapat menyampaikan materi dengan jelas dan menarik (91.79%). Saran sebaiknya dilakukan kegiatan tindak lanjut berupa latihan-latihan dalam pembuatan program berdasarkan hak anak, bukan hanya kebutuhan anak.