Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sentimen Kebijakan Pembatasan Subsidi Bahan Bakar Minyak di Indonesia Tahun 2024 Menggunakan Algoritma Klasifikasi Chaerul, Muh; Septiadi, Septiadi; Triyono, Gandung
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPTI - Mei 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.825

Abstract

Kebijakan pembatasan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diterapkan pemerintah Indonesia pada tahun 2024 memicu beragam tanggapan masyarakat di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen pengguna X (Twitter) terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Dataset yang digunakan terdiri dari 2.011 tweet yang dikumpulkan melalui teknik scraping pada tweet periode 1 September 2024 hingga 31 Desember 2024. Data tersebut kemudian melalui tahap cleansing, preprocessing dan pelabelan sentimen menggunakan lexicon-based approach untuk mengkategorikan tweet ke dalam tiga kelas sentimen yaitu positif, negatif, dan netral. Selanjutnya, dilakukan ekstraksi fitur menggunakan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF) Vectorizer dan penyeimbangan data dengan teknik Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE). Pemodelan dilakukan menggunakan dua algoritma klasifikasi yaitu Support Vector Classifier (SVC) dan Random Forest Classifier (RFC). Penalaan parameter dilakukan dengan memanfaatkan Stratified K-Fold Cross-Validation untuk menjaga keseimbangan distribusi kelas selama proses validasi model. Berdasarkan hasil analisis dataset, mayoritas sentimen yang ditemukan adalah negatif sebesar 59%, diikuti oleh sentimen positif sebesar 31%, dan netral sebesar 10%. Selain itu, penelitian juga menghasilkan temuan bahwa model SVC mencapai akurasi lebih baik dibandingkan model RFC yaitu sebesar 77%, sedangkan RFC memiliki nilai akurasi sebesar 73%. Temuan ini mengindikasikan bahwa SVC lebih efektif dalam mengklasifikasikan sentimen terkait kebijakan pembatasan subsidi BBM. Penelitian ini memberikan juga insight mengenai persepsi masyarakat terhadap kebijakan tersebut, yang dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan strategi komunikasi dan implementasi kebijakan yang lebih baik di masa depan.
ANALISIS TEMPAT EVAKUASI SEMENTARA (TES) BERDASARKAN PETA POTENSI BAHAYA TSUNAMI DI KECAMATAN UJUNG BULU, KABUPATEN BULUKUMBA Imran T, Muh.; Chaerul, Muh; Desi, Natsar; Bachtiar, Erniati; Yusuf Harun, A; Marzuki, Ismail
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v11i3.488

Abstract

This study analyzes the determination of Temporary Evacuation Shelters (TES) based on tsunami hazard mapping in Ujung Bulu District, Bulukumba Regency. The tsunami hazard assessment was carried out using the Cornell Multi-grid Coupled Tsunami (COMCOT) model with a scenario from the Flores Back Arc Thrust (Nusa Tenggara Barat segment, M7.5). Simulation results indicate that tsunami arrival times range between 49 and 56 minutes with wave heights of 0,2 - 1.96 meters, and a maximum inundation distance of 998 meters inland. Based on spatial analysis, field survey, and GIS processing, 6 TES locations are recommended across several sub-districts in Ujung Bulu, such as Bintarore, Tanah Kongkong, Caile, and Kalumeme. The TES locations are positioned 360–1130 meters from the coastline, with walking times between 5.3 and 15.2 minutes. These findings highlight the importance of spatial-based disaster preparedness strategies to minimize casualties and improve community resilience. Penelitian ini menganalisis penentuan Tempat Evakuasi Sementara (TES) berdasarkan pemetaan bahaya tsunami di Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Penilaian bahaya tsunami dilakukan menggunakan model Cornell Multi-grid Coupled Tsunami (COMCOT) dengan skenario gempa dari Flores Back Arc Thrust (segmen Nusa Tenggara Barat, M7.5). Hasil simulasi menunjukkan waktu tiba tsunami berkisar antara 49-56 menit dengan tinggi gelombang 0.2 - 1,96 meter serta jarak genangan maksimum mencapai 998 meter ke daratan. Berdasarkan analisis spasial, survey lapangan dan pengolahan GIS, direkomendasikan 6 lokasi TES yang tersebar di beberapa kelurahan di Ujung Bulu yaitu Bintarore, Tanah Kongkong, Caile, dan Kalumeme. Lokasi TES berada pada jarak 360-1.130 meter dari garis pantai dengan waktu tempuh berjalan kaki antara 5,3-15,2 menit. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi kesiapsiagaan bencana berbasis keruangan untuk meminimalisir korban jiwa dan meningkatkan ketangguhan masyarakat.