This Author published in this journals
All Journal SELODANG MAYANG
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TEMPAT EVAKUASI SEMENTARA (TES) BERDASARKAN PETA POTENSI BAHAYA TSUNAMI DI KECAMATAN UJUNG BULU, KABUPATEN BULUKUMBA Imran T, Muh.; Chaerul, Muh; Desi, Natsar; Bachtiar, Erniati; Yusuf Harun, A; Marzuki, Ismail
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v11i3.488

Abstract

This study analyzes the determination of Temporary Evacuation Shelters (TES) based on tsunami hazard mapping in Ujung Bulu District, Bulukumba Regency. The tsunami hazard assessment was carried out using the Cornell Multi-grid Coupled Tsunami (COMCOT) model with a scenario from the Flores Back Arc Thrust (Nusa Tenggara Barat segment, M7.5). Simulation results indicate that tsunami arrival times range between 49 and 56 minutes with wave heights of 0,2 - 1.96 meters, and a maximum inundation distance of 998 meters inland. Based on spatial analysis, field survey, and GIS processing, 6 TES locations are recommended across several sub-districts in Ujung Bulu, such as Bintarore, Tanah Kongkong, Caile, and Kalumeme. The TES locations are positioned 360–1130 meters from the coastline, with walking times between 5.3 and 15.2 minutes. These findings highlight the importance of spatial-based disaster preparedness strategies to minimize casualties and improve community resilience. Penelitian ini menganalisis penentuan Tempat Evakuasi Sementara (TES) berdasarkan pemetaan bahaya tsunami di Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Penilaian bahaya tsunami dilakukan menggunakan model Cornell Multi-grid Coupled Tsunami (COMCOT) dengan skenario gempa dari Flores Back Arc Thrust (segmen Nusa Tenggara Barat, M7.5). Hasil simulasi menunjukkan waktu tiba tsunami berkisar antara 49-56 menit dengan tinggi gelombang 0.2 - 1,96 meter serta jarak genangan maksimum mencapai 998 meter ke daratan. Berdasarkan analisis spasial, survey lapangan dan pengolahan GIS, direkomendasikan 6 lokasi TES yang tersebar di beberapa kelurahan di Ujung Bulu yaitu Bintarore, Tanah Kongkong, Caile, dan Kalumeme. Lokasi TES berada pada jarak 360-1.130 meter dari garis pantai dengan waktu tempuh berjalan kaki antara 5,3-15,2 menit. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi kesiapsiagaan bencana berbasis keruangan untuk meminimalisir korban jiwa dan meningkatkan ketangguhan masyarakat.