Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ayat-Ayat Tentang Kisas Dalam Perspektif Ibnu Katsir Dan Fazlur Rahman Akbar, Padil; N, Abd. Muid; Rofiah, Nur; Uzm, Bil
Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 9 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v2i9.235

Abstract

This study examines the concept of kisas (reciprocal retribution) in the Qur'an, seen from the perspective of two prominent commentators: Ibn Katsir (a classical commentator) and Fazlur Rahman (a contemporary commentator). This research aims to understand the similarities and differences in their interpretation of the Qur'anic verses about the kisas. This study uses the maudhu'i (thematic) tafsir method with an analytical-comparative approach. The research data is in the form of Qur'anic verses related to Kisas interpreted by Ibn Kathir in the book Tafsir Ibn Kathir and Fazlur Rahman in his double movement thinking method. This research is motivated by the existence of pros and cons in society regarding the punishment of kisas (commensurate retribution). This research is intended to answer questions about the law and interpretation of the kisas in the Qur'an, also explain the comparative analysis of Ibn Kathir and Fazlur Rahman's interpretation of the verses of the kisas, as well as to find out the text and context of the verses about the laws of kisas by using the double movement method to analyze the comparative interpretation of Ibn Kathir and Fazlur Rahman. The results of this research are expected to provide an overview of the interpretation of Kisas in the treasures of Islamic interpretation. It is also hoped that it can bring out a more comprehensive and contextual understanding of the application of Kisas in the modern era.
Dimensi Ekologis Eksploitasi Timah: Tinjauan Normatif Tafsir Al-Mishbâḥ Anam, Khairul; N. , Abd. Muid; Rofiah, Nur; Uzm, Bil
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i12.467

Abstract

Penelitian ini mengkaji dimensi ekologis dari eksploitasi timah melalui perspektif normatif Tafsir al-Mishbâḥ. Eksploitasi timah, khususnya pada wilayah-wilayah yang mengalami tekanan lingkungan, telah menimbulkan kerusakan ekosistem, degradasi lahan, dan ancaman terhadap keberlanjutan sumber daya alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap penafsiran Quraish Shihab dalam Tafsir al-Mishbâḥ, terutama ayat-ayat yang berkaitan dengan amanah manusia sebagai khalifah, larangan membuat kerusakan, dan prinsip keseimbangan alam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tafsir al-Mishbâḥ menegaskan pentingnya etika ekologis berbasis nilai-nilai Al-Qur’an, yang menempatkan manusia sebagai pengelola yang bertanggung jawab atas pemeliharaan bumi. Eksploitasi timah yang tidak terkendali bertentangan dengan prinsip la tufsidû fi al-ardh dan mengabaikan tuntunan moderasi dalam memanfaatkan sumber daya. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan tambang timah harus diarahkan pada paradigma keberlanjutan yang harmonis dengan nilai-nilai Qur’ani, dengan menekankan pencegahan kerusakan, pemulihan lingkungan, serta penguatan regulasi yang berkeadilan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan etika lingkungan dalam konteks penafsiran Al-Qur’an dan praktik pengelolaan sumber daya alam.