Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Qur’ani dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Arisinah; Renita; Tohariah; Asmaul Husna, Kartini; Fikriansyah
Jurnal Ilmu Tarbiyah Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Tarbiyah
Publisher : STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji internalisasi nilai-nilai Qur’ani dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar melalui metode studi pustaka. Kajian ini menyoroti proses integrasi nilai-nilai agama dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, serta strategi pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai utama seperti keimanan, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kasih sayang. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, pembiasaan praktik keagamaan, dan refleksi nilai sangat penting dalam memperkuat internalisasi nilai Qur’ani. Selain itu, peran kurikulum responsif dan media pembelajaran digital juga menunjang efektivitas proses internalisasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan guru, keterlibatan keluarga, dan kolaborasi lintas lingkungan sebagai kunci keberhasilan implementasi nilai-nilai Qur’ani dalam pendidikan karakter di sekolah dasar.
STRATEGI KKN DALAM MENGATASI KEKURANGAN TENAGA PENDIDIK MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN DAN KELAS KREATIF DI SMP NEGRI 2 LAPPARIAJA DESA BENGO Sarfiana Yasse; PERDIANTO; Musdalifa; Ismail Syam; Renita; Muh. Fairul Arsal; Ririn Ramadanil; A. Riswandi T.; Muhammad Yany
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33612

Abstract

The Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is one of the students’ contributions to society aimed at supporting educational development in rural areas. This article discusses KKN strategies to address the shortage of teaching staff through tutoring programs and creative classes at SMP Negeri 2 Lappariaja, Desa Bengo. The program was designed to improve the quality of learning, broaden students’ access to knowledge, and stimulate their learning motivation. The methods used included identifying the needs for teaching staff, developing creative learning modules, conducting direct classroom assistance, and evaluating learning outcomes. The results of the program showed increased student participation, improved academic performance, and the creation of a more innovative learning environment. This activity demonstrates that the involvement of KKN students can serve as an alternative solution in sustaining education in regions facing teacher shortages.
STUDI TENTANG PELAKSANAAN TEACHING FACTORY SMK DI KOTA MALANG (STUDI MULTI KASUS) Renita; Purnomo; Widiyanti; Johan Wayan Dika
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 7 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v7i2.12416

Abstract

Teaching factory merupakan model pembelajaran di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan berbasis produksi atau jasa, yang berpedoman pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dengan suasana seperti yang ada di industri. Dalam bentuk sederhana, konsep teaching factory merupakan pengembangan unit produksi yang sudah dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah Teaching factory yang telah terlaksana di Kota Malang sudah cukup baik, namun masih belum optimal secara keseluruhan sehingga diperlukan adanya perbaikan serta peningkatan kerja sama yang telah dilakukan sehingga mampu menghasilkan peserta didik yang kompeten di bidangnya.