Syabil, Zafran
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBACA TAFSIR DI DUNIA MELAYU: EKSPLORASI IDENTITAS DAN DINAMIKA PERKEMBANGAN TRADISI KEILMUAN Syabil, Zafran; Fatah, Nasrul; Al Asyari, M. Ragil; Hasyim, Mansuri
El-Mu'Jam. Jurnal Kajian Al Qur'an dan Al-Hadis Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : IAINU Kebumen Prodi IAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/el-mujam.v5i2.3355

Abstract

This article explores Qur’anic exegesis in the Malay world with a focus on its definition, identity, and dynamic development. The study emphasizes that the exegetical tradition in the Malay region demonstrates distinctive characteristics compared to the Arab world and other Islamic regions. The identity of Malay Qur’anic exegesis is reflected in the use of local languages, social contexts, and scholarly approaches that combine both traditional and modern elements. Furthermore, this article examines exegetical efforts in Malay-speaking countries such as Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, and Singapore, highlighting both continuity and divergence in methods, styles, and objectives of interpretation. By employing a comparative approach, this study provides a comprehensive overview of the Malay world’s contribution to the global heritage of Qur’anic exegesis, while also underlining the importance of local exegetical traditions as an integral part of the universal development of Islamic interpretation.
SIKAP IBNU KATSIR TERHADAP NARASI ISRAILIYAT: STUDI KASUS KISAH NABI ILYAS AS DAN RELEVANSINYA DALAM TAFSIR AL-QURAN AL-AZIM Syabil, Zafran; Akbar, Ali; M, Afrizal; Hakim, Lukmanul; Amin, Saidul
EL-MAQRA' Vol 6 No 2 (2026): November (In Progress)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/elmaqra.v6i2.14807

Abstract

Penelitian ini mengkaji riwayat Israiliyyat dalam kisah Nabi Ilyas pada Tafsir al-Qur’an al-‘Aẓīm karya Ibn Katsir dengan fokus pada sumber transmisi dan respons epistemik mufasir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research. Data dianalisis melalui identifikasi narasi, penelusuran sumber dan atribusi riwayat, serta analisis terhadap cara Ibn Katsir menyampaikan dan merespons setiap riwayat. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima narasi Israiliyyat yang berkaitan dengan identifikasi Ilyas dengan Idris, silsilah Ilyas, identitas Ba‘l, pengangkatan Ilyas dengan kendaraan dari api, dan penahanan hujan selama tiga tahun. Riwayat-riwayat tersebut dinisbahkan kepada Qatadah, Muhammad ibn Ishaq, Ibn Mas‘ud, al-Dhahhak, Wahb ibn Munabbih, dan Ahl al-Kitab. Empat riwayat ditransmisikan tanpa afirmasi atau validasi eksplisit terhadap substansinya, sedangkan riwayat pengangkatan Ilyas memperoleh tawaqquf eksplisit melalui ungkapan wallāhu a‘lamu bi ṣiḥḥatihi yang menunjukkan penangguhan penilaian terhadap validitasnya. Dengan demikian, respons Ibn Katsir terhadap Israiliyyat dalam kisah Nabi Ilyas tidak bersifat biner antara penerimaan dan penolakan, tetapi menunjukkan diferensiasi epistemik melalui atribusi, transmisi, dan penanda ketidakpastian. Temuan ini menegaskan bahwa keberadaan suatu riwayat dalam tafsir tidak secara otomatis menunjukkan penerimaan mufasir terhadap kebenaran substansinya.