Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The 4P Marketing Mix Strategy in Sales of Used Clothes (Thrifting) in Banda Aceh City Nadia Salsabillah; Sarah Nadia
Journal Informatic, Education and Management (JIEM) Vol 7 No 2 (2025): AUGUST
Publisher : STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jiem.v7i2.125

Abstract

Basically​ sale clothes used Already fulfil indicator sell buy namely that which is of a nature transparency or honesty, clear products offered and according to the price. This research conducted at 4 ( four ) stores sale clothes former which is located in the city of Banda Aceh. This research aiming For know what is the mix strategy marketing that the owner does so that product or his efforts can developing in society. As for the types study This use approach qualitative descriptive with use technique purposive sampling and techniques data collection through interviews, observations and documentation. Research results show that fourth shop thrifting in Banda Aceh City is implemented aspect mix marketing product in aspect variation product as well as still notice quality products sold​ will but consumer tend buy clothes used No based on with existence factor goods branded (branded), then in aspect mix marketing price in aspect pattern determination price fourth shop give same answer​ with price sell started from IDR. 10,000 – IDR. 30,000 and notice price competitive with product competitors and provide discount or piece price with technique specified by the owner​ effort , then in aspect mix marketing fourth promotion shop promote the goods through social media with dominant Instagram and Tiktok applications in form activity promotion is one of them offer COD (cash on delivery) feature where the result can increase sales. Then in aspect mix marketing fourth place shop own location and access strategic shop​ will but only One shop that is Opibeauty which provides land parking.
Strategi Inovasi Kurikulum dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Sintesis Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi, Asesmen Diagnostik, dan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Ferizal; Nadia Salsabillah
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 3 No 6 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v3i6.881

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan strategi inovasi kurikulum yang diterapkan dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada jenjang pendidikan dasar, menganalisis efektivitas serta tantangan pelaksanaannya, dan menyusun sintesis strategi yang aplikatif dan kontekstual bagi praktisi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur sistematis terhadap dua puluh sumber referensi utama berupa artikel jurnal terindeks dan terakreditasi yang diterbitkan dalam rentang 2020–2025. Analisis dilakukan melalui content analysis dengan kategorisasi tematik untuk mengidentifikasi pola, kesamaan, dan kesenjangan strategi yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi dominan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka: pembelajaran berdiferensiasi yang responsif terhadap kesiapan dan minat siswa; asesmen diagnostik sebagai fondasi perancangan pembelajaran adaptif; pemanfaatan teknologi digital dan platform pembelajaran interaktif; Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai wahana pembentukan karakter; serta model pembelajaran inovatif seperti project-based learning dan blended learning. Temuan menunjukkan bahwa strategi-strategi tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterlibatan siswa, penguasaan kompetensi abad 21, serta penguatan karakter berbasis nilai Pancasila. Namun, implementasinya masih dihadapkan pada tantangan struktural seperti keterbatasan kompetensi guru dalam menerapkan metode pembelajaran inovatif, kesenjangan akses infrastruktur teknologi antara sekolah di wilayah urban dan rural, serta resistensi terhadap perubahan paradigma pedagogis. Sintesis strategi dalam penelitian ini dikategorikan ke dalam tiga dimensi tematik yang saling terhubung: strategi berbasis kebutuhan individual siswa, strategi berbasis teknologi digital, dan strategi penguatan karakter. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan konseptual dan praktis dalam merancang program pelatihan guru berkelanjutan, pengembangan kebijakan pendidikan yang adaptif, serta penerapan kurikulum yang lebih inklusif dan berkelanjutan di berbagai konteks satuan pendidikan.