Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Spiritualitas sebagai Mekanisme Koping Perempuan Pasca Kematian Orang Tua akibat Covid-19: Studi Kasus Perspektif Tasawuf Harjuna, Rafiq Tri Belan; Gusman, Gusman
JENTRE Vol. 6 No. 1 (2025): JENTRE: Journal of Education, Administration, Training and Religion
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38075/jen.v6i1.494

Abstract

This study aims to explore the role of spirituality in facilitating psychological adjustment and coping among women who lost their parents due to the Covid-19 pandemic. Employing a qualitative approach with a case study method, the research involved three female participants aged 20–40 who experienced the loss of one or both parents during the pandemic. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic coding. The findings reveal that spirituality significantly contributes to psychological resilience by fostering inner connection, social awareness, and transcendental experiences. From a Sufi perspective, the participants' experiences reflect spiritual stages (maqāmāt), such as patience (ṣabr), acceptance (riḍā), and trust in God (tawakkul), which enhanced their emotional stability and helped them cope with grief. The study concludes that spirituality—both theistic and non-theistic—functions as an adaptive coping mechanism, promoting psychological recovery and resilience. It is recommended that grief-support interventions integrate spiritual approaches, particularly in culturally and religiously diverse contexts, to support emotional healing after trauma.  
Spiritualitas sebagai Mekanisme Koping Perempuan Pasca Kematian Orang Tua akibat Covid-19: Studi Kasus Perspektif Tasawuf Harjuna, Rafiq Tri Belan; Gusman, Gusman
JENTRE Vol. 6 No. 1 (2025): JENTRE: Journal of Education, Administration, Training and Religion
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38075/jen.v6i1.494

Abstract

This study aims to explore the role of spirituality in facilitating psychological adjustment and coping among women who lost their parents due to the Covid-19 pandemic. Employing a qualitative approach with a case study method, the research involved three female participants aged 20–40 who experienced the loss of one or both parents during the pandemic. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using thematic coding. The findings reveal that spirituality significantly contributes to psychological resilience by fostering inner connection, social awareness, and transcendental experiences. From a Sufi perspective, the participants' experiences reflect spiritual stages (maqāmāt), such as patience (ṣabr), acceptance (riḍā), and trust in God (tawakkul), which enhanced their emotional stability and helped them cope with grief. The study concludes that spirituality—both theistic and non-theistic—functions as an adaptive coping mechanism, promoting psychological recovery and resilience. It is recommended that grief-support interventions integrate spiritual approaches, particularly in culturally and religiously diverse contexts, to support emotional healing after trauma.  
Pengaruh Stres terhadap Emotional Eating pada Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Tugas Akhir Harjuna, Rafiq Tri Belan; Hasnida, Hasnida; Fauzia, Rahma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i4.888

Abstract

Pelaporan laporan mortalitas (RL.4a) merupakan salah satu indikator penting dalam menunjang kualitas data pasien rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan pelaporan RL.4a di RSUD Bandung Kiwari serta kendala dan upaya peningkatan kualitas data yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian berupa petugas rekam medis, petugas pelaporan RL.4a, dan kepala rekam medis yang terlibat langsung dalam pengumpulan, verifikasi, dan pelaporan data. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan RL.4a di RSUD Bandung Kiwari dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari tenaga medis hingga tim rekam medis dan IT. Namun, terdapat kendala berupa ketidakakuratan dan ketidaklengkapan data akibat keterbatasan sistem SIMRS dan kurang disiplinnya pengisian rekam medis. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi koordinasi rutin antar unit, verifikasi data secara ganda, serta evaluasi dan pengembangan sistem SIMRS. Pelaporan RL.4a tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban administratif, tetapi juga menjadi dasar penting dalam evaluasi mutu pelayanan, audit medis, dan pengambilan kebijakan di tingkat rumah sakit maupun pemerintah. Dengan penguatan sistem pelaporan dan peningkatan kesadaran seluruh pihak, kualitas data pasien rawat inap dapat ditingkatkan guna mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik di bidang kesehatan.