Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA: The Role Of Government And Community In Village Development Amra, Amra; Roba, Sahra; Mubarak, Baetul
JADMENT: Journal of Administration and Development Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Penerbit Forind bekerja sama dengan FISIP Unitri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/jadment.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan utama mengenai sejauh mana peran pemerintah dan masyarakat telah berjalan secara seimbang dalam proses pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan khususnya di wilayah Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui beberapa tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan desa terlihat cukup seimbang. Pemerintah Desa bertanggung jawab untuk mengkoordinasi dan memfasilitasi masyarakat dalam pertemuan-pertemuan yang membahas pembangunan, menampung aspirasi masyarakat, memberikan pengarahan dan pembinaan, menyediakan dana pembangunan, serta berperan sebagai pelopor dan inovator, sekaligus memberikan dorongan kepada masyarakat. Sementara itu, masyarakat berperan aktif dalam setiap tahap perencanaan hingga evaluasi pembangunan dengan memberikan masukan dan usulan, melaksanakan pembangunan secara mandiri, mendukung pembangunan melalui kontribusi tenaga dan sumber daya lainnya, serta berperan dalam pengawasan.
The Effect of Service Information System Quality on the Intensity of Use of Digital Learning Service Systems Amra, Amra; Ibrahim, Muh. Akmal; Susanti, Gita; Pauzi, Rizal
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 8 No. 2, Desember 2022
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jakpp.v8i2.22186

Abstract

Information systems are used by organizations to help the organization's operations become more efficient in their role as a tool to win the competition. Data processing has become an important part of the Management Information System that will affect every organization's activities. Universitas Hasanuddin's management information system has developed an online information system through the website, namely the Learning Management System. The Universitas Hasanuddin Learning Management System is prepared to support and expedite the learning process. However, the current learning management system has not been understood by lecturers and students due to poorly understood features, slow system access, and a lack of socialization of the use of the learning management system at the department or study program level, so that it does not encourage lecturers and students to use it more often. Learning Management System. This study aims to determine how the system's quality significantly affects the intensity of use. This type of quantitative descriptive research uses a survey approach in this study. The respondents in this study were adjusted for lecturers with a sample of 100 people and students with a sample of 100 people. Data collection techniques included Questionnaires and Document Studies. Data analysis techniques using Structural Equation Modeling will be processed using AMOS software version 24.00. This study found that the effect of system quality on the intensity of use resulted in a cr value of 0.328 < 1.96 and a p-value of 0.74 > 0.05, so there was no significant effect of system quality on the intensity of use. This answers the hypothesis in the study. Namely, H0 is rejected, and H1 is accepted.
Kemunduran Budaya Gotong Royong Dalam Pembangunan Masyarakat Desa di Kabupaten Luwu Roba, Sahra; Amra, Amra; Rippi, Kodrat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 4: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i4.3162

Abstract

Gotong royong merupakan salah satu wujud kesetiakawanan sosial, perilaku gotong royong perlu untuk terus dijaga dan ditumbuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan gotong royong sudah menjadi ciri khas dan warisan budaya tak benda bangsa Indonesia yang menjadi cerminan pengamalan Pancasila, khususnya sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia. Pentingnya menumbuhkan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari pun menjadi salah satu aspek atau dimensi yang penting untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang pelaksanaan budaya gotong royong yang ada di Kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deksriptif kualitatif yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis teori Miles and Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merosotnya budaya gotong royong dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kurangnya kesadaran masyarakat memahami tentang nilai dan makna dari gotong royong, adanya pergeseran nilai-nilai budaya local serta adalanya perubahan sosial seperti tekanan ekonomi dan perubahan poli pikir masyarakat yang lebih modern.
Implementasi Kebijakan Program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Di Kelurahan Takkalala Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo Jasin, Musafir; Rippi, Kodrat; Amra, Amra; Wahyuti, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.11979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauhmana proses implementasi kebijakan dalam penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) serta mengindentifikasi faktor yang menjadi kendala dalam penyaluran KKS di Kelurahan Takkalala Kecamatan Wara Selatan Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah bersifat kualitatif, dimana data diambil menggunakan data DTKS 2011 serta melakukan wawancara dengan narasumber yang dianggap relevan dalam permasalahan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kelurahan Takkalala yang memiliki jumlah masyarakat miskin sekitar 777 KK, dengan jumlah penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan rincian sebanyak 263 KK yang tersebar di 15 RT di wilayah Kelurahan Takkalala. Bantuan yang diberikan untuk saat ini berupa Bantuan Tunai senilai Rp 200.000 per bulan yang akan disalurkan setiap bulannya. Hasil pelaksanaan kebijakan program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kelurahan Takkalala masih belum berjalan dengan baik dan efektif dikarenakan ada beberapa warga miskin yang masih belum bisa menerima manfaat dari bantuan sosial ini terutama bantuan program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), kurangnya sosialisasi dan koordinasi dari pihak yang menangani program ini, serta data penerima program ini tidak akurat dantidak tepat sasaran, sehingga menimbulkan banyaknya kecemburuan antar warga yang ada di wilayah itu.
Pelayanan Pemerintah Daerah Melalui Inovasi Aplikasi SISKA di Kabupaten Luwu Jasin, Musafir; Amra, Amra; Wahyuti, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.12055

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi dan dampak aplikasi SISKA (Sistem Informasi Kepegawaian) di Kabupaten Luwu, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan kepegawaian. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling melibatkan 150 Pegawai Negeri Sipil pengguna aktif aplikasi SISKA. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi SISKA secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional, akurasi, dan transparansi data kepegawaian, dengan sebagian besar responden menyatakan kepuasan tinggi. Tantangan dalam kesiapan infrastruktur teknologi dan kompetensi SDM masih perlu di atasi. Kolaborasi dengan sektor swasta berkontribusi positif terhadap pengembangan dan pemeliharaan aplikasi. Dengan peningkatan infrastruktur dan pelatihan SDM, aplikasi SISKA diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengelolaan kepegawaian di Kabupaten Luwu dan menjadi model inovasi digital bagi daerah lain di Indonesia. Kata Kunci: Aplikasi SISKA, Kepegawaian, Pelayanan Pemerintah
Analisis Kepercayaan Dalam Memelihara Loyalitas Nasabah Mandiri Tabungan (Studi Kasus PT Bank Mandiri (Persero) TBK KCP Masamba) Amra, Amra; Ramli, Alimuddin; Wahyuti, Sri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas nasabah Mandiri Tabungan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk KCP Masamba. Kepercayaan merupakan faktor penting dalam menjalin hubungan jangka panjang antara nasabah dan penyedia jasa keuangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 80 responden nasabah aktif. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan model statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan nasabah berada dalam kategori tinggi, dengan rata-rata skor 4,18. Dimensi keandalan dan integritas menempati posisi tertinggi sebagai pembentuk kepercayaan. Loyalitas nasabah juga berada dalam kategori tinggi, dengan skor rata-rata 4,06, ditandai dengan tingginya niat beli ulang dan komitmen nasabah terhadap produk tabungan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepercayaan memiliki peran penting dalam mempertahankan dan meningkatkan loyalitas nasabah. Oleh karena itu, bank perlu terus membangun kepercayaan melalui pelayanan yang konsisten, transparansi informasi, dan peningkatan kompetensi karyawan dalam memberikan layanan.