Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin (Hb) berada di bawah normal, dan akibatnya merusak kemampuan sel darah merah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Prevalensi anemia pada remaja putri (usia 15–24 tahun) mengalami peningkatan signifikan.Sekitar 32% hingga 48% remaja putri mengalami anemia, Prevalensi Anemia pada remaja putri di Sumatera utara, khususnya Kabupaten Deli serdang mencapai sekitar 30–32 %. Daun kelor memiliki kandungan zat besi dan vitamin cukup tinggi sedangkan buah papaya mengandung Vitamin C yang cukup tinggi. Kandungan vitamin C, betakaroten, likopen, dan vitamin E dalam daun kelor dan pepaya berfungsi sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Dakepe (Daun kelor dan Buah pepaya) terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja putri di Sma Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pre and Post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri kelas X,Kelas XI dan Kelas XII di Sekolah Menengah Atas Sinar Husni pada Tahun Ajaran 2024/2025 yaitu sebanyak 107 orang siswi. Dengan teknik pengambilan sample purposive sampling sebanyak 84 responden. Hasil penelitian terdapat pengaruh pemberian Jus Daun Kelor Dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMA Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 dengan hasil uji statistik dengan T-Test menunjukkan bahwa nilai P-Value = 0,000. Saran dalam penelitian ini diharapkan untuk mengadakan program edukasi gizi untuk siswa, khususnya remaja putri, terkait pentingnya asupan zat besi dan vitamin C dalam mencegah anemia.