Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN OLAHAN JANTUNG PISANG TERHADAP KELANCARAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU POST PARTUM Syahroni Damanik; Pratiwi Nasution; May Frinsiska Siahaan
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 9 No. 1 (2025): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v9i1.5295

Abstract

Introduction; Breast milk is the best food for babies, but according to the World Health Organization (WHO) in 2023, global coverage of exclusive breast milk is recorded at 44%, this is because the mother's breast milk does not come out, so it is necessary to give food that is high in lactogogum, such as processed banana blossoms. Banana blossoms have high levels of nutrients that can meet nutritional needs and influence breast milk adequacy, so that the breastfeeding period goes smoothly. Objective: determine the effect of providing processed banana flower to the smooth production of breast milk in postpartum mothers at Lasmi Kartika Clinic, Tanah Tinggi Village. Method; The is quasi-experimental research that was conducted at clinic in July 2024. The population was 15 post partum mothers. The sample used purposive sampling as many as 10 people. Data analysis using univariate and bivariate with paired t test. Result; The findings showed that the majority of respondents aged 20-35 years were 7 individuals (70%), 8 people (80%), and 10 people (100%), respectively. The average smoothness of breast milk before providing processed banana flower 31.5 ml, while the average smoothness of breast milk after giving processed banana floweri 71.5 mL. The paired t test resulted in a sig value of 0.001 < 0.05.. Conclusion; The study concluded that giving processed banana heart had an influence on the smoothness of breast milkin postpartum mothers at Lasmi Kartika Clinic, Tanah Tinggi Village and mothers are expected to consume processed banana blossoms.
Pengaruh Pemberian Jus DAKEPE (Daun Kelor dan Buah Pepaya) terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja Putri di SMA Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang May Frinsiska Siahaan; Elya Rosa Br. Sembiring; Novy Ramini Harahap; Siti Nurhaliza
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.500

Abstract

Anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin (Hb) berada di bawah normal, dan akibatnya merusak kemampuan sel darah merah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Prevalensi anemia pada remaja putri (usia 15–24 tahun) mengalami peningkatan signifikan.Sekitar 32% hingga 48% remaja putri mengalami anemia, Prevalensi Anemia pada remaja putri di Sumatera utara, khususnya Kabupaten Deli serdang mencapai sekitar 30–32 %. Daun kelor memiliki kandungan zat besi dan vitamin cukup tinggi sedangkan buah papaya mengandung Vitamin C yang cukup tinggi. Kandungan vitamin C, betakaroten, likopen, dan vitamin E dalam daun kelor dan pepaya berfungsi sebagai antioksidan yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Jus Dakepe (Daun kelor dan Buah pepaya) terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Remaja putri di Sma Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pre and Post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri kelas X,Kelas XI dan Kelas XII di Sekolah Menengah Atas Sinar Husni pada Tahun Ajaran 2024/2025 yaitu sebanyak 107 orang siswi. Dengan teknik pengambilan sample purposive sampling sebanyak 84 responden. Hasil penelitian terdapat pengaruh pemberian Jus Daun Kelor Dan Buah Pepaya Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Remaja Putri di SMA Sinar Husni Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 dengan hasil uji statistik dengan T-Test menunjukkan bahwa nilai P-Value = 0,000. Saran dalam penelitian ini diharapkan untuk mengadakan program edukasi gizi untuk siswa, khususnya remaja putri, terkait pentingnya asupan zat besi dan vitamin C dalam mencegah anemia.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi dengan Kelengkapan Imunisasi Balita di Desa Lae Bangun Kecamatan Suro Makmur Kabupaten Aceh Singkil Elya Rosa Br. Sembiring; May Frinsiska Siahaan; Aida Fitria; Eva Nurseptiana; Marlina Marlina; Sri Wahyuni
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.501

Abstract

Imunisasi merupakan upaya pencegahan primer yang efektif dalam menurunkan angka kematian bayi dan balita. Faktor penghambat pelaksanaan imunisasi dasar yaitu pemahaman masyarakat terutama orang tua yang masih kurang tentang imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengtahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi balita. Metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional, pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, populasi penelitian adalah semua yang memiliki balita usia 1-4 tahun di Desa Lae Bangun Kecamatan Suro Makmur tahun 2025 sebanyak 62 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini secara total sampling. Teknik analisa data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Kesimpulan : ada hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi balita di Desa Lae Bangun Kecamatan Suro Makmur Kabupaten Aceh Singkil tahun 2025. Disarankan kepada ibu yang memiliki balita untuk mencari informasi dari sumber terpercaya mengenai imunisasi dasar lengkap dan manfaatnya bagi kesehatan anak dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan posyandu serta mengikuti jadwal imunisasi sesuai rekomendasi pemerintah.