Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menelusuri Warisan Islam dan Kearifan Lokal di Makam SaboKingking: Kisah Tokoh, Simbur Cahaya, dan Tradisi Anggraini, Fanisa Putri; Maulidina, Shigah; Harahap, Mahlaini Azizah; AlFarras, Sabita Salwa; Hudaidah
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.488

Abstract

Artikel ini membahas jejak peninggalan Islam dan kearifan lokal di kompleks Makam Sabokingking, Palembang, yang memiliki nilai spiritual, budaya, dan sosial. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bagaimana makam ini menjadi titik temu antara nilai-nilai Islam dan tradisi lokal. Artikel ini juga mengulas berbagai tradisi lokal yang berkembang di sekitar makam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Makam Sabokingking bukan sekadar tempat ziarah, melainkan juga ruang budaya yang memperlihatkan perpaduan harmonis antara agama dan adat. Tokoh penting dibalik Simbur Cahaya, sosok penting dalam penyebaran Islam dan pelestarian hukum adat di Sumatra Selatan. Tradisi yang berkembang di sekitar makam turut membentuk identitas budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, situs ini memiliki peran penting dalam pelestarian warisan budaya dan spiritual di Palembang hingga saat ini.
Menelusuri Warisan Islam dan Kearifan Lokal di Makam SaboKingking: Kisah Tokoh, Simbur Cahaya, dan Tradisi Anggraini, Fanisa Putri; Maulidina, Shigah; Harahap, Mahlaini Azizah; AlFarras, Sabita Salwa; Hudaidah
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 1 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i1.488

Abstract

Artikel ini membahas jejak peninggalan Islam dan kearifan lokal di kompleks Makam Sabokingking, Palembang, yang memiliki nilai spiritual, budaya, dan sosial. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bagaimana makam ini menjadi titik temu antara nilai-nilai Islam dan tradisi lokal. Artikel ini juga mengulas berbagai tradisi lokal yang berkembang di sekitar makam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan observasi lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Makam Sabokingking bukan sekadar tempat ziarah, melainkan juga ruang budaya yang memperlihatkan perpaduan harmonis antara agama dan adat. Tokoh penting dibalik Simbur Cahaya, sosok penting dalam penyebaran Islam dan pelestarian hukum adat di Sumatra Selatan. Tradisi yang berkembang di sekitar makam turut membentuk identitas budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu, situs ini memiliki peran penting dalam pelestarian warisan budaya dan spiritual di Palembang hingga saat ini.
Strategi Pembelajaran Sejarah Untuk Mengembangkan Kesadaran Sejarah Peserta Didik di Era Kontamporer Ariyanti, Anggita Novi; Anggraini, Fanisa Putri; Ansyah, M. Andre; Syarifuddin, Syarifuddin; Oktapiani, Rani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dxk8bg26

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran sejarah untuk mengembangkan kesadaran sejarah peserta didik di era kontemporer. Perkembangan teknologi dan dinamika sosial menuntut pembelajaran sejarah tidak lagi berorientasi pada hafalan fakta, tetapi pada pemahaman kritis dan reflektif mengenai hubungan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Artikel ini membahas tiga strategi utama. Pertama, pemanfaatan digital storytelling dan arsip digital yang mendorong peserta didik menyusun narasi sejarah secara aktif melalui analisis berbagai sumber digital. Kedua, pendekatan isu kontroversial yang dikaitkan dengan konteks masa kini untuk menumbuhkan relevansi, empati, dan kemampuan berpikir multiperspektif melalui diskusi serta analisis sumber. Ketiga, internalisasi nilai melalui model historical empathy yang membantu peserta didik memahami peristiwa masa lalu sesuai dengan konteks zamannya sehingga terbentuk kesadaran yang reflektif dan humanis. Melalui ketiga strategi tersebut, pembelajaran sejarah diharapkan mampu membentuk peserta didik yang kritis, empatik, dan memiliki kesadaran historis dalam menghadapi tantangan kehidupan kontemporer.