Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Untuk  Pembuatan Biogas Menggunakan Biodogester  di Dusun Lanji Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah Abdullah , Taufik; Azwaruddin , Azwaruddin; Wahyuningsih , Sri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 7 (2025): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jaqek377

Abstract

Sampah Rumah Tangga menimbulkan berbagai permasalahan, terutama Pencemaran Lingkungan dan dampak Negatif bagi Kesehatan Manusia jika tidak diolah terlebih dahulu. Limbah rumah tangga dapat digunakan sebaga bahan dasar untuk pembuatan Biogas,Biogas  merupakan prodak hasil inovasi yang dapat meningkatkan nilai tambah pada sampah Rumah Tangga.Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat STTL Mataram adalah melakukan Edukasi pemanfaataan sampah rumah tangga untuk Pembuatan Biogas skala Rumah Tangga di Dusun Lanji Desa Darmaji. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat Dusun Lanji Desa Darmaji mengenai proses pemanfaatan limbah Rumah Tangga  menjadi biogas.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Retensi Urin pada Pasien Pasca Turp: : Trans Urethral Resection of The Prostate Maulidiana, 'Affany; Suyanto, Suyanto; Wahyuningsih , Sri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2288

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) adalah kondisi umum pada pria lanjut usia yang sering membutuhkan Transurethral Resection of the Prostate (TURP) sebagai pengobatan utama. Namun, komplikasi pasca TURP, seperti retensi urin, dapat secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian retensi urin pada pasien pasca TURP. Sebuah penelitian cross-sectional dilakukan untuk menguji hubungan antara usia, durasi operasi, jenis operasi, dan durasi kateterisasi dengan kejadian retensi urin. Hasil dari penelitian ini adalah dari 90 responden, sebagian besar pasien yang mengalami retensio urin berusia >50 tahun (53,3%), menjalani operasi yang berlangsung selama >120 menit (57,8%), dan menjalani kateterisasi selama >6 hari (50%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara faktor-faktor ini dan retensi urin (p <0,05). Analisis regresi logistik mengidentifikasi jenis pembedahan sebagai faktor risiko yang paling berpengaruh (OR = 3,605, p = 0,003). Usia, durasi pembedahan, jenis pembedahan, dan durasi kateterisasi secara signifikan berkontribusi terhadap retensi urin pasca-TURP. Temuan ini menggarisbawahi perlunya peningkatan strategi manajemen pasca operasi untuk meminimalkan komplikasi dan meningkatkan hasil akhir pasien.
Pembuatan Kaldu Jamur Merang (Volvariella volvacea) Anisah Makkiyah , Feda; Wahyuningsih , Sri
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v8i3.4101

Abstract

Monosodium glutamat (MSG) adalah bahan tambahan pangan yang sangat popular digunakan pada makanan olahan, karena cita rasanya yang menarik dan mudah diperoleh secara komersial. Namun, penggunaannya yang berlebihan yang melebih kadar asupan yang ditetapkan akan memberikan efek negatif terhadap kesehatan tubuh. Jamur merang (Volvariella volvacea) dapat digunakan sebagai kaldu peengganti MSG, karena dapat memberikan cita rasa umami, sebagai sumber protein dan memiliki nilai gizi yang baik. Studi ini bertujuan untuk melakukan pembuatan kaldu jamur merang sehingga dapat meningkatan gizi individual yang menggunakannya sebagai pengganti MSG instan. Pembuatan kaldu jamur merang dilakukan menggunakan metode freezedrying yang menghasilkan bubuk kaldu jamur merang yang halus dan memiliki kadar air rendah. Kaldu jamur merang yang dihasilkan berwarna coklat, teksturnya halus, dan memiliki kadar air rendah sehingga dapat meningkatkan usia penyimpananya secara alami dan memiliki nilai gizi yang baik. Ini bermanfaat sebagai bahan tambahan pangan sehat yang bergizi untuk pengganti MSG pada makanan individual yang diet atau hidup sehat, maupun sebagai bumbu pada makanan olahan untuk anak.