Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam pengembangan kajian hadis di era modern, bentuk-bentuk implementasinya, serta tantangan dan solusi yang dihadapi dalam proses digitalisasi tersebut. Perkembangan teknologi digital pada era modern telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan Islam dan studi hadis. Transformasi digital tidak hanya mempermudah akses terhadap sumber-sumber ajaran Islam, tetapi juga mengubah metode penelitian dan pembelajaran hadis menjadi lebih interaktif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur terkait digitalisasi hadis dan penerapan teknologi dalam studi keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital berperan besar dalam memfasilitasi akses, pelestarian, serta analisis hadis melalui berbagai platform seperti Maktabah Syamilah, Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam, dan aplikasi digital lainnya. Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti machine learning, AI text recognition, dan data mining memungkinkan proses klasifikasi, takhrij, serta verifikasi sanad dan matan dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Meskipun demikian, digitalisasi hadis juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti risiko penyebaran hadis palsu, rendahnya literasi digital, dan isu validitas sumber. Oleh karena itu, diperlukan penerapan etika ilmiah dan keterlibatan para ulama agar keaslian dan kredibilitas kajian hadis tetap terjaga. Secara keseluruhan, hasil kajian ini menegaskan bahwa teknologi digital memiliki peran strategis dalam pengembangan studi hadis di era modern.