Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Perencanaan dan Pembiayaan Pendidikan Berkelanjutan dalam Era Society 5.0 Suryaman, Maman; Sarah, Diana
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9969

Abstract

Transformasi era Society 5.0 menuntut sistem pendidikan yang adaptif, terbuka, dan berkelanjutan dalam menghadapi kompleksitas kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual perencanaan dan pembiayaan pendidikan berkelanjutan yang relevan dengan tantangan era Society 5.0. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan sintesis teori dan analisis kontekstual kebijakan pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tiga pendekatan teoritik—Open System Theory, Education Economics Theory, dan Sustainability Theory—dapat menghasilkan model perencanaan yang responsif, efisien, dan berorientasi jangka panjang. Model ini berfokus pada empat pilar utama: kebijakan berbasis data dan AI, pembiayaan berbasis human capital, penganggaran berkelanjutan, dan tata kelola adaptif. Temuan juga menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia masih bergantung pada pendanaan pusat, belum optimal dalam penggunaan teknologi, dan kurang partisipatif dalam perencanaan lokal. Model yang dikembangkan diharapkan menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merancang sistem pendidikan yang tanggap terhadap tantangan digital, sosial, dan keberlanjutan lintas generasi
Model Perencanaan dan Pembiayaan Pendidikan Berkelanjutan dalam Era Society 5.0 Suryaman, Maman; Sarah, Diana
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9969

Abstract

Transformasi era Society 5.0 menuntut sistem pendidikan yang adaptif, terbuka, dan berkelanjutan dalam menghadapi kompleksitas kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseptual perencanaan dan pembiayaan pendidikan berkelanjutan yang relevan dengan tantangan era Society 5.0. Metode yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif dengan pendekatan sintesis teori dan analisis kontekstual kebijakan pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi tiga pendekatan teoritik—Open System Theory, Education Economics Theory, dan Sustainability Theory—dapat menghasilkan model perencanaan yang responsif, efisien, dan berorientasi jangka panjang. Model ini berfokus pada empat pilar utama: kebijakan berbasis data dan AI, pembiayaan berbasis human capital, penganggaran berkelanjutan, dan tata kelola adaptif. Temuan juga menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia masih bergantung pada pendanaan pusat, belum optimal dalam penggunaan teknologi, dan kurang partisipatif dalam perencanaan lokal. Model yang dikembangkan diharapkan menjadi rujukan bagi pengambil kebijakan dalam merancang sistem pendidikan yang tanggap terhadap tantangan digital, sosial, dan keberlanjutan lintas generasi
Utilizing Artificial Intelligence to Support Teacher Administration and Improve Education Quality Ningsih, Nelly Rahmawati; Sarah, Diana; Finorita, Eny Tantia; Muhtadin, Muhtadin; Lestari, Dessy Ari; Suryaman, Maman
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v7i1.1763

Abstract

This study examines the role of artificial intelligence (AI) in supporting teachers’ learning administration and its implications for work efficiency and educational service quality in Karawang Regency. The research employs a qualitative literature review design, drawing data from national and international journals, academic books, conference proceedings, and relevant educational policy documents published over the last decade. Data analysis was conducted using thematic analysis, involving systematic literature selection, coding, categorisation, and theme development related to AI implementation, its impacts, and challenges in educational administration. The findings reveal that AI is utilised in various administrative activities, including grade processing, attendance management, electronic report card generation, academic documentation management, and real-time monitoring of student learning progress. The use of AI significantly improves teachers’ work efficiency by reducing administrative workloads, minimising data entry errors, and enhancing the accuracy and transparency of academic information. Consequently, teachers are able to allocate more time and attention to instructional planning and classroom learning activities. Despite these benefits, several challenges persist, such as inadequate digital infrastructure, disparities in teachers’ digital literacy, and concerns regarding student data security and privacy. Overall, the study concludes that AI integration in educational administration holds strong potential to improve educational service quality when supported.
The Impact of Zoning on Educational Equity in the New Student Admission System Subandi, Ika; Sarah, Diana; Wasitoh, Evi; Finorita, Eny Tantia; Iskandar, Yogi; Suryaman, Maman
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 2 : Al Qalam (In Progress March 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i2.5420

Abstract

The zoning policy in the New Student Admission System is one of the government's strategic steps in creating equal access to and quality of education in Indonesia. This study aims to analyze teachers' perceptions and experiences regarding the implementation of the zoning policy, as well as to evaluate the extent to which the policy has impacted educational equity. The study employs a descriptive qualitative approach, with the subjects being public elementary and secondary school teachers selected through purposive sampling. The research instrument consists of a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale, distributed online via Google Forms. Data were analyzed using Miles and Huberman's interactive analysis technique, which includes data reduction, data presentation, and verification. The results show that teachers understand the objectives of the zoning policy well and support the principle of equitable education. However, its implementation in the field still faces challenges such as infrastructure limitations, uneven teacher distribution, and public perceptions of school quality. Zoning is seen as capable of encouraging schools to improve, but it needs to be supported by more comprehensive and responsive policies tailored to the conditions of each region.