Simamora, Yuniar Mariska
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Etika dan Praktik Bisnis: Tinjauan Teologis Tanggung Jawab Pendeta sebagai Singkat ni Kristus di Tengah Tantangan Ekonomi Marpaung, Frans Best Soma; Simamora, Yuniar Mariska
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9992

Abstract

Fenomena keterlibatan pendeta dalam praktik bisnis memunculkan ketegangan antara tanggung jawab spiritual sebagai pelayan Kristus dan kebutuhan ekonomi yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pendeta sebagai figur yang dikenal dalam merepresentasikan nilai-nilai rohani diharapkan mampu menjaga integritasnya. Namun, realitas menunjukkan bahwa kehidupan pendeta tidak terlepas dari masalah ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan akan dirinya dan keluarganya. Hal ini terjadi karena besaran gaji yang diterima oleh pendeta tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya yang mendorong sebagian pendeta untuk terlibat dalam aktivitas bisnis sebagai upaya pemenuhan hidup. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengkaji secara etis keterlibatan pendeta dalam prakktik bisnis melalui perspektif etika Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi literatur yang bersifat deskriptif-analitis berupaya menelaah prinsip-prinsip moral dalam tradisi kekristenan serta potensi konflik yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pendeta dalam bisnis dapat diterima selama tetap berada dalam batas-batas etika kekristenan dan tidak mengganggu panggilan pelayanannya. Dalam konteks Gereja HKBP, identitas pendeta sebagai Singkat ni Kristus dituntut untuk menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan hidup dan kesetiaan pada tugas pelayanan. Oleh karena itu, dibutuhkan pedoman etis, agar pendeta tetap menjalankan perannya dengan tanggung jawab spiritual yang utuh di tengah tantangan ekonomi.
Etika dan Praktik Bisnis: Tinjauan Teologis Tanggung Jawab Pendeta sebagai Singkat ni Kristus di Tengah Tantangan Ekonomi Marpaung, Frans Best Soma; Simamora, Yuniar Mariska
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9992

Abstract

Fenomena keterlibatan pendeta dalam praktik bisnis memunculkan ketegangan antara tanggung jawab spiritual sebagai pelayan Kristus dan kebutuhan ekonomi yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pendeta sebagai figur yang dikenal dalam merepresentasikan nilai-nilai rohani diharapkan mampu menjaga integritasnya. Namun, realitas menunjukkan bahwa kehidupan pendeta tidak terlepas dari masalah ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan akan dirinya dan keluarganya. Hal ini terjadi karena besaran gaji yang diterima oleh pendeta tidak dapat mencukupi kebutuhan hidupnya yang mendorong sebagian pendeta untuk terlibat dalam aktivitas bisnis sebagai upaya pemenuhan hidup. Melalui penelitian ini, penulis ingin mengkaji secara etis keterlibatan pendeta dalam prakktik bisnis melalui perspektif etika Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi literatur yang bersifat deskriptif-analitis berupaya menelaah prinsip-prinsip moral dalam tradisi kekristenan serta potensi konflik yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan pendeta dalam bisnis dapat diterima selama tetap berada dalam batas-batas etika kekristenan dan tidak mengganggu panggilan pelayanannya. Dalam konteks Gereja HKBP, identitas pendeta sebagai Singkat ni Kristus dituntut untuk menjaga keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan hidup dan kesetiaan pada tugas pelayanan. Oleh karena itu, dibutuhkan pedoman etis, agar pendeta tetap menjalankan perannya dengan tanggung jawab spiritual yang utuh di tengah tantangan ekonomi.
Gereja dan Penyandang Disabilitas: Urgensi Gereja dalam Melindungi Nilai Hidup Manusia bagi Penyandang Disabilitas Simamora, Yuniar Mariska
JURNAL DIAKONIA Vol 5 No 1 (2025): Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Diakones HKBP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55199/jd.v5i1.87

Abstract

This article aims to examine the role of the church in responding to, protecting, and valuing human life, particularly for individuals with disabilities, to ensure that they are not marginalized in church life. The church has a responsibility to ensure that every member of the congregation, including those with disabilities, is treated equally without discrimination. Therefore, it is essential for the church to take concrete steps in creating a warm and inclusive church environment where all members receive fair and compassionate treatment.In this study, the author employs a qualitative research method by analyzing various sources such as books and journals to understand how the church can contribute to raising awareness of the value of life for individuals with disabilities. The study emphasizes that people with disabilities have the same inherent value as others and deserve to be respected. No member of the congregation should be favored or neglected, as before God, every human being holds equal worth.